Perawatan
Mar3

7 Tips Menggunakan Raket Nyamuk agar Awet

Anda mungkin butuh tips menggunakan raket nyamuk agar tidak cepat rusak? Adanya nyamuk selalu mengganggu kenyamanan kita berada di rumah tinggal. Bagaikan pesawat tempur, semua nyamuk tersebut tidak henti-hentinya menggigiti seluruh tubuh kita untuk menghisap darah. Suntikan pertama, kedua, atau ketiga mungkin masih tidak terasa. Tetapi karena suntikan dan hisapannya terus berlangsung, kita pun merasa sakit bercampur gatal yang luar biasa. Tidak ada cara lain selain menghabisi nyamuk-nyamuk tadi.

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membasmi nyamuk di rumah. Orang-orang pada zaman dahulu biasanya menggunakan asap dari bunga sukun yang dibakar untuk mengusir nyamuk. Dari sinilah cikal bakal obat nyamuk bakar dan elektrik tercipta. Beberapa orang lainnya memilih untuk mengoleskan lotion anti-nyamuk supaya nyamuk tidak berani hinggap di kulit. Namun cara-cara tersebut hanyalah berguna untuk mengusir nyamuk saja. Nyamuk-nyamuk akan terbang datang kembali setelah obat anti-nyamuknya habis.

tips-menggunakan-raket-nyamuk.jpg

Untuk mematikan nyamuk, Anda bisa menggunakan raket yang secara khusus dibuat untuk membinasakan serangga yang menjengkelkan ini. Raket nyamuk mempunyai jaring-jaring dari kawat yang akan terisi daya listrik bertenaga besar begitu kita menekan tombol powernya. Alhasil nyamuk yang terkena oleh jaring-jaring tersebut langsung akan mati dan terbakar akibat terkena setrum listrik. Walaupun Anda mesti bersusah-payah mengarahkan raket tersebut ke segala arah, tetapi metode ini yang paling mudah untuk mematikan nyamuk.

Sayangnya produk raket nyamuk terkenal gampang rusak. Bagian yang paling rawan mengalami kerusakan ialah baterai dan jaring-jaringnya. Kesalahan dalam menggunakan raket nyamuk merupakan faktor utama penyebab timbulnya kerusakan tersebut. Anda bisa mengikuti panduan dan tips-tips dari kami agar raket nyamuk yang dimiliki tidak cepat rusak.

  1. Gunakan secara Wajar

Anda tidak boleh berlebihan dalam menggunakan perangkat elektronik apapun. Termasuk pula saat memakai raket nyamuk. Gunakan raket ini hanya ketika Anda membutuhkannya. Contohnya setelah selesai membersihkan kamar tidur, Anda bisa menyalakan raket tersebut untuk memastikan ruangan telah bebas dari nyamuk. Lalu segera tutup pintu kembali. Usahakan untuk tidak menekan tombol powernya lebih dari 1 menit.

  1. Charge di Waktu Tepat

Raket nyamuk dilengkapi dengan baterai yang dapat diisi ulang daya listriknya. Namun sayangnya kualitas baterai tersebut sangat payah. Anda harus melakukan proses charging dengan benar supaya daya tahan baterai tadi terjaga. Lakukan pengisian baterai ketika dayanya sudah rendah. Cara mendeteksinya yaitu tekan tombol power, lalu dengarkan suara pada jaring-jaring. Jika jaring-jaring sudah tidak mengeluarkan bunyi apapun seperti ngiiiing, itu merupakan waktu yang paling tepat untuk mengisi baterai.

  1. Charging Selama 6-8 Jam

Perlu Anda ketahui, mutu baterai raket nyamuk berada jauh di bawah baterai yang tertanam di smartphone. Itu sebabnya, Anda harus memperhatikan betul kondisi baterai ini. Bacalah baik-baik petunjuk penggunaan raket yang tertera di kemasannya. Biasanya waktu charging yang disarankan oleh pabrik sekitar 6-8 jam. Anda harus mengikuti saran tersebut kalau ingin baterai tetap awet. Hindari mengecas baterai raket nyamuk terlalu lama sebab dapat menyebabkan kerusakan permanen.

  1. Pastikan Kondisinya Kering

Raket nyamuk tidak boleh terkena air sedikit pun, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Hal ini dikarenakan air dapat menimbulkan arus listrik pendek alias korsleting. Akibatnya tentu saja raket tersebut bisa menjadi mati total. Anda harus memastikan semua bagian raket selalu dalam kondisi kering. Bila raket tidak sengaja terkena air, segera lap permukaannya memakai kain kering. Kemudian jemurlah di bawah sinar matahari langsung supaya kondisinya benar-benar kering kembali.

  1. Jangan Membenturkan Raket

Boleh-boleh saja Anda bersemangat memburu semua nyamuk yang ada di rumah. Tetapi usahakan jangan pernah membenturkannya. Kasus yang paling sering terjadi adalah tidak sengaja membenturkan raket ke dinding atau furniture karena saking semangatnya. Hal ini mengakibatkan rangka raket tersebut menjadi hancur, rusak, atau patah berkeping-keping. Jadi sebaiknya Anda tetap menahan emosi pada saat berburu nyamuk memakai raket.

  1. Jangan Injak Jaring

Bagian lain dari raket nyamuk yang rawan mengalami kerusakan adalah jaring-jaringnya. Bagian ini biasa rentan menjadi rusak akibat bentuknya sudah tidak beraturan, bengkok, atau patah. Penyebabnya tidak lain karena jaring-jaring tersebut terkena beban yang terlalu berat. Misalnya Anda tidak sengaja menginjaknya atau menidurinya sehingga menyebabkan susunan jaring mengalami perubahan. Anda bisa mencoba membetulkannya seperti semula.

  1. Minimalkan Penggunaan Senter

Kebanyakan produk raket anti-nyamuk saat ini dilengkapi dengan sebuah lampu kecil sebagai senter. Anda bisa menggunakan senter tersebut untuk memeriksa kondisi di suatu ruangan yang gelap apakah banyak nyamuknya atau tidak. Sebisa mungkin minimalkan pemakaian fitur senter ini sebab dapat menghabiskan banyak energi listrik dari baterai. Gunakan raket nyamuk hanya untuk membinasakan nyamuk saja. Bila Anda butuh penerangan, pakailah senter khusus.