6 Tips Merawat Lemari Pakaian yang Berjamur

Bagaimana cara merawat lemari berjamur yang tepat? Faktor kelembaban merupakan pemicu utama tumbuhnya jamur pada lemari. Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya akan merusak lemari, jamur-jamur tersebut juga bisa mengotori pakaian-pakaian di dalamnya serta menjadikannya tidak sehat.

Pada umumnya, untuk menghilangkan jamur pada lemari tidak sesulit yang anda bayangkan. Kuncinya adalah ketelatenan anda dalam merawat lemari tersebut dengan benar.

Berikut ini tips dari Arafuru selengkapnya :

1. Memindahkan ke Tempat Kering

Ketika lemari anda berjamur, bisa dipastikan tingkat kelembaban di tempat tersebut tinggi. Solusinya, pindahkanlah lemari tersebut ke sudut lain yang terkena cahaya matahari langsung. Hal ini memungkinkan jamur tidak lagi mendapatkan cukup air dan akhirnya mati.

2. Basmi dengan Spray Obat Nyamuk

Produk obat nyamuk berbentuk spray, selain ampuh membasmi serangga, juga dapat digunakan sebagai pembasmi jamur-jamur yang ada di lemari. Cukup dengan menyemprotkan produk ini ke seluruh bagian lemari, baik bagian dalam maupun luar, secara merata. Biasanya, hanya memakan waktu tiga hari jamur-jamur ini sudah menghilang.

3. Keampuhan Bahan-bahan Alami

Jika anda kurang menyukai bentuk perawatan menggunakan produk kimia, anda bisa memakai bahan-bahan alami sebagai alternatifnya. Beberapa bahan yang kami rekomendasikan antara lain jeruk nipis, garam, dan cuka. Usapkan bahan-bahan ini pada daerah yang terkena jamur, niscaya jamur pun akan mati seketika. Untuk bahan yang lebih ampuh, coba gunakanlah cairan pemutih pakaian.

4. Cat Anti Jamur

Saat ini, di Indonesia sudah tersedia berbagai macam cat lemari yang bersifat anti jamur. Anda bisa menggunakan cat jenis ini untuk melindungi lemari dari serangan jamur-jamur yang mungkin tumbuh. Penggunaan cat juga bisa diganti dengan boraks cair, karena boraks juga bisa terserap ke dalam kayu dan melindunginya.

5. Kamper, Arang, Merica, dan Silica Gel

Untuk melindungi lemari pakaian dari dalam, biasanya kita menggunakan kamper alias kapur barus. Sebagai penggantinya, anda bisa menggunakan arang yang ditaruh di dalam amplop, merica yang dibalut kain, atau silica gel. Bahan-bahan alternatif ini bisa dibilang lebih baik karena tidak meninggalkan bau pada pakaian.

6. Pastikan Pakaian Telah Kering

Sebagai langkah terakhir, pastikanlah semua pakaian yang ingin dimasukkan ke dalam lemari dalam kondisi benar-benar kering. Penjemuran yang dilakukan di area terbuka sangat memungkinkan pakaian anda dihinggapi oleh bibit jamur. Karena itu, lebih baik lagi jika anda menyetrika pakaian tersebut sebelum menyempinnya.