Perawatan
Apr14

6 Tips agar Rumah Aman bagi Anak-anak

Apakah anda ingin mendesain rumah yang aman bagi anak-anak? Rumah yang nyaman adalah rumah yang mampu menjamin keamanan seluruh penghuninya, termasuk anak-anak. Tidak jarang, rumah yang didesain secara sembarangan tanpa memperhatikan aspek childproof justru dapat mengakibatkan buah hati anda mengalami cedera di rumah.

Kasus kecelakaan yang seringkali menimpa anak-anak di dalam rumah adalah si kecil tersengat listrik, menelan mainan berukuran kecil, bermain dengan benda berujung tajam, terbentur sudut furnitur, dan sebagainya. Kalau sudah begini, tentu suasana di rumah pun sudah tidak ideal lagi bagi kehidupan anak-anak dan pertumbuhannya. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana caranya membuat rumah yang aman bagi si buah hati anda?

rumah-anak-anak.jpg

Ruang Bermain Anak

Di bawah ini adalah kiat-kiat dari Arafuru bagaimana menciptakan rumah yang aman, khususnya untuk anak-anak.

1. Pastikan Power Outlet Terlindung Aman

Power outlet (colokan listrik) adalah benda paling berbahaya di rumah. Jika orang dewasa saja bisa tersetrum, apalagi anak-anak yang notabene masih kecil? Oleh karena itu, pastikan semua power outlet di rumah anda terpasang di posisi yang benar dan terlindungi dengan aman. Usahakan lingkungan kamar tidur anak dan area bermainnya bebas dari outlet listrik ini. Sangat direkomendasikan untuk menutupi semua power outlet di rumah anda dengan pelindung khusus agar keamanannya lebih terjamin.

2. Masukkan Alat-alat Tajam di Laci Terkunci

Untuk meyakinkan lingkungan dapur aman bagi anak-anak, mulailah dengan menyembunyikan semua peralatan dapur yang bersudut tajam. Pisau, garpu, dan alat-alat bersudut tajam lainnya harus selalu dimasukkan ke dalam laci yang tertutup dan terkunci rapat. Bila perlu, tempatkan juga barang-barang pecah belah di rak khusus agar sulit diambil oleh si kecil. Sebagai gantinya, anda bisa menyediakan peralatan makan berbahan plastik untuk keperluan anak-anak.

3. Sembunyikan Cairan Kimia di Tempat yang Tinggi

Sebaiknya, barang-barang yang terbuat dari bahan kimia diletakkan di tempat yang tinggi agar sulit diraih anak-anak karena berbahaya. Apalagi, barang-barang seperti obat nyamuk dan cairan pembersih lantai terkadang memiliki kemasan yang tampak menarik. Jangan sampai, rasa penasaran si kecil membuatnya berusaha mengambil barang berbahaya tersebut dan asyik memainkannya.

4. Sembunyikan Obat-obatan dari Pandangan Anak

Sama seperti poin sebelumnya, produk obat-obatan juga biasanya dibungkus dengan kemasan yang menarik dan berwarna-warni. Penampilan bungkus obat-obatan yang ngejreng ini dikhawatirkan membuat si kecil tergoda untuk menelannya. Jadi, selalu letakkan kotak obat di posisi yang aman dan terangkan kepada anak anda tentang kegunaan obat-obatan tersebut.

5. Hindari Memajang Benda Ukuran Kecil

Seperti kita tahu, anak kecil biasanya senang sekali memasukkan mainan-mainan di mulutnya. Apabila mainan tersebut berbentuk benda yang ukurannya kecil, bukan tidak mungkin benda ini akan tertelan. Oleh sebab itu, tahan dulu keinginan anda untuk menghias rumah menggunakan aksesoris-aksesoris berukuran kecil demi menjaga keamanan si buah hati.

6. Hindari Penggunaan Furnitur Bersudut Tajam

Disarankan minimalkanlah penggunaan furnitur-furnitur yang memiliki sudut tajam, seperti kursi, meja, dan lemari berbentuk geometris. Akan sangat berbahaya apabila ujung furnitur tersebut mengenai tubuh si kecil dan membuatnya terluka. Namun jika anda terpaksa memilih desain furnitur rumah semacam ini, pasanglah pelindung di bagian ujung-ujung furnitur tersebut agar tetap aman.

Diharapkan setelah menerapkan keenam tips di atas ke dalam rumah anda, suasana rumah pun menjadi lebih aman bagi kehidupan si buah hati. Selamat mencoba!