Perawatan, Properti
Aug14

5 Cara Merawat Beton yang Baru Dibuat

Bagaimana cara merawat beton yang benar? Kebanyakan bangunan pada zaman sekarang dibuat menggunakan beton. Beton banyak dipilih karena biaya pembuatannya sedikit dengan kualitas material yang sangat baik. Beton sanggup menahan beban yang sangat berat sekalipun sesuai kemampuan strukturnya. Yang terpenting ialah perhitungan perencanaan kualitas beton dapat dilakukan dengan baik.

Tujuan perawatan beton supaya mutunya terjaga, kuat dan kokoh, tahan lama, serta dapat menopang beban di atasnya. Caranya yaitu memastikan beton tersebut bisa mengering secara sempurna. Proses pengeringan yang terlampau cepat justru mengakibatkan kualitasnya menurun sebab strukturnya rapuh. Di samping itu, Anda pun wajib menjaga beton agar terhindar dari gangguan-gangguan mekanis yang bisa menyebabkan kerusakan fatal.

Di bawah ini pekerjaan-pekerjaan yang perlu dilaksanakan dalam merawat beton yang baru selesai dibuat :

  1. Sirami Air dengan Teratur

Kualitas beton akan jauh lebih bagus manakala proses pengeringannya terjadi secara perlahan-lahan. Hal ini disebabkan beton yang terlalu cepat kering dapat menimbulkan keretakan pada strukturnya. Untuk membuat beton mengering alami, Anda bisa menyiraminya menggunakan air. Siramkanlah air di sekujur beton tersebut dengan teratur selama 5-7 hari berturut-turut. Jangan sampai kondisi beton ini terlalu kering.

  1. Tutupi Menggunakan Kain

Kunci utama agar proses pengeringan beton dapat berjalan dengan baik yaitu menjaga kondisi udara di sekelilingnya tetap lembab. Kalau saat musim kemarau, menyiraminya dengan air saja tidak cukup sebab air mudah sekali menguap oleh panas matahari. Solusinya ialah Anda perlu menutupi permukaan beton tersebut menggunakan kain yang basah. Biasanya digunakan kain goni untuk keperluan pekerjaan ini. Tutupilah beton memakai kain, lalu semprotkan air sampai keadaannya basah.

  1. Lindungi Memakai Membran

cara-merawat-beton-baru.jpg

Ada bahan penutup khusus berupa membran yang biasanya dipakai untuk melindungi beton dari hujan. Apabila dibiarkan terkena air hujan, beton yang baru selesai dibangun ini pasti akan membentuk cekungan. Bahkan kalau intensitas hujannya cukup deras mampu membuat lubang di struktur beton sampai tembus ke tulangan baja. Pasanglah membran pelindung tersebut hanya ketika cuaca sedang mendung untuk berjaga-jaga kalau turun hujan.

  1. Pengeringan dengan Uap

Beberapa bangunan beton mungkin tidak bisa mendapatkan sinar matahari akibat posisinya yang tidak menguntungkan. Misalnya seperti ruangan di bawah tanah. Tanpa panas dari matahari, tentu proses pengeringan beton tersebut tidak bisa berlangsung dengan baik. Solusinya adalah mengeringkan beton menggunakan energi panas dari uap. Terdapat sejumlah aturan penting yang harus diperhatikan untuk mengeringkan beton memakai uap. Jadi untuk lebih jelasnya, kami akan membahas lebih mendalam pada artikel berikutnya.

  1. Bongkar Bekisting Hati-hati

Salah satu kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh tukang bangunan ialah membongkar bekisting terlalu cepat padahal belum waktunya. Akibatnya struktur bangunan yang terbentuk tidak mulus dan memiliki kerusakan di pinggirannya. Supaya hasil yang buruk seperti ini tidak terjadi lagi, Anda harus memastikan kalau usia beton sudah cukup untuk dibongkar karena ada bergama faktor yang menentukannya. Pada saat pembongkaran, usahakan kondisi bekisting dalam keadaan basah untuk mencegah terbukanya sambungan-sambungan yang ada.