3 Penyebab Kualitas Gambar TV LED Tidak Bagus

Mengapa kualitas gambar TV LED di rumah Anda tidak bagus? Setiap hari teknologi terus mengalami perkembangan tiada henti. Tak terkecuali pada perangkat elektronik televisi. Jika pada mulanya sebuah televisi memiliki ukuran yang besar, bobotnya sangat berat, dan memboroskan ruangan, kini desain televisi semakin tipis. Model televisi terus berkembang dari TV tabung, TV plasma, TV LCD, sampai TV LED.

TV LED mempunyai ukuran yang lebih tipis daripada generasi-generasi televisi sebelumnya. Karena mengusung teknologi LED (Light Emitting Diode), maka televisi jenis ini pun diklaim lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Selain itu, TV LED juga mampu menghasilkan gambar yang berkualitas HD (High Definition) dengan resolusi yang ultra tinggi. Bahkan saking tingginya resolusi yang mampu dihasilkan oleh TV LED, gambar yang muncul di layar televisi akan terlihat seperti nyata.

gambar-tv-led-tidak-bagus.jpg

Proses instalasi TV LED pada dasarnya sama seperti jenis-jenis televisi yang lain. Anda harus menyediakan antena luar ruangan, baik VHF maupun UHF, untuk menangkap gelombang-gelombang siaran televisi. Antena tersebut kemudian dilengkapi dengan box terminal antena sebagai pemrosesnya. Kemudian Anda bisa menghubungkan box terminal ini dengan soket antena yang ada di bagian belakang TV menggunakan kabel coaxial jenis 5C. Disarankan untuk memakai RF cable (75 ohm) yang memiliki soket dari bahan logam untuk mendapatkan kualitas gambar terbaik.

Apabila Anda sudah merasa benar dalam melakukan instalasi TV LED tetapi gambar yang muncul pada layar televisi tidak bagus, mungkin disebabkan oleh faktor-faktor berikut :

  1. Kabel yang Digunakan Tidak Sesuai

Penyebab utama dari jeleknya gambar yang dihasilkan pada layar TV adalah Anda menggunakan kabel yang tidak sesuai. Sebisa mungkin pilihlah kabel coaxial jenis 5C dengan resistensi 5 ohm sebagai penghubung antara televisi dengan antena. Kabel ini tersusun oleh kawat inti, pembungkus kawat inti, kawat luar, dan pembungkus jalinan kawat luar. Untuk mencegah kemungkinan timbulnya noise, Anda juga wajib menggunakan soket yang berbahan logam.

  1. Kesalahan Instalasi Ujung Kabel

Anda harus memastikan bahwa kedua ujung kabel coaxial yang menuju ke kotak terminal antena serta soket antena pad bagian belakang TV telah terpasang dengan benar. Sebab jika tidak, kabel tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik dan semestinya. Kesalahan dalam memasang kabel coaxial dapat mengakibatkan proses transfer data tidak bisa berlangsung secara sempurna. Disarankan dalam mengupas ujung kabel coaxial Anda membuka bagian kawat inti 8 mm, pembungkus kawat inti 6 mm, dan kawat luar 15 mm. Silakan cek sekali lagi hasil instalasi yang Anda lakukan apakah sudah sesuai dengan petunjuk atau belum.

  1. Posisi Antena yang Tidak Benar

Seperti kita ketahui, antena berfungsi untuk menangkap gelombang-gelombang radio yang diciptakan oleh menara pemancar stasiun televisi. Jadi bila gambar yang tayang di TV LED tidak bagus, ada kemungkinan kalau antenanya tidak bisa menangkap gelombang-gelombang tadi dengan sempurna. Anda harus memastikan bahwa antena sudah terpasang dengan baik serta tidak terhalangi oleh bangunan, gedung, atau rumah bertingkat. Hindari memasang antena terlalu rendah karena menyebabkan kekuatan gelombang yang ditangkap olehnya lemah. Cobalah ubah arah hadap antena secara perlahan-lahan untuk mendapatkan posisi tangkap yang paling benar.