Tips Memilih Tangki Air yang Paling Tepat untuk Rumah Tinggal

Air menjadi kebutuhan dasar bagi manusia. Tanpa adanya air, kita semua akan mati. Dahulu kala orang-orang biasanya mengambil air dari sungai. Namun sekarang masyarakat lebih senang membuat sumur sendiri, lalu melengkapinya dengan pompa air. Sehingga kini proses untuk memperoleh air menjadi jauh lebih mudah. Kalau mau lebih praktis lagi, Anda bisa menggunakan pompa air otomatis yang dilengkapi dengan tangki air. Pompa ini akan mengisi tangki air secara otomatis tanpa Anda harus menyalakannya.

Tangki air biasa disebut pula sebagai tandon air (water canon). Ini merupakan sebuah tangki yang telah dirancang secara khusus sebagai tempat untuk menyimpan air. Pada dasarnya, tangki air ini tak ubahnya seperti bak air konvensional. Cuma memang tangki air sengaja diletakkan di tempat yang tinggi sehingga air di dalamnya bisa mengalir ke keran-keran air. Prinsip kerjanya memanfaatkan sifat air yang sanggup mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat lain yang lebih rendah.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, produsen pun lantas membuat tangki air dengan spesifikaisi yang bermacam-macam. Contohnya untuk pilihan ukurannya ada yang kecil, sedang, besar, hingga besar sekali. Begitu pula soal material pembentuknya pun bervariasi. Anda mesti memilihnya dengan tepat agar bisa mendapatkan produk tangki air yang sesuai kebutuhan, keinginan, dan lokasi penematannya. Oleh sebab itu, kali ini kami akan berbagi seputar tips dan trik dalam memilih tangki air.

memilih-tangki-air.jpg

Paling tidak terdapat 3 aspek utama yang harus Anda perhatikan dalam memilih tangki air.

Pilihlah Kapasitas Tangki Sesuai Kebutuhan Air Keluarga

Sebelum ke toko bangunan untuk membeli tangki air, Anda harus menghitung terlebih dahulu kapasitas air yang dibutuhkan oleh seluruh penghuni rumah. Sebab bagaimana pun tangki air yang kita beli mesti dapat memenuhi kebutuhan air Anda sekeluarga. Jangan sampai deh Anda membeli tangki air dengan ukuran yang terlalu kecil sehingga justru akan merepotkan diri Anda sendiri. Pemilihan kapasitas tangki air sangat penting untuk diperhatikan di sini.

Adapun rumus untuk menghitung kebutuhan konsumsi air per hari yaitu :

Jumlah Penghuni Rumah x Angka Variabel Pemakaian Air

*) Rata-rata angka variabel pemakaian air untuk rumah di perkotaan ialah 250 liter/orang/hari

Contoh perhituangannya misal suatu rumah dihuni oleh 4 orang, maka kapasitas air yang dibutuhkan mencapai 4 x 250 sama dengan 1000 liter/hari. Namun untuk mengantisipasi hal-hal di luar perhitungan atau sesuatu yang tidak terduga, kami selalu menyarankan untuk membeli tangki air dengan kapasitas yang lebih besar dari angka ini.

Sesuaikan dengan Ukuran Tempat untuk Menaruh Tangki Air

Anda juga perlu memperhatikan dimensi tangki air yang hendak dibeli. Anda harus menyesuaikan antara dimensi tangki air tersebut dengan tempat yang tersedia untuk meletakkannya. Tentu bakal menjadi sesuatu yang lucu kalau misalnya tangki air yang Anda beli ternyata tidak muat saat hendak diletakkan di tempatnya. Apalagi kalau tempat tersebut sudah selesai Anda bangun dan tinggal memasukkan tangki airnya saja. Hal ini pasti akan menjadi masalah yang cukup pelik.

Hendaknya Anda melakukan pengukuran dengan tepat mengenai ukuran tempat yang Anda sediakan untuk menaruh tangki air. Anda harus menggunakan alat ukur seperti meteran, pita ukur, atau laser ya. Jangan cuma mengira-ngira saja karena pasti hasilnya tidak akan tepat. Ukurlah tempat tersebut dengan detail. Anda juga perlu mengukur luas area dan tempat instalasi pipa. Tempat tersebut juga harus bisa memungkinkan tangki air untuk dibuka-tutup dengan mudah sehingga Anda tak akan kesulitan dalam merawat, mengecek kondisi di dalamnya, serta membersihkannya.

Pilihlah Tangki Air yang Aman Digunakan untuk Menyimpan Air

Anda mesti memilih produk tangki air yang memang benar-benar aman digunakan untuk menyimpan air bersih. Berdasarkan bahan bakunya, ada 3 jenis tangki air antara lain tangki air polyethylene, tangki air fiberglass, dan tangkai air stainless steel. Pada umumnya, jamur dan lumut gampang tumbuh di dalam tangkiair fiberglass dan tangki air polyethylene (PE). Menyadari kelemahan tersebut, produsen tangki air polyethylene pun lantas melapisi bagian dalam tangki menggunakan bahan anti-jamur dan anti-lumut.

Sementara itu, tangki air stainless steel lebih sulit ditumbuhi jamur dan lamut sebab bagian dindingnya bersifat tidak tembus terhadap cahaya. Hal inilah yang membuatnya lebih aman dipakai sebagai tempat untuk menyimpan air. Sayangnya tangki air jenis ini tak cocok diterapkan di daerah pesisir karena udara di sini mengandung kadar garam yang cukup tinggi. Akibatnya tangki tersebut pun bakal cepat terserang oksidasi yang dapat membentuk karat dan menimbulkan kebocoran.

Dari segi kekuatannya, material baku yang digunakan akan mempengaruhi kekuatan tangki air tersebut. Tangki air fiberglass mudah retak akibat terkena radiasi sinar ultraviolet secara terus-menerus dan tidak tahan terhadap benturan maupun tekanan. Sementara itu, tangki air PE dan tangki air dari stainless steel mempunyai daya tahan yang sangat baik. Anda harus bijaksana dalam memilihnya agar bisa mendapat produk tangki air yang memiliki kualitas bagus, awet, dan tahan lama.

tips-memilih-tangki-air.jpg

Kami mempunyai tips dan trik bagi Anda untuk bisa memilih tangki air yang tepat, antara lain :

  1. Pilihlah tangki air stainless steel untuk menampung air yang sudah disuling atau air ledeng.
  2. Jangan menggunakan tangki air stainless steel bila Anda menggunakan air tanah dari sumur.
  3. Jika sumber air berasal dari sumur, gunakanlah tangki air berbahan polyethylane (PE).
  4. Pilih tangki air berwarna gelap seperti hitam atau biru tua untuk mencegah sinar matahari.
  5. Hindari memakai tangkai air stainless steel apabila rumah Anda terletak di daerah pesisir.
  6. Tangkir air dengan lubang kuras di bawah akan mempermudah Anda membersihkannya.
  7. Saat ini kapasitas tangki air stainless steel terbesar yang tersedia mencapai 5.795 liter.
  8. Usahakan memilih tangki air yang dilengkapi garansi sebagai jaminan mutu produknya.