Perbedaan Bondek dan Spandek Apa Ya? Kita Cari Tahu Yuk!

Kini semakin beragam jenis-jenis bahan bangunan yang bisa dimanfaatkan dalam pembuatan konstruksi bangunan. Contohnya yaitu bondek dan spandek. Tahukah Anda, antara bondek dengan spandek ini mempunyai persamaan yakni sama-sama terbuat dari material logam. Bentuk kedua material tersebut juga hampir sama antara satu dengan lainnya. Namun pada dasarnya antara bondek dan spandek adalah dua jenis material bangunan yang berbeda satu sama lain.

Lantas, apa sih bedanya antara kedua bahan bangunan tersebut? Marilah kita cari tahu secara bersama-sama!

BONDEK

Apa itu bondek? Bondek adalah plat besi yang dilapisi galvanis sehingga menjadi strukturnya lebih tahan terhadap karat. Umumnya bondek ini diaplikasikan untuk lantai. Pemakaian bondek membuat pekerjaan pembesian dan pembuatan bekisting lantai bertingkat menjadi lebih hemat. Prosesnya juga bisa berjalan jauh lebih cepat daripada metode konvensional. Selain itu, penggunaan bondek ini mampu menghemat anggaran untuk biaya pengecoran dak hingga mencapai 30 persen.

perbedaan-bondek-dan-spandek.jpg

Kelebihan lain yang dimiliki oleh bondek ialah material ini memiliki daya tahan yang sangat baik. Bondek merupakan material yang awet, tahan lama, dan tak mudah rusak sebab telah dilapisi bahan anti-karat. Bagian bawah plat besi bondek ini pun dibuat dengan permukaan yang rapi. Hal ini bermanfaat dalam pekerjaan pembuatan beton. Berbeda dengan saat memakai bondek, jika Anda menggunakan sistem konvensional dengan bekising dari plywood, maka berisiko membuat betonnya retak atau keropos.

Selain itu, bondek juga mempunyai fungsi tambahan sebagai bekisting tetap pada konstruksi bangunan dan tulangan positif searah. Di pasaran, material bondek ini tersedia dalam ukuran ketebalan mulai dari tct 0,75 mm sampai tct 1 mm dengan panjang yang bervariasi, di mana panjang maksimalnya yaitu 12 m. Anda harus memasang bondek ini dengan tepat dan rapi agar tidak banyak sisa material yang terbuang. Sebab sisa bondek ini tidak dapat diterapkan di sisi tepi bangunan atau plat lantai kantilever.

SPANDEK

Spandek merupakan material bangunan yang biasa dimanfaatkan sebagai atap bangunan. Atap spandek ialah atap yang terbuat dari kombinasi aluminium, zinc, dan silicon dengan perbandingan komposisi 55% aluminium, 43% zinc, dan 2% silicon. Itulah sebabnya, atap spandek ini juga sering disebut sebagai atap aluminium atau atap zincalume. Perpaduan antara aluminium, zinc, dan silicon membuat atap spandek memiliki struktur yang sangat kokoh, namun tetap mudah dibentuk.

perbedaan-spandek-dan-bondek.jpg

Keistimewaan dari atap spandek yaitu atap ini mempunyai permukaan yang mudah ditempeli cat. Jadi Anda bisa mengecat atap tersebut. Cocok sekali untuk memenuhi kebutuhan desain atap bangunan agar tampil lebih menarik dan berwarna. Di pasaran sendiri, terdapat beragam variasi ukuran ketebalan atap spandek antara lain 0.3, 0.35, 0.4, 0.45, dan 0.5 mm dengan ukuran bentangan yang bermacam-macam. Atap spandek ini diklaim sangat awet dan mampu bertahan hingga lebih dari 20 tahun.

Tetapi sayangnya atap spandek kurang cocok diaplikasikan pada bangunan rumah tinggal. Mengapa? Alasan pertamanya karena atap ini bersifat konduktor yang mampu menghantarkan panas dengan baik. Sehingga penggunaan atap spandek akan membuat ruangan di bawahnya terasa panas dan gerah. Lalu atap ini juga mempunyai ukuran yang cukup tipis sehingga berisiko melengkung. Apalagi saat hujan pun atap spandek akan begitu berisik ketika guyuran air hujan menimpanya.

KESIMPULAN

Dari uraian di atas, tentunya Anda sudah bisa mengambil kesimpulan yang tepat mengenai perbedaan antara bondek dan spandek ini kan? Yap, pada dasarnya perbedaan bondek dan spandek terletak pada penggunaannya. Walaupun keduanya sama-sama merupakan plat logam, tetapi bondek dan spandek ini secara umum diaplikasikan untuk keperluan yang berbeda. Lumrahnya bondek digunakan sebagai lantai bangunan. Lain halnya dengan spandek yang lumrahnya dimanfaatkan sebagai atap.