Macam-macam Gorong-gorong Menurut Bahan Bakunya

Tahukah Anda, gorong-gorong terdiri dari bermacam-macam jenis berdasarkan bahan bakunya. Gorong-gorong sendiri merupakan bahan bangunan yang umum digunakan sebagai saluran air baik itu selokan, drainase, maupun irigasi. Namun kebanyakan gorong-gorong dipakai untuk membangun saluran air bawah tanah serta jalan kereta api. Dengan adanya gorong-gorong, aliran air bisa bergerak lancar dan teratur sesuai perencanaan kita.

Kami yakin semua proyek pembangunan yang telah Anda lakukan pasti menggunakan gorong-gorong. Boleh dibilang gorong-gorong ini merupakan material dasar yang dapat diandalkan untuk mencegah terjadinya musibah banjir di bangunan yang kita buat. Adanya gorong-gorong tersebut memungkinkan tanah bisa mengering lebih cepat. Air hujan pasti akan langsung bergerak menuju gorong-gorong sehingga genangan air serta banjir bisa dicegah.

macam-macam-gorong-gorong.jpg

Terdapat tiga bahan baku yang biasa digunakan untuk membuat gorong-gorong antara lain beton, PVC (Polyvinyl Chlorida), dan baja. Anda bisa memilih jenis gorong-gorong mana yang akan digunakan sesuai kebutuhan dan anggaran. Tidak melulu gorong-gorong yang bagus untuk membangun struktur A cocok pula dipakai untuk membuat struktur B. Oleh karena itu, berikut ini kami coba uraikan kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis gorong-gorong tersebut sehingga Anda bisa memilih mana yang paing sesuai.

Gorong-gorong Beton

Gorong-gorong beton (culvert box) adalah gorong-gorong yang terbuat dari adukan cor beton. Gorong-gorong ini biasanya sudah dibuat di pabrik (precast) sehingga tinggal memasang di tempatnya saja. Namun tidak menutup kemungkinan beton ini dibuat di lokasi proyek pembangunan. Gorong-gorong beton tersedia dalam berbagai ukuran dimensi tergantung debit air yang akan dialirkan melalui rongganya. Bentuk penampangnya pun bermacam-macam tidak hanya bundar, tetapi ada pula yang berbentuk kotak dan trapesium.

Apabila Anda kini tengah berencana membuat saluran air, kami merekomendasikan gorong-gorong beton sebagai bahan utamanya. Sebab gorong-gorong memiliki kualitas yang lebih baik daripada material lainnya. Meskipun secara nominal harganya mahal, namun dengan masa pakai yang sangat lama membuat harga gorong-gorong ini terbilang murah. Saluran air yang terbuat dari gorong-gorong bisa bertahan sampai puluhan tahun lamanya. Bahkan mutunya jauh lebih baik jika dibandingkan dengan pipa PVC.

Gorong-gorong Baja

Gorong-gorong baja merupakan gorong-gorong yang dibuat menggunakan bahan baku berupa pipa baja bergelombang (corrugated steel pipe). Gorong-gorong ini biasanya dipakai saat kita ingin membangun saluran air dengan jembatan di atasnya. Sehingga gorong-gorong baja juga turut serta dalam menahan beban konstruksi jembatan tersebut. Pada mulanya, gorong-gorong baja diciptakan untuk menggantikan jembatan kayu.

Gorong-gorong baja mempunyai kelebihan tersendiri daripada gorong-gorong beton dan gorong-gorong PVC. Di antaranya yaitu gorong-gorong baja memiliki banderol harga yang cukup murah mengingat usia pakainya mencapai lebih dari 25 tahun. Proses instalasinya pun sangat mudah sehingga waktu pengerjaan proyek bisa dipercepat. Karena memiliki bentuk yang kokoh dan stabil, gorong-gorong baja sangat gampang diangkut guna pemindahan dari satu tempat ke tempat lainnya.

Gorong-gorong PVC

Gorong-gorong PVC terbuat dari bahan polyvinyl chlorida. Gorong-gorong ini umumnya digunakan untuk bangunan-bangunan yang berskala kecil seperti rumah tinggal dan vila. Harganya yang sangat terjangkau membuat semua pemilik rumah bisa membeli gorong-gorong yang satu ini. Bebannya pun cukup ringan. Cocok sekali digunakan untuk instalasi saluran air di bangunan yang bertingkat. Saat ini gorong-gorong PVC telah dilengkapi sambungan yang semakin mempermudah proses pemasangannya.

Gorong-gorong PVC atau pipa beralon tersedia dalam berbagai pilihan ukuran yang beraneka ragam. Untuk menyatukan potongan-potongan pipa PVC tersebut, Anda membutuhkan selotip dan lem khusus untuk bahan PVC. Anda bisa membungkus bagian ujung pipa yang akan disambung terlebih dahulu, kemudian oleskan lem PVC secukupnya. Setelah itu, masukkan ujung pipa yang satu ke ujung pipa lainnya yang ingin disambungkan. Hasilnya adalah kedua pipa PVC tadi akan menyatu dengan sangat kuat.