Lebih Hemat Cat atau Wallpaper? Ketahui Perbandingannya!

Kadang-kadang kita dibuat bingung sendiri apa ingin menggunakan cat dinding atau wallpaper untuk menghiasi interior. Di satu sisi harga cat dinding termasuk murah dan mudah pula dalam mengaplikasikannya ke permukaan dinding, tapi cat hanya mampu bertahan selama 2-3 tahun. Setelah itu warnanya pasti akan menjadi kusam dan memudar. Sedangkan, produk wallpaper menawarkan pesona yang lebih indah dan tahan lama daripada cat dinding. Pemasangan wallpaper juga tidak terlalu sulit. Sayangnya harga wallpaper cukup mahal.

Sudah lama manusia mengenal cat. Bahkan manusia purba yang hidup di dalam gua biasanya memanfaatkan cat sebagai sarana komunikasi, dekorasi, dan proteksi. Mereka menggunakan bahan-bahan alami seperti arang, darah, susu, dan tanaman sebagai cat. Kemudian peradaban Mesir Kuno menemukan cat berwarna merah, biru, dan hitam dari akar tumbuh-tumbuhan. Seiring berjalannya waktu, manusia mulai menemukan resin sebagai bahan perekat. Hingga kini cat sudah semakin modern seiring dengan perkembangan teknologi kimi

wallpaper-atau-cat-dinding.jpg

Pemakaian wallpaper pertama kali dilakukan oleh Bangsa Inggris. Wallpaper dipilih sebagai pengganti cat dinding yang memiliki harga lebih mahal saat itu. Mesin pencetak wallpaper ditemukan pada tahu 1785 oleh Christophe Philippe Oberkampf dari Prancis. Kemudian mesin ini dikembangkan oleh Louis Robert untuk memproduksi wallpaper dengan biaya yang lebih murah. Mesin ini bekerja dengan mencetak suatu gambar tanpa terputus di atas permukaan gulungan kertas dinding. Pada awalnya gambar-gambar yang ada di wallpaper berupa hari-hari perayaan dan pemandangan alam.

PERBANDINGAN

Kalau dilihat dari segi nominalnya saja, jelas wallpaper dijual dengan harga yang lebih tinggi daripada cat dinding. Tetapi harga produk wallpaper sebenarnya tidak terlalu mahal asalkan Anda bisa membelinya di tempat yang tepat. Harga wallpaper akan semakin melambung tinggi seiring dengan banyaknya pihak yang berperan dalam mendistribusikan wallpaper tersebut. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya membeli wallpaper di penjual yang berhubungan langsung dengan pabrik pembuatnya. Di sini Anda akan mendapatkan produk wallpaper dengan harga yang lebih miring.

Walaupun sepintas harga wallpaper relatif mahal, namun sebenarnya kalau dihitung-hitung dari faktor yang lain, penggunaan wallpaper dapat menghemat biaya. Rata-rata wallpaper bisa bertahan selama 8-10 tahun. Tidak ada kerusakan yang berarti dalam kurun waktu tersebut asalkan Anda merawatnya dengan benar. Berbeda dengan cat dinding yang pasti akan rusak seiring dengan berjalannya waktu. Pemudaran warna cat umumnya akan terjadi setelah usia cat mencapai lebih dari 2 tahun. Diperlukan pengecatan ulang untuk mengambilkan warnanya.

Pemakaian wallpaper pun lebih mudah dan hemat waktu. Terutama dalam pemasangannya yang tinggal tempel begitu saja. Berbeda dengan penggunaan cat dinding, di mana Anda harus mengaplikasikan cat dasar terlebih dahulu. Kemudian Anda juga perlu menunggu sampai cat dasar tersebut mengering sempurna. Barulah setelah itu Anda bisa mengaplikasikan cat minimal sebanyak dua kali pelapisan. Bahkan untuk dinding yang sudah pernah dicat, Anda mesti menghilangkan lapisan cat yang lama terlebih dahulu.

Wallpaper juga mempunyai gambar berupa motif/corak yang tidak dimiliki oleh cat dinding. Anda bisa menentukan tema tertentu untuk setiap ruangan di dalam rumah menggunakan motif dan corak ini. Contohnya Anda bisa menghiasi dinding kamar tidur memakai wallpaper yang bergambar hati dan bunga untuk menciptakan suasana yang romantis. Dengan wallpaper, Anda bisa mengekspresikan gaya hidup dan kepribadian diri sendiri sesuka hati melalui pemilihan warna, pola, struktur, motif, dan corak.