Material
May18

Kelebihan dan Kekurangan Kaca Tempered

Kaca tempered merupakan kaca berkualitas tinggi yang terbuat dari bahan-bahan tertentu yang diproses melalui pemanasan thermal hingga mencapai titik lunaknya, lalu didinginkan kembali dalam waktu yang secepat-cepatnya. Metode ini yang membuat kekuatan kaca tempered sangat tangguh, baik terhadap tekanan, benturan, maupun perubahan suhu. Bahkan kekuatan kaca ini diklaim 4-5 kali lebih baik dibandingkan dengan kaca biasa. Selain itu, kaca tempered juga relatif lebih aman karena pecahannya tidak begitu berbahaya.

Karena karakteristik-karakteristiknya itulah kini kaca tempered banyak sekali diaplikasikan pada bangunan yang bergaya modern futuristik. Kaca ini bisa dijadikan sebagai pintu, dinding, dan kanopi. Bahkan tidak sedikit pula orang yang memanfaatkan kaca tempered untuk membuat tangga kaca yang begitu elegan. Pada perkembangan selanjutnya, kaca tempered juga kerap diaplikasikan pada furniture sebagai ornamennya. Penambahan kaca tempered terbukti secara efektif mampu meningkatkan nilai dari furniture tersebut.

kelebihan-kekurangan-kaca-tempered.jpg

Adapun kelebihan-kelebihan kaca tempered di antaranya :

  1. Berdasarkan standar ASTM C1048, kaca tempered mempunyai tingkat kekuatan sebesar 4-5 kali lebih kokoh daripada kaca biasa dengan ukuran yang sama. Sedangkan minimal tekanan permukaan yang dimilikinya ialah 10.000 psi. Hal ini menjadikan kaca tempered layak digunakan sebagai material utama pembentuk struktur bangunan yang membutuhkan kekuatan.
  2. Kaca tempered juga memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih baik ketimbang kaca pada umumnya. Seperti kita tahu, kaca yang pecah akan menjadi berkeping-keping dengan sudut yang sangat tajam. Jika tidak hati-hati memegangnya, kepingan kaca ini bisa langsung melukai kulit Anda. Berbeda dengan pecahan kaca tempered yang berubah menjadi butiran-butiran yang tidak bersudut tajam sehingga cukup aman.
  3. Kelebihan lain yang dipunyai kaca tempered yaitu ketahanannya di dalam lingkungan yang bersuhu ekstrim. Semua kaca pada dasarnya akan memuai bila dikenai panas sehingga bisa pecah dengan sendirinya. Namun berbeda dengan kaca tempered, suhu panas yang diterimanya tidak langsung menyebar ke seluruh area berkat sifat yang dimilikinya. Bagian pinggiran kaca masih relatif dingin sehingga risiko pecahnya kaca akibat memuai bisa diminimalisir.

Di sisi lain, kaca tempered juga mempunyai kekurangan-kekurangan yaitu :

  1. Kaca tempered tidak benar-benar presisi, melainkan berbentuk melengkung seperti busur. Tetapi lengkungan ini masih dalam batas toleransi sehingga tidak terlalu mengganggu aplikasinya. Kaca tempered berbentuk agak melengkung tidak lain karena proses pembuatannya yang menimbulkan gejala wraping.
  2. Saat tertimpa cahaya matahari, di permukaan kaca tempered terlihat seperti ada bayang-bayang berwarna hitam. Beberapa bayangan juga akan tampak menyerupai pelangi bila dilihat dari sudut 45 derajat. Hal ini ditimbulkan oleh adanya kontak antara bahan baku dengan roller ketika proses pemanasan berlangsung.
  3. Kaca tempered tidak bisa dipotong. Jadi ukuran bidang yang akan dipasangi kaca ini harus sesuai dengan ukuran-ukuran kaca tempered yang tersedia di pasaran. Bisa pula dengan memesan kaca tempered berukuran khusus pada pabrik pembuatnya. Apabila dipaksakan memotong kaca tempered, kemungkinan besar akan terjadi keretakan.
  4. Kaca tempered juga tidak bisa dibor meskipun ukurannya cukup tebal. Anda sama sekali tidak boleh membuat lubang pada permukaan kaca ini menggunakan mesin bor listrik. Getaran dan tekanan yang ditimbulkan oleh bor listrik tentu akan memecahkan kaca ini. Jika Anda memerlukan kaca tempered yang memiliki lubang, Anda harus memesannya ke pabrik sehingga bisa dilakukan pengeboran sebelum proses tempering kaca dilaksanakan.