Material
Nov24

Kelebihan dan Kekurangan Baja sebagai Bahan Bangunan

Sebagai bahan bangunan, apakah kelebihan dan kekurangan baja? Material baja acap kali dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan gedung, pencakar langit, jembatan, dan menara yang dibangun dengan teknik yang modern. Ini dikarenakan baja merupakan material struktur yang memiliki kualitas sangat baik. Kelebihan-kelebihan dari baja tersebut terutama ada pada kekuatan, bobot, instalasi, dan karakteristiknya.

Meskipun begitu, baja tidak luput dari kekurangan-kekurangan. Unsur paduan besi dan karbon ini memiliki kelemahan khususnya pada biaya pemeliharaan dan biaya perlindungannya. Baja juga mempunya kerentanan yang tinggi terhadap risiko buckling yang dapat mengakibatkan strukturnya menekuk. Bukan hanya itu, konsentrasi tegangan yang terlalu tinggi juga bisa menjadikan baja kehilangan daktilitasnya.

kelebihan-dan-kekurangan-baja.jpg

Berikut ini kelebihan-kelebihan baja sebagai bahan bangunan :

  1. Memiliki Kekuatan yang Besar

Baja merupakan salah satu bahan bangunan yang sangat kuat. Kekuatan yang tinggi per satuan berat ini membuat potensi beban matinya cukup kecil. Itulah kenapa baja termasuk material yang bagus untuk jembatan bentang panjang, bangunan tinggi, serta bangunan yang didirikan di atas tanah labil.

  1. Mempunyai Sifat yang Seragam

Karena merupakan material buatan yang diproduksi oleh pabrik, baja memiliki sifat yang seragam sesuai dengan standar mutunya. Sifat-sifat tersebut juga tidak banyak berubah sering dengan berjalannya waktu penggunaan. Hal ini sangat berbeda dengan beton bertulang, di mana kualitasnya akan mengalami penurunan yang sangat drastis seiring dengan pemakaiannya.

  1. Daya Elastisitasnya Bisa Diketahui

Perilaku yang dimiliki oleh baja sangat mendekati dengan asumsi yang dilakukan oleh perancang teknik. Hal ini dikarenakan perilaku baja tersebut mengikuti hukum Hookie hingga mencapai tegangan yang cukup tinggi. Sehingga momen inersia pada penampang baja bisa diketahui dengan lebih pasti daripada momen inersia pada penampang beton bertulang.

  1. Daya Tahannya Sangat Lama

Baja yang dirawat dengan baik akan memiliki usia pakai yang sangat lama. Bahkan dalam kondisi tertentu, struktur baja hampir tidak membutuhkan bentuk-bentuk pemeliharaan sama sekali. Artinya baja termasuk material yang murah walaupun biaya pengadaannya cukup besar.

  1. Memiliki Daktilitas yang Bagus

Daktilitas adalah sifat material untuk menahan deformasi yang besar tanpa menyebabkan keruntuhan terhadap beban tarik. Hasil penelitian menunjukkan baja yang diuji menggunakan beban tarik akan mengalami pengurangan luas penampang dan perpanjangan sebelum terjadi keruntuhan. Berbeda dengan material lain yang bersifat keras dan getas, material tersebut akan langsung hancur apabila dikenai beban kejut.

  1. Bersifat Liat (Toughness)

Liat (toughness) adalah kemampuan material untuk menyerap energi dalam jumlah yang cukup besar. Baja dapat dikatakan bersifat liat karena mempunyai kekuatan dan daktilitas yang bagus. Dengan kata lain, baja sanggup menahan beban yang memiliki deformasi yang relatif besar baik selama proses pabrikasi, pengangkutan, maupun pelaksanaan tanpa menimbulkan kehancuran. Ini artinya baja bisa diberikan lenturan, beban kejut, beban geser, dan lubang.

  1. Bisa Digunakan untuk Struktur Tambahan

Selain digunakan sebagai struktur utama, baja juga dapat dipakai untuk struktur tambahan. Baja sangat cocok dimanfaatkan sebagai struktur bentang baru atau seluruh struktur sayap. Pekerjaan ini biasanya dilakukan pada pembangunan portal atau pelebaran jembatan.

  1. Kelebihan Lain-lain

Baja juga mempunyai kelebihan-kelebihan selain poin-poin yang sudah kami sebutkan di atas. Di antaranya baja gampang disambung memakai baut, keling, atau las serta cepat dalam proses instalasinya. Baja juga bisa dibentuk dengan mudah sesuai dengan profil yang diinginkan dan memiliki kekuatan yang baik terhadap fatik. Baja yang telah dibongkar pun dapat dimanfaatkan kembali karena masih mengandung nilai, walaupun tidak dipakai untuk pembangunan struktur. Selain itu, baja mempunyai daya adaptasi yang bagus terhadap proses prefabrikasi.

Sementara itu, kekurangan-kekurangan baja antara lain :

  1. Membutuhkan Biaya yang Tinggi

Pembangunan gedung menggunakan strutkur baja membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Begitu pula dalam hal perawatan dan perlindungannya. Pada dasarnya, baja sangat rentan terhadap udara dan air yang bisa menyebabkan korosi sehingga perlu dicat secara berkala. Karena termasuk konduktor panas yang baik, baja bisa memicu terjadinya kebakaran pada material-material di sekitarnya.

  1. Memiliki Kerentanan Terhadap Tekuk

Baja sangat rentan mengalami tekuk (buckling) karena elemen tekannya bekerja secara langsung. Jadi meskipun kekuatan yang dimilikinya sangat besar, baja bukanlah material yang bagus untuk pembuatan kolom. Sebab dibutuhkan material tambahan yang berfungsi untuk menopang baja agar tidak mengalami buckling yang dapat membahayakan penghuni di atasnya.

  1. Lemah Terhadap Beban Siklis

Sebagai bahan bangunan, baja memiliki kelemahan terhadap beban siklis yang mengenainya. Kekuatan baja lambat laun akan mengalami penurunan secara signifikan apabila dikenai beban tersebut terus-menerus. Untuk mengatasi dampak dari beban siklis, baja perlu dirancang sedemikian rupa untuk mengurangi kekuatannya setiap kali akan timbul beban siklis.

  1. Berisiko Mengalami Keruntuhan Getas

Baja bisa kehilangan sifat daktilitasnya pada kondisi tertentu. Hal ini bisa menyebabkan timbulnya keruntuhan di suatu tempat yang memiliki konsentrasi tegangan yang tinggi. Faktor-faktor yang dapat memperbesar risiko keruntuhan getas pada baja yaitu jenis beban fatik dan suhu udara yang rendah.