Jenis-jenis Wallpaper Dinding Menurut Bahan Bakunya

Wallpaper menawarkan keindahan dinding yang luar biasa, unik, dan berbeda. Penampilan dinding di rumah Anda seketika berubah menjadi lebih menawan berkat kesan yang mampu ditampilkannya. Wallpaper dapat menciptakan ruangan yang menarik. Ruangan tersebut akan lebih hidup karena adanya motif/corak yang menghiasinya. Dijamin deh Anda tidak bakal kecewa dengan pesona yang mampu dipancarkan oleh wallpaper dinding.

Anda yang menyukai ruangan yang indah bisa menggunakan wallpaper sebagai elemen untuk menghiasi dinding. Untungnya sekarang sudah banyak toko yang menjual wallpaper. Termasuk salah satunya di www.alatperabotan.com. Anda bisa membeli wallpaper dalam ukuran roll atau lembaran. Pastikan Anda mengukur terlebih dahulu berapa luas dinding yang akan dihiasi wallpaper sehingga jumlah yang dibeli pun benar-benar sesuai.

jenis-jenis-wallpaper.jpg

Tahukah Anda, ada berbagai macam wallpaper yang dijual di Indonesia? Berdasarkan bahan baku yang digunakan, paling tidak terdapat enam jenis wallpaper antara lain wallpaper kertas, wallpaper heavy duty, wallpaper vinyl, wallpaper kain, wallpaper serat alami, dan wallpaper foil. Menariknya adalah setiap jenis wallpaper dinding ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Jadi pemilihannya pun dapat disesuaikan dengan desain yang ingin ditampilkan.

Di bawah ini jenis-jenis wallpaper dinding berdasarkan bahan bakunya!

Jenis 1. Wallpaper Kertas

Jenis yang pertama adalah wallpaper dinding yang terbuat dari bahan kertas biasa. Wallpaper ini dibanderol dengan harga yang paling murah dibandingkan jenis yang lainnya. Karena dibuat dari bahan kertas sepenuhnya, maka wallpaper ini sangat mudah robek. Meskipun begitu proses pemasangan wallpaper kertas tidak terlalu rumit dan pilihan motifnya pun ada banyak sekali. Disarankan memasangnya di area yang terlindungi supaya awet.

Sayangnya wallpaper kertas merupakan wallpaper yang paling mudah kotor. Wallpaper ini cepat memudar akibat partikel-partikel kotoran yang menumpuk di permukaannya. Bahkan sidik jari Anda pun membekas jelas di permukaan wallpaper ini. Berhati-hatilah saat merawat wallpaper kertas. Anda sama sekali tidak boleh menggunakan air untuk membersihkannya. Silakan gunakan kain lap yang kering untuk membersihkan wallpaper kertas.

Jenis 2. Wallpaper Heavy Duty

Wallpaper heavy duty terbuat dari bahan yang lebih tebal dan lebih kuat daripada wallpaper kertas. Bahan heavy duty merupakan bahan pembuat wallpaper pertama yang memungkinkan air dapat digunakan untuk membersihkannya. Bahan ini mempunyai ketahanan yang cukup baik terhadap air. Beberapa varian juga tersedia dalam motif yang timbul (emboss) dengan lapisan linen di bagian belakangnya.

Jenis 3. Wallpaper Vinyl

Wallpaper vinyl adalah wallpaper yang paling banyak digunakan saat ini. Bahan vinyl memiliki banyak keistimewaan di antaranya kuat, awet, tak mudah robek, gampang dibersihkan, tidak  mudah kotor, serta tidak mudah terkena noda membandel. Wallpaper ini juga mempunyai daya tahan yang cukup baik terhadap kondisi ruangan yang lembab. Hampir semua ruangan bisa dihiasi dengan wallpaper vinyl, kecuali kamar mandi.

Wallpaper vinyl mempunyai fleksibilitas dan durabilitas yang tinggi. Wallpaper ini mempunyai beberapa variasi seperti wallpaper vinyl dengan lapisan kertas di belakangnya, wallpaper vinyl yang dilapisi kain, serta wallpaper vinyl heavy duty. Anda membersihkannya menggunakan campuran air hangat dan sabun khusus. Celupkan kain lap ke cairan pembersih ini, kemudian usapkan ke seluruh permukaan wallpaper secara merata.

Jenis 4. Wallpaper Kain

Wallpaper kain biasanya terbuat dari kain katun, kain linen, kain tenun, kain sutera, kain wol, kain beludru, dan lain-lain. Jadi karakteristik yang dimilikinya tergantung jenis kain yang dipakai. Wallpaper ini unggul pada pilihan motif dan warna serta teksturnya yang beragam. Proses pemasangan wallpaper kain merupakan yang paling sulit karena butuh ketelitian yang ekstra supaya rapi dan tidak rusak. Wallpaper kain dapat menghasilkan penampilan yang lebih elegan dan mewah.

Namun di sisi lain, wallpaper kain ini gampang sekali kotor karena partikel-partikel debu dan kotoran dapat menempel kuat di permukaannya. Anda bisa menggunakan vacuum cleaner untuk membersihkan wallpaper kain. Prosesnya kurang lebih sama seperti saat membersihkan sofa dan karpet. Arahkan bagian penyedot vacuum cleaner ke seluruh bagian wallpaper secara merata. Khusus untuk noda bisa dihilangkan dengan menggosok memakai sikat.

Jenis 5. Wallpaper Serat Alami

Jangan salah, meskipun sekarang merupakan zaman modern, tetapi serat alami masih banyak digunakan. Termasuk salah satunya sebagai bahan pembuatan wallpaper. Wallpaper dari serat alami sangat cocok dipakai untuk menciptakan nuansa yang natural dan alami. Biasanya serat-serat dari tanaman bambu, kayu, kelapa, dan dedaunan banyak dimanfaatkan di sini. Anda juga tak perlu khawatir sebab wallpaper serat alami cukup mudah dipasang dan dirawat.

Jenis 6. Wallpaper Foil

Jenis wallpaper terakhir yang banyak diperjualbelikan di Indonesia adalah wallpaper foil. Ini adalah bahan pelapis dinding yang menggunakan foil sebagai material utamanya. Wallpaper foil akan tampak berkilau saat tertimpa cahaya sehingga terlihat mewah. Hal ini berasal dari lapisan kertas timah yang ada di bagian permukaannya. Namun sayangnya karena cukup tipis, wallpaper foil ini sulit dipasang di dinding serta rentan robek.