Material
Nov9

Jenis-jenis Kaca untuk Jendela Rumah

Apa sajakah jenis-jenis kaca untuk jendela rumah? Kaca adalah benda yang keras, biasanya bening, dan mudah pecah. Kaca dapat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat jendela, botol, dan sebagainya. Di dunia arsitektur, kaca berguna untuk menyatukan dua ruangan atau lebih.

Pada zaman dahulu, kaca hanya dibuat dengan wujud transparan. Namun seiring dengan perkembangannya, ada banyak kaca-kaca baru yang tercipta. Tidak hanya bening, kaca juga bisa dibuat berwarna-warni atau gelap di salah satu sisinya. Banyaknya ragam kaca tersebut tentu saja dapat memudahkan kita untuk memilih kaca yang sesuai dengan desain rumah yang ingin dibangun.

jenis-kaca-jendela-rumah.jpg

Berdasarkan karakteristiknya terhadap cahaya, ada 7 jenis kaca di pasaran yaitu :

  1. Kaca es adalah kaca yang buram dan tidak tembus pandang.
  2. Kaca hias adalah kaca yang digunakan untuk keperluan berhias. Kaca ini disebut juga sebagai cermin.
  3. Kaca kristal adalah kaca berupa kristal yang jika pecah akan berderai menjadi butiran-butiran.
  4. Kaca kusam adalah kaca tembus cahaya yang agak buram untuk membaurkan sinar cahaya. Kaca ini pun tidak bersifat tembus pandang.
  5. Kaca masir adalah kaca yang dibuat kasap seakan-akan berlapis berbutir-butir.
  6. Kaca mosaik adalah kaca berwarna yang dibuat dari kepingan benda keras yang disusun dan ditempelkan dengan perekat.
  7. Kaca riben adalah kaca gelap yang tembus pandang pada satu sisi.

Perkembangan teknologi juga menghasilkan berbagai jenis kaca yang kokoh sehingga aman digunakan sebagai material pembangun rumah. Berikut ini macam-macam kaca menurut tingkat kekuatannya :

  1. Kaca annealed adalah kaca yang dibuat melalui proses pendinginan sedemikian rupa. Setelah dicetak, kaca tersebut didinginkan secara bertahap-tahap. Akibatnya kaca ini mempunyai daya tahan yang tidak rata sehingga sangat rentan terhadap perubahan cuaca yang ekstrem. Di Indonesia, kaca ini banyak dipakai untuk membikin jendela dan pintu.
  2. Kaca toughened adalah kaca annealed yang dipanaskan dengan suhu yang tinggi, lalu dialiri tekanan udara di atasnya. Hasilnya timbul corak-corak yang khas karena bagian perbedaan temperatur antara permukaan kaca yang lebih cepat dingin dengan bagian dalamnya. Kaca toughened yang pecah pun tidak menghasilkan pecahan yang memiliki ujung runcing sehingga cukup aman.
  3. Kaca coating adalah kaca yang dilapisi dengan bahan-bahan kimia tertentu. Coating yang dipakai umumnya bersifat anti gores dan berwarna. Contoh dari kaca ini antara lain cermin dan kaca mosaik.
  4. Kaca laminasi adalah kaca yang dilapisi menggunakan bahan laminasi. Tujuannya yaitu meredam getaran atau suara yang ditimbulkan oleh kaca. Kaca yang dilapisi dengan bahan vinyl misalnya mengakibatkan sambungannya menjadi lebih erat dengan kaca-kaca lainnya. Kaca laminasi banyak diaplikasikan pada rumah-rumah yang terletak di lingkungan yang mempunyai suhu ekstrem.
  5. Kaca single pane memiliki kelebihan pada tingkat isolasinya yang relatif lebih rendah. Sedangkan kaca double pane mempunyai keunggulan untuk meningkatkan penggunaan energi secara efisien. Pemakaian kedua kaca ini biasanya dikombinasikan dengan gas argon untuk meningkatkan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya.
  6. Kaca tinted adalah kaca yang dihiasi dengan warna yang spesifik. Kaca ini tidak hanya dirancang untuk keperluan estetika semata, melainkan tujuan utamanya yaitu menghadirkan kaca yang mampu mengurangi radiasi sinar matahari yang masuk ke dalam rumah melalui jendela. Contohnya adalah tinted-heat absorbing glass.
  7. Kaca low-e adalah kaca yang mempunyai tingkat emisivitas yang sangat rendah. Kaca ini diklaim sebagai kaca yang terbaik dalam memantulkan kembali radiasi panas matahari hingga mencapai lebih dari 70 persen. Meskipun begitu, jumlah cahaya yang masuk ke rumah melalui kaca ini sama dengan kaca transparan. Jadi bisa ditebak kalau ruangan yang dilengkapi dengan kaca low-e akan terang-benderang tetapi tidak panas.
  8. Kaca tempered adalah kaca yang dibuat dengan ukuran yang lebih tebal daripada lembaran-lembaran kaca kebanyakan. Kaca tempered merupakan kaca paling kuat yang bagus dipakai untuk membikin pintu dan jendela yang aman. Bahkan kaca ini juga bisa digunakan sebagai anak tangga.
  9. Kaca security adalah kaca yang dibuat dengan tujuan keamanan. Wujud kaca ini biasanya buram dan tidak tembus cahaya. Bagi Anda yang ingin ruangan berjendela kaca dengan tingkat keamanan yang benar-benar terjamin, maka Anda wajib menggunakan kaca security.