Material
Oct14

Jenis-jenis Dynabolt yang Harus Anda Tahu

Apa sajakah jenis-jenis dynabolt yang ada saat ini? Dynabolt sering kali digunakan dalam konstruksi suatu bangunan. Alat ini berfungsi untuk menahan benda-benda yang tergantung pada dinding seperi televisi, kipas, AC, lampu, kaca, dan lain-lain. Dengan menggunakan dynabolt, proses penempelan benda berukuran besar ke dinding menjadi lebih mudah dan aman.

Dynabolt terdiri atas tiga bagian yaitu baut, selongsong silinder, dan ring penahan. Pada dasarnya, dynabolt bekerja dengan mencengkeramkan dirinya pada bagian dalam tembok. Jadi ketika kita mengencangkan mur yang ada di luar tembok, maka secara otomatis akan menaikkan ujung baut. Hal ini memicu terjadinya pengembangan selongsong silinder yang menyelubungi baut tersebut sehingga dynabolt pun akan semakin kuat tertanam di dalam tembok.

jenis-jenis-dynabolt.jpg

Terdapat 4 (empat) jenis dynabolt yang sering digunakan oleh para pekerja di Indonesia, antara lain :

  1. Chemical Anchor

Ini merupakan dynabolt yang telah dicampur dengan bahan-bahan kimia tertentu sehingga daya tahannya pun lebih kuat. Chemical anchor terdiri atas dua komponen yaitu steel anchor dan bahan pengikat. Pemasangannya dapat dilakukan dengan membersihkan lubang bor pada tembok terlebih dahulu, lalu menyuntikkan zat kimia yang berbentuk kapsul ke dalamnya. Setelah itu, masukkan anchor ke dalam lubang tersebut.

  1. Non-Chemical Anchor

Kebalikan dari jenis dynabolt yang pertama, non-chemical anchor adalah dynabolt yang tidak memakai bahan kimia tambahan apapun. Sumber kekuatan yang dimiliki oleh dynabolt ini berasal dari media tanam dan spesifikasinya. Ada banyak prinsip kerja non-chemical anchor. Salah satu yang terkenal ialah sistem kembang. Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan gaya tarik, semakin kuat dynabolt ini ditarik maka daya cengkeramannya akan semakin kuat.

  1. Classic Anchor

Classic anchor merupakan dynabolt klasik yang dipasang bersamaan dengan proses pembangunan tembok. Jadi sebelum tembok didirikan, kita sudah merencanakan posisi peletakan dynabolt terlebih dahulu. Barulah kemudian tembok dibangun sambil menyelipkan pemasangan dynabolt pada posisi yang tepat. Ini artinya tidak diperlukan lagi adanya proses pengeboran dinding.

  1. Light Steel Anchor

Sesuai namanya, dynabolt yang berjenis light steel anchor ini terbuat dari bahan baja ringan. Secara prinsip, tahap instalasi dynabolt ini masih sama seperti dynabolt-dynabolt yang lain. Buatlah lubang pada dinding dengan ukuran yang sesuai dimensi selongsong silinder. Setelah lubang tadi dibersihkan, masukkanlah selongsong silinder tersebut. Tahap berikutnya adalah proses penempelan benda yang ingin digantungkan di dinding. Dan langkah terakhir yaitu masukkan anchor tepat ke dalam selongsong silinder, lalu perkuat ikatannya.