Jenis-jenis Batako dan Perbedaannya, Mana Lebih Baik?

Saat ini lebih mudah bagi kita untuk membangun rumah permanen. Kalau anggaran dana Anda terbatas, Anda bisa menggunakan batako untuk menghemat biaya pembangunan rumah. Yap, batako merupakan material bangunan yang harganya terjangkau. Bahkan jika dibandingkan dengan batu bata ataupun bata ringan (hebel), harga batako ini masih lebih murah. Oleh karena itu, batako bisa menjadi pilihan material yang paling tepat dalam menghemat RAB untuk pembangunan rumah Anda.

Namun sebelum pergi ke toko bangunan untuk membeli batako, Anda mesti mencari tahu terlebih dulu tentang jenis-jenis batako yang ada di pasaran. Kenyataannya memang batako terdiri atas beragam jenis yang masing-masing mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Walaupun bentuknya antara batako yang satu dengan lainnya mirip sekali, tetapi sifat-sifat batako tersebut tidak sama. Silakan Anda dapat menyesuaikan jenis batako yang dipilih sesuai dengan selera pribadi.

tips-membeli-batako.jpg

Sekilas Tentang Batako

Apakah batako itu? Batako dikenal sebagai salah satu material bangunan yang dapat digunakan untuk membuat dinding permanen. Batako adalah bahan bangunan yang terbuat dari bata concrete atau bata beton (bataton). Bataton ini terbuat dari campuran semen, pasir, kerkil, dan air dengan perbandingan tertentu. Bahan baku untuk membuat batako memang sama seperti paving block. Campuran bahan-bahan ini lantas dicetak dan dipadatkan membentuk balok-balok dengan dimensi tertentu.

Batako yang masih bantas lantas dikeringkan dengan mengangin-anginkannya. Batako basah ini memang tidak boleh dijemur atau dibakar karena dapat menimbulkan keretakan. Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 20-30 hari untuk membuat batako ini mampu mengering dengan sempurna. Pada saat penyimpanannya pun, batako ini wajib diletakkan di tempat-tempat yang lembab dan terhindar dari pancaran terik matahari secara langsung.

dinding-rumah-batako.jpg

Mudah saja kok untuk memasang batako itu. Prosesnya kurang lebih adalah sebagai berikut :

  1. Tuangkan adukan semen secukupnya pada tempat yang akan dipasangi batako. Banyaknya adukan semen ini cukup untuk satu pemasangan balok batako saja.
  2. Letakkan batako tepat di atas lapisan adukan tadi secara perlahan-lahan. Kemudian tekan sedikit ke bawah agar ujung batako sedikit mendorong adukan semen.
  3. Anda mungkin perlu menyesuaikan sedikit posisi pemasangan batako ini. Caranya yaitu dengan menggeser batao tersebut, bukan mengangkatnya ya.
  4. Ulangi ketiga langkah di atas sampai membentuk satu garis pasangan batako. Setelah itu, Anda bisa melanjutkannya untuk membuat segaris dinding di atasnya.
  5. Agar menghasilkan pasangan batako yang lurus supaya kokoh berdiri dan tidak mudah rubuh, Anda mesti menarik tali bantuan yang diikatkan di kedua sisi kolom.
  6. Semua bagian siar vertikal, siar antar dinding, kolom, maupun balok harus terisi sampai penuh. Sesuaikan ketebalan adukan siar sekitar 1 cm dengan variasi 3 mm.
  7. Setelah proses pembuatan dinding dari batako selesai dikerjakan, lalu Anda bisa menutupinya memakai plastik terpal untuk mencegah terik matahari dan hujan dapat mengenai langsung.
  8. Selama proses pengeringan berlangsung, jagalah kelembaban dinding batako supaya tidak retak dengan menyiraminya secara berkala. Lakukan selama 1-3 hari berturut-turut.
  9. Barulah kemudian Anda bisa memberikan finishing terhadap dinding batako ini. Anda dapat memplester lalu mengaci permukaan dinding tadi supaya rapi.

Ragam Jenis Batako

Di toko bangunan, tersedia dua jenis batako menurut karakteristiknya, antara lain :

  • Batako Trass

jenis-jenis-batako.jpg

Batako trass biasa disebut pula sebagai batako putih karena memang mempunyai warna putih. Bahan baku batako trass ini terdiri atas trass, batu kapur, dan air dengan perbandingan tertentu. Perlu diketahui, trass adalah lapisan tanah yang terbentuk dari pelapukan batu-batuan gunung berapi. Batu tersebut memang berwarna putih sampai putih kecokelatan sehingga trass yang dihasilkannya pun memiliki warna yang sama. Batako trass umumnya diproduksi dengan ukuran panjang 20-30 cm, tebal 8-10 cm, dan tinggi 14-18 cm.

  • Batako Semen

variasi-batako-di-indonesia.jpg

Batako semen adalah batako yang terbuat dari adukan semen. Adukan semen sendiri biasanya dibuat dengan mencampurkan semen dan pasir dengan perbandingan 1:3 sampai 1:4. Batako ini mudah dikenali dengan warnanya yang keabu-abuna serta memiliki 2-3 lubang di sisinya. Lubang ini berfungsi sebagai tempat untuk menaruh adukan pengikat. Batako semen biasa disebut pula dengan istilah batako press sebab dalam pembuatannya mesti ditekan, baik secara manual atau menggunakan mesin press. Lumrahnya batako semen ini berukuran panjang 36-40 cm, tebal 8-10 cm, dan tinggi 18-20 cm.

Keunggulan dan Kelemahan

Sebagai material bangunan, batako mempunya sejumlah kelebihan yaitu :

  1. Berukuran cukup besar sehingga dibutuhkan lebih sedikit material untuk membangun dinding.
  2. Memiliki ukuran yang cukup seragam dengan bentuk yang cukup presisi.
  3. Ukurannya yang besar membuat waktu pemasangannya menjadi jauh lebih cepat.
  4. Batako cukup mudah untuk dipotong dan disesuaikan ukurannya dengan rapi.
  5. Material batako juga memiliki sifat kedap air sehingga dapat meminimalisir rembesan di dinding.
  6. Mempunyai bobot yang lebih ringan karena ada rongga/lubang di bagian tengahnya.

Sementara itu, kekurangan-kekurangan dari batako antara lain :

  1. Strukturnya cukup mudah mengalami keretakan. Anda harus ektra hati-hati di sini.
  2. Batako sendiri cukup mudah dilubangi serta pecah karena mempunyai rongga di tengahnya.
  3. Rumah yang terbuat dari batako akan terasa panas sebab material ini memang menyerap panas.

tips-memilih-batako.jpg

Anda harus cermat dan teliti dalam memilih batako agar bisa mendapatkan material dengan mutu yang bagus. Sangat disarankan untuk membelinya langsung di toko bangunan kepercayaan Anda. Tetapi Anda juga tidak boleh lupa untuk memilih, memeriksa, dan menilai kualitas dari batako tadi sebelum benar-benar membelinya. Sebenarnya sih batako yang dibuat menggunakan mesin press biasanya mempunyai kualitas yang lebih baik daripada batako yang masih dibuat secara manual.

Anda juga mesti mencari tahu bahan-bahan apa saja yang digunakan oleh si produsen untuk membuat batako tersebut. Batako yang baik umumnya terbuat dari campuran 20% semen, 75% pasir, dan 5% air. Perlu Anda ketahui, ini merupakan komposisi standar dalam pembuatan batako yang telah ditetapkan oleh Departemen Pekerjaan Umum pada tahun 1986. Sehingga kualitas dari batako yang terbuat dengan memakai komposisi bahan-bahan di atas tidak perlu Anda ragukan lagi.

Selain itu, Anda juga dapat menilai kualitas batako dari penampakannya. Cukup dilihat berdasarkan pori-porinya saja, Anda bisa mengetahui bahwa suatu batako ini bermutu tinggi atau rendah. Batako yang berkualitas bagus mempunyai pori-pori yang tersusun dengan rapat, susunannya padat sekali, dan tidak menimbulkan rongga-rongga di bagian permukaan maupun lapisan luarnya. Permukaan batako tersebut juga rapi, bentuknya presisi, dan memiliki tekstur yang cukup halus. Kemudian bagian sudut-sudut dari batako ini juga harus terlihat siku serta terasa cukup tajam ketika Anda pegang.