Material
Dec4

Cara Membuat Ulir Luar dengan Mesin Bubut

Pernahkah Anda mendengar istilah ulir luar? Bagaimana dengan kata baut, pasti Anda sudah sering mendengarnya? Istilah ulir luar pada dasarnya mengandung makna yang sama dengan baut. Sedangkan mur juga bisa disebut sebagai ulir dalam. Tahukah Anda, pembuatan ulir luar bisa dilakukan dengan mesin bubut?

Kita mengenal baut sebagai suatu batang yang berbentuk tabung yang mempunyai alur heliks di permukaannya. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), baut adalah batangan yang berulir dan biasanya dipasangkan dengan mur. Baut berfungsi untuk mengikat atau menyambung dua benda. Komponen ini banyak digunakan dalam industri kendaraan bermotor dan mesin berat.

cara-membuat-ulir-luar.jpg

Kebanyakan baut dibuat dengan pemutaran ulir yang searah jarum jam. Artinya Anda harus memutar baut tersebut ke kanan untuk mengencangkannya dengan mur atau memutar ke kiri untuk mengendurkan baut dengan mur. Namun beberapa baut juga ada yang dibuat dengan model ulir kiri. Baut semacam ini biasanya digunakan sebagai pelaku torsi yang berlawanan arah jarum jam. Contoh perangkat yang memakai baut ulir kiri ialah bagian pedal kiri pada sepeda.

Dalam praktek membuat ulir luar menggunakan mesin bubut kali ini, kami akan menganggap Anda sudah mengetahui bagian-bagian dari mesin bubut dan kegunaannya. Dengan kata lain, kami tidak akan menerangkan kembali apa itu spindle, chuck, handle, eretan, dan komponen-komponen mesin bubut yang lain. Baiklah mari kita langsung praktek pada pokok pembahasan.

Alat dan Bahan :

  • Batang besi; selanjutnya kita sebut sebagai benda kerja
  • Mesin bubut

Langkah-langkah :

  1. Potonglah benda kerja sesuai dengan ukuran yang Anda butuhkan. Pastikan diameter benda kerja ini sesuai dengan ukuran mur pasangannya. Anda bisa memotong besi tersebut memakai mesin khusus atau gergaji besi.
  2. Tentukanlah posisi roda gigi pada mesin bubut sesuai dengan kisar, pitch, atau gang dari ulir yang bakal dibuat. Sebagai pedoman, Anda perlu memperhatikan tabel pada mesin bubut, khususnya bila terpaksa harus mengganti roda giginya. Periksa pula posisi gear dan semua tuas pengaturannya sudah sesuai aturan.
  3. Siapkan bagian pahat bubut permukaan ulirnya. Jika kondisi ujung pahat ini agak tumpul, Anda wajib mengasahnya terlebih dahulu. Pastikan bentuknya sesuai dengan jenis drat yang ingin dibuat. Ulir metrik mempunyai sudut kemiringan 60 derajat dan ulir withworth sekitar 55 derajat. Jika dibutuhkan, Anda bisa memakai plat penyetel pahat. Kemudian pasanglah pahat bubut tadi dengan posisi sejajar kepala lepas/senter.
  4. Setelah itu, atur putaran spindle di kecepatan yang sesuai dengan kondisi benda kerja. Rata-rata kecepatannya yaitu 100 rpm. Pasanglah benda kerja yang telah dipotong tadi pada dudukannya di mesin bubut. Kerjakan proses pembubutan secara rata pada benda kerja ini untuk membuat bentuk dan ukuran diameter luarnya sesuai perencanaan.
  5. Mulailah dengan menyalakan mesin bubut serta menekan tuas otomatis drat untuk melakukan “proses pemakanan” benda kerja. Selama proses ini berlangsung jangan pernah melepaskan tuas tadi sebelum pembuatan drat selesai. Kerjakan proses ini hingga ulir terbentuk sempurna pada permukaan benda kerja. Jika Anda terpaksa harus melepasnya misal untuk memperbaiki pahat, Anda harus menyetel kembali mesin tersebut.