Material
Aug16

Apakah Kelebihan dan Kekurangan Atap Sirap?

Atap sirap adalah atap yang terbuat dari potongan-potongan kayu yang disusun sedemikian rupa secara rapat. Kayu yang biasa digunakan biasanya berupa kayu ulin, kayu besi, atau kayu bulian. Kayu ini berasal dari Pulau Kalimantan. Kayu ulin dipilih karena mempunyai daya tahan yang sangat baik terhadap suhu, kelembaban, dan air laut. Namun karena harga kayu ulin saat ini sudah sangat mahal, sebagai gantinya banyak digunakan kayu jati, kayu merbau, serta kayu pabrikasi.

Pada umumnya, atap sirap berbentuk lembaran-lembaran tipis yang memanjang. Ukuran setiap lembar atap ini berkisar antara 58 x 6 x 0,3 cm sampai 58 x 6 x 0,5 cm. Untuk memudahkan dalam proses pendistribusiannya, lembaran-lembaran atap sirap tersebut selanjutnya dikemas menggunakan ikatan yang kuat.

kelebihan-kekurangan-atap-sirap.jpg

Berikut ini kelebihan-kelebihan atap sirap, antara lain :

  1. Atap sirap memiliki bobot yang cukup ringan dibandingkan dengan jenis-jenis atap pada umumnya.
  2. Atap sirap mampu menangkal sinar matahari dengan baik sehingga rumah yang dipasangi atap ini akan terasa sejuk dan tidak panas.
  3. Atap sirap yang terbuat dari kayu ulin memiliki daya tahan yang sangat bagus, bahkan usianya bisa mencapai puluhan tahun.
  4. Atap sirap akan menciptakan rumah yang mempunyai desain alami dan kesan natural yang kuat sekali.
  5. Atap sirap dapat meredam suara dengan baik sehingga suasana di dalamnya akan terasa damai dan tenang, apalagi ketika sedang turun hujan.
  6. Atap sirap merupakan atap yang tahan terhadap gempa karena susunan materialnya terpasang kuat sehingga tahan dari guncangan atau gesekan.
  7. Atap sirap adalah salah satu atap yang unik dan memiliki daya tarik yang begitu kuat, bagus sekali diaplikasikan pada bangunan-bangunan penginapan.

Sementara itu, kekurangan-kekurangan dari atap sirap di antaranya :

  1. Proses pemasangan atap sirap terbilang sulit dan membutuhkan tingkat keahlian yang sangat tinggi.
  2. Biaya pemasangan yang harus dikeluarkan, baik untuk pengadaan material maupun tenaga kerja pun tergolong mahal.
  3. Apabila proses pengeringan kayu sebagai bahan baku atap sirap belum sempurna, akibatnya kayu-kayu yang sudah terpasang ini akan melendut sehingga mengalami perubahan bentuk dan ukuran.
  4. Atap sirap wajib dipasang secara baik dan benar. Kesalahan sedikit saja akan menimbulkan masalah yang besar, terutama pada kebocoran atap tersebut.

Apakah ada yang lain lagi?