5 Kelebihan dan 2 Kekurangan Semen Instan (Mortar)

Apakah kelebihan dan kekurangan dari semen instan? Pada dasarnya, semen instan (mortar) adalah material buatan yang terbuat dari campuran antara semen, pasir, zat aditif, dan filler dengan komposisi tertentu. Perbandingan antara jumlah bahan-bahan pembentuk semen instan ini biasanya disesuaikan dengan tipe pekerjaan yang diperuntukannya. Contohnya semen instan untuk pasangan bata ringan menggunakan agregat yang lebih halus daripada plesteran.

Semen instan dapat digunakan untuk membantu pekerjaan dalam pasangan batu bata, pasangan keramik, pasangan granit, pengecoran, plesteran, sampai pengacian. Tidak hanya untuk mendirikan suatu bangunan, material ini pun bisa diandalkan untuk merenovasi bangunan terutama ketika Anda ingin memperbaiki suatu struktur yang mengalami kerusakan. Pemakaian semen instan ini dinilai lebih praktis ketimbang menggunakan semen biasa.

kelebihan-kekurangan-semen-instan.jpg

Ada beberapa zat aditif yang sengaja ditambahkan ke dalam adonan pembentuk semen intan. Biasanya zat-zat aditif tersebut mempunyai sifat antara lain tahan terhadap getaran, keretakan, tekanan, dan rembesan air. Sejumlah produsen mortar juga kerap menambahkan abu vulkanik untuk meningkatkan kekerasannya di dalam air, gerabah halus atau terakota, aluminium oksida, silikon dioksida, dan bahan-bahan kimia lainnya. Dengan menambahkan bahan-bahan kimia tadi, semen instan mempunyai karakteristik yang berbeda daripada semen konvensional.

Nah, berikut ini kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh semen instan, antara lain :

  1. Mudah dan Praktis Digunakan

Mortar sering disebut sebagai semen instan karena kemudahan dan kepraktisan dalam penggunaannya. Anda sama sekali tidak membutuhkan pasir untuk membuat adukan semen. Cukup tuangkan saja air dalam jumlah tertentu ke dalam ember yang telah berisi mortar, lalu aduk supaya tercampur rata. Kini adukan semen pun langsung siap untuk digunakan.

  1. Menghemat Waktu dan Biaya

Walaupun secara kasar harga 1 sak semen instan lebih mahal dibandingkan dengan harga 1 sak semen biasa, tetapi karena pemakaiannya yang lebih efisien membuat Anda bisa menghemat anggaran pembangunan, khususnya dalam mempersingkat waktu pengerjaannya. Jika Anda menggunakan semen instan, Anda pun tidak perlu membeli pasir lagi karena di dalam campuran semen instan tersebut sudah terkandung pasir silika yang memiliki kualitas bagus.

  1. Daya Rekat Lebih Baik

Semen instan juga mempunyai kemampuan merekatkan diri yang lebih baik ketimbang semen biasa. Hal ini tidak terlepas dari terjaganya mutu produk tersebut oleh tenaga yang ahli. Komposisi bahan penyusun semen instan sudah dipertimbangkan dengan matang dan sesuai standar yang berlaku. Sedangkan pembuatan adukan semen memakai semen biasa kadang-kadang memiliki takaran yang tidak sesuai dan tidak homogen.

  1. Kualitas dan Konsistensi Terjamin

Proses pembuatan semen instan di pabrik melewati serangkaian tahap yang memiliki tingkat pengawasan yang tinggi. Bahan baku yang dipakai benar-benar dipilih dari material yang mempunyai mutu terbaik. Pun dalam pembuatannya dilakukan oleh mesin yang modern sehingga terbentuk campuran yang homogen dan sesuai perencanaan. Hal ini lantas membuat kualitas semen instan sangat terjamin. Begitu pula dengan tingkat konsistensinya, antara suatu kemasan mortar dengan kemasan yang lain memiliki mutu yang sama persis.

  1. Gampang Disimpan dan Rapi

Semua produk semen instan telah dikemas dalam suatu sak yang sama. Dengan begini, Anda pun dapat menyimpannya lebih gampang. Masing-masing sak semen instan tersebut cukup diletakkan di atas suatu alas supaya tidak tersentuh langsung oleh tanah. Lakukan penumpukan secara wajar agar tidak menurunkan kualitas semen instan selam di gudang penyimpanan.

Sementara itu, kekurangan-kekurangan yang dimiliki oleh semen instan yaitu :

  1. Harganya Lebih Mahal

Seperti sudah menjadi sebuah aturan yang baku di pasar bahwa suatu produk yang mempunyai kualitas lebih tinggi tentu dihargai lebih mahal dibandingkan dengan produk sejenis lainnya. Sama halnya pula dengan mortar. Rata-rata harga 1 sak semen instan lebih mahal daripada harga 1 sak semen. Bahkan selisih dari kedua produk semen ini bisa mencapai Rp10-20 ribu. Anda tinggal mengalikan saja berapa sak semen instan yang dibutuhkan untuk mengetahui perbedaan anggaran dari keduanya.

  1. Distribusinya Kurang Merata

Di daerah-daerah perkotaan, Anda dapat menemukan produk semen instan dengan sangat mudah. Berbeda halnya di daerah-daerah pedesaan, jarang sekali toko bangunan yang menjual produk semen yang satu ini. Alasannya karena harga semen instan lebih mahal dan tidak banyak orang yang sudah mengetahui  tentang mortar. Imbasnya mereka yang tertarik menggunakan semen instan akan kesulitan mencarinya.