Material
Jan4

4 Tips Memilih Lantai Granit untuk Rumah

Apakah Anda ingin memilih lantai granit untuk rumah pribadi? Dikenal sebagai bahan bangunan untuk menutupi lantai, granit tergolong dari batuan intrusif, felsik, atau igneus. Secara alami, granit mempunyai karakteristik dasar yaitu keras dan kuat. Perlu diketahui, granit memiliki kepadatan rata-rata sebesar 2,75 gram/cm3 dengan jangkauan sekitar 1,74-2,80.

Pada dasarnya, granit terbentuk dari cairan magma yang membeku dalam waktu yang lebih lama daripada biasanya. Peristiwa ini mengakibatkan susunan material yang ada di dalam batu granit menjadi lebih besar dan renggang. Hal ini pula yang menyebabkan penampilan batu granit terkait pola dan warnanya terlihat lebih spesifik jika dibandingkan jenis batu alam yang lain.

Dibandingkan dengan lantai keramik, lantai granit biasanya dibanderol dengan harga yang lebih mahal. Hal ini bukanlah tanpa alasan karena lantai granit mempunyai kelebihan-kelebihan tersendiri. Di antaranya yaitu strukturnya lebih kuat, motifnya terbentuk secara alami, memiliki daya tahan yang lebih baik, aman terhadap goresan, dan kilauannya lebih terjaga. Rendahnya tingkat produksi lantai granit sedangkan permintaannya cukup tinggi juga turut andil dalam mengerek harga tersebut.

tips-memilih-lantai-granit.jpg

Biar tidak keliru dalam membelinya, pelajari cara pemilihan lantai granit di bawah ini :

  1. Beli di Toko Bangunan yang Tepercaya

Seperti kita tahu, granit merupakan lantai yang berkualitas premium. Oleh karena itu, pemilihannya harus dilakukan dengan benar agar tidak tertipu. Sebelum membeli, hendaknya Anda mencari tahu terlebih dahulu seperi apakah sifat-sifat yang dimiliki oleh granit. Disarankan pula untuk membelinya di toko bangunan yang tepercaya sehingga Anda bisa mendapatkan rekomendasi yang bagus. Cari tahu pula merek lantai granit yang terkenal berikut kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya.

  1. Tentukan Desain yang Ingin Dibuat

Hampir semua desain rumah bisa diciptakan menggunakan lantai granit. Misalnya rumah yang bergaya minimalis dapat dibuat dengan memasang lantai berwarna putih sampai kebiru-biruan. Begitu pula dengan rumah yang memiliki konsep elegan, Anda bisa memanfaatkan lantai granit yang berwarna kecokelat-cokelatan sebagai penutup lantai. Barulah kemudian Anda dapat menentukan corak apa yang sesuai dengan konsep desain tersebut.

  1. Usahakan Penampilannya Seragam

Lantai granit terbentuk dari proses alami tanpa campur tangan manusia. Pabrik hanya akan memberikan finishing terhadap bahan baku berupa bongkahan batu granit seperi memotong dan memoles. Jadi jumlah lantai granit dengan spesifikasi tertentu sangat terbatas. Lantai ini rawan sekali memiliki perbedaan dalam warna dan coraknya. Usahakan ketika Anda ingin memasang lantai granit di suatu ruangan, material lantai yang dipakai mempunyai rupa yang seragam. Perbedaan sedikit saja pada warna dan corak lantai tersebut dapat menimbulkan kesan belang-belang.

  1. Asal Muasal Lantai Granit

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil lantai granit terbaik di dunia. Ada banyak sekali daerah-daerah di Nusantara yang menjadi sumber batu granit. Di antaranya seperti Tulungagung, Karimun, Kupang, dan Papua. Tahukah Anda, daerah asal batu granit juga dapat mempengaruhi harganya karena ditambah dengan ongkos kirim. Lebih baik belilah lantai granit yang berasal dari daerah sekitar Anda. Sebagai contoh, bila Anda tinggal di Surabaya, maka belilah lantai granit dari pabrik di Tulungagung.