14 Kelebihan dan Kekurangan Kayu Jati Belanda serta Ciri-cirinya

Apakah kayu jati belanda itu? Kayu jati belanda adalah sebutan untuk kayu pinus. Dinamakan sebagai kayu jati belanda karena kayu pinus mempunyai serat yang sangat indah. Kurang lebih seratnya mirip seperti kayu jati. Sedangkan istilah Belanda disandangkan sebab kayu ini umumnya merupakan produk impor dari luar negeri. Perlu Anda ketahui, orang zaman dahulu memiliki kebiasaan menyebut semua barang impor sebagai barang buatan Belanda. Meskipun sebenarnya sih tidak selalu dari Belanda.

Pohon pinus tumbuh di seluruh belahan dunia. Bahkan di Indonesia pun pohon pinus ini tumbuh subur, terutama di daerah pesisir. Lantas mengapa kita mesti mengimpor kayu pinus kalau persediaan di dalam negeri saja sudah ada? Sebab kayu pinus dari dalam negeri memiliki karakteristik yang berbeda daripada kayu pinus impor. Sayangnya kualitas kayu pinus dari negeri kita ini lebih rendah. Tekstur kayu tersebut sangat keras, seratnya padat, dan banyak mengandung minyak alami yang menyulitkannya pada tahap pengolahan. Sehingga para pengrajin lebih suka memakai kayu pinus impor.

kelebihan-kekurangan-kayu-jati-belanda.jpg

Kayu jati belanda alias kayu pinus sendiri mempunyai ciri-ciri tertentu yang membedakannya dari jenis-jenis kayu yang lain. Kayu ini memiliki warna yang terang dengan gradasi antara warna putih sampai warna krem. Kadang-kadang kayu jati belanda juga berwarna kekuning-kuningan. Berkat warnanya yang cerah tersebut, kayu ini cukup mudah diwarnai menggunakan warna apapun. Namun biasanya kayu jati belanda diberi bahan finishing yang transparan untuk membuat warna alaminya tetap kelihatan dengan alur serat yang semakin menonjol.

KELEBIHAN

Kelebihan-kelebihan kayu jati belanda antara lain :

Harganya Sangat Terjangkau

Walaupun ada embel-embel kata jatinya, namun kenyataannya harga kayu jati belanda tidak semahal kayu jati asli. Kayu ini mempunyai harga yang cukup murah. Bahkan selisih harganya bisa mencapai 3 kali lipat lebih murah daripada kayu jati. Harga kayu jati belanda bisa lebih murah karena stocknya yang melimpah dan tingkat permintaannya tidak setinggi kayu jati. Diketahui pohon pinus sebagai penghasil kayu jati belanda mampu tumbuh sepanjang tahun dengan tingkat pertumbuhan yang relatif cepat.

Memiliki Serat yang Indah

Salah satu alasan mengapa kayu pinus dinamakan sebagai kayu jati belanda yaitu kayu ini mempunyai serat yang indah sekali. Seratnya tampak menonjol dengan alur yang kelihatan jelas sekali. Sehingga kayu ini memiliki tampilan desain khas natural yang begitu indah. Kurang lebih keindahan seratnya menyerupai kayu jati. Karena serat kayunya yang indah inilah, para pengrajin terpincut untuk menggunakan kayu jati belanda serta mengolahnya menjadi produk furniture yang bergaya alami.

Warnanya Cerah dan Terang

Kayu jati belanda mempunyai warna natural yaitu cerah. Warna penampang kayunya nampak begitu terang. Kecerahan warnanya ini pula yang membuat serat kayu pinus terlihat menonjol. Berkat warna permukaannya yang cerah, kayu ini cocok dikombinasikan dengan berbagai warna cat dinding atau wallpaper dinding. Kayu ini juga lebih gampang diberi finishing menggunakan warna yang sesuai kita inginkan. Mau tampilan clear atau colorfull, semuanya bisa!

Cukup Tahan dari Serangga

Berdasarkan tingkat keawetannya, kayu jati belanda terbilang memiliki daya tahan yang cukup baik. Terutama ketahanan kayu ini dari serangga-serangga yang dapat mengganggu seperti rayap, kutu bubuk, dan kumbang kayu. Kayu pinus secara alami mengandung getah yang mampu menguatkan kayu ini secara bertahap serta bersifat racun bagi serangga. Dengan kandungan getah ini, banyak serangga yang lantas enggan menggerogotinya.

Mempunyai Bobot Ringan

Kayu jati belanda mempunyai bobot yang cukup ringan. Setidaknya bobot kayu ini jauh lebih ringan daripada berat rata-rata kayu jati asli. Dengan bobotnya yang ringan ini, kita bisa menjinjingnya dengan mudah. Pertimbangkan untuk memakai kayu ini kalau Anda sering memindahkan furniture di ruangan. Selain itu, kayu jati belanda juga tidak membebani tempat yang didudukinya. Bahkan kebanyakan produk rak dinding dibuat menggunakan bahan dasar dari kayu jati belanda ini.

ciri-ciri-kayu-jati-belanda.jpg

Tahan Terhadap Guncangan

Kelebihan lainnya dari kayu jati belanda yaitu mempunyai ketahanan yang baik terhadap guncangan. Kayu ini memiliki tingkat elastisitas yang tinggi. Sehingga ketika terjadai guncangan akibat gempa, risiko kerusakannya sangat minim. Dengan ketahanan yang tinggi terhadap guncangan ini pula, produk-produk yang terbuat dari kayu jati belanda boleh dipindah-pindahkan dalam tempo yang relatif sering. Anda bisa mengatur peletakan perabotan ini sesuka hati.

Tampilannya Begitu Khas

Warnanya yang cerah dengan serat kayu yang nampak jelas membuat penampilan kayu jati belanda begitu khas. Kayu ini umumnya langsung dapat dikenali dari penampilan luarnya. Kebanyakan produk dari bahan kayu jati belanda sengaja dibuat dengan tampilan natural klasik. Hal ini didukung oleh warna dan serat kayu ini. Dengan mengaplikasikan finishing yang transparan, warna dan serat kayu ini bakal terlihat semakin jelas dan indah.

Bersifat Ramah Lingkungan

Penggunaan kayu pinus sama sekali tidak merusak lingkungan hayati mengingat pertumbuhan pohon pinus yang terbilang cepat sekali. Pohon ini akan terus-menerus tumbuh tanpa mengenal musim. Tak butuh waktu lama bagi sebuah pohon pinus untuk bisa dipanen dan diambil kayunya. Dengan tingkat pertumbuhannya yang terbilang cepat inilah, kayu pinus alias kayu jati belanda bersifat ramah lingkungan. Kayu ini cepat diperbaharui dan tidak memiliki efek buruk bagi lingkungan.

KEKURANGAN

Sementara itu, kekurangan-kekurangan kayu jati belanda di antaranya :

  1. Kayu jati belanda mempunyai struktur yang tidak terlalu kuat. Kayu ini tergolong ke dalam kelompok kayu yang lunak.
  2. Proses pengeringan kayu pinus membutuhkan waktu yang lebih lama karena mengandung getah alami yang cukup banyak. Pengeringan kayu yang tidak sempurna akan menyebabkan kayu ini cepat rusak.
  3. Warnanya yang cerah membuat tampilan kayu jati belanda terkesan klasik, etnik, dan tradisional. Kayu ini cukup sulit dibuat menjadi modern.
  4. Anda harus merawat perabotan berbahan dasar kayu jati belanda dengan lebih rutin supaya kondisinya awet dan tak mudah rusak.
  5. Strukturnya yang tidak terlalu kuat mengakibatkan permukaan kayu jati belanda gampang tergores. Anda harus berhati-hati dengan sisi terluar ini.
  6. Kandungan getah yang banyak di kayu pinus di sisi lain juga menimbulkan kerugian tersendiri. Yakni proses pengeringan kayu ini membutuhkan waktu yang lama. Kayu ini juga mempunyai risiko besar akan melengkung, memuai, atau menyusut.