Panduan Lengkap : Cara Bersihkan Rumah Setelah Kebanjiran

Musim penghujan telah tiba. Walaupun hujan sebenarnya merupakan sebuah berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, hujan ini bisa mendatangkan sebuah bencana. Salah satunya yaitu banjir. Banjir terjadi manakala air hujan tak dapat mengalir sebagaimana mestinya. Air ini terkumpul di suatu titik yang menyebabkan genangan di suatu daerah. Dikatakan banjir kalau genangan airnya sudah mencapai level tertentu yang mengakibatkan kehidupan manusia terganggu.

Pada umumnya, banjir terjadi di tempat-tempat yang tidak dilengkapi dengan saluran air yang memadai. Misalnya yaitu daerah yang memiliki saluran air yang tertutup, penuh dengan kotoran, saluran air yang lebih tinggi daripada daratan, atau justru tidak dilengkapi saluran air sama sekali. Akibatnya air pun tidak bisa mengalir ke tempat lain yang lokasinya lebih rendah. Air ini terjebak di tengah-tengah daratan. Hal ini membuat timbulnya banjir yang cukup besar hingga dapat merendam rumah-rumah penduduk.

Apabila rumah Anda menjadi korban kebanjiran, Anda bisa membersihkannya dengan mudah mengikuti langkah-langkah di bawah ini!

Cek Dulu Kondisi Rumah dan Pastikan Aman

Anda harus memeriksa kondisi fisik bangunan terlebih dahulu sebelum benar-benar memasuki rumah. Sebab banjir yang merendam rumah tersebut mungkin saja menyebabkan strukturnya menjadi lemah dan keropos. Air bisa melemahkan konstruksi bangunan. Oleh sebab itu, Anda mesti waspada terhadap kemungkinan rumah Anda tiba-tiba rubuh. Anda harus mengecek dahulu kondisi dinding bagian luarnya, apakah ada keretakan atau tidak. Kalau misalnya ada, seberapa parahkan keretakan tadi? Kemudian cek juga tiang-tiang penyangga rumah.

Setelah selesai memeriksa keadaan bangunan rumah bagian luar, Anda bisa berlanjut dengan mengecek kondisi interior rumah. Pastikan pintu masih dapat berfungsi dengan baik. Karena tak jarang pintu yang terendam banjir menjadi macet atau rusak sehingga sulit dibuka. Akibatnya pintu pun terpaksa dibobol. Saat memasuki rumah, hati-hati terhadap kemungkinan plafon yang dapat jatuh kapan saja. Plafon ini memang material yang paling tidak tahan terhadap air sehingga Anda mesti mewaspadainya. Periksa isi rumah Anda dengan cermat untuk menilai bagian-bagian yang harus diperbaiki nanti.

Listrik dan Gas Mesti Dipadamkan Dahulu Ya!

Tugas berikutnya yang mesti Anda kerjakan adalah mematikan listrik rumah. Biasanya sih dalam kasus bencana besar yang terjadi seperti banjir ini, PLN akan segera memadamkan listrik dari rumah-rumah penduduk yang terdampak banjir. Listrik memang sangat berbahaya apabila terkena air karena dapat menyebabkan konsleting listrik yang bisa menimbulkan berbagai masalah turunannya. Bisa kita lihat dari berbagai berita bahwa banyak sekali kasus orang-orang yang tersengat listrik ketika melintasi area yang tergenangi air ini.

Jadi usahakan Anda segera memadamkan listrik di rumah, meskipun sebenarnya dari pusatnya, PLN juga sudah mematikannya. Tapi Anda tetap harus mematikan listrik yang ada di meteran dengan mengubah sakelarnya ke posisi off. Nantinya Anda bisa menyalakan listrik ini lagi kalau kondisi rumah sudah benar-benar siap dialiri listrik. Selain listrik, Anda juga mesti melepaskan tabung gas dari regulatornya. Gas ini juga sama berbahayanya dengan listrik. Tabung gas ini lantas bisa diletakkan di rumah. Untuk sementara waktu, jangan menyalakan api dahulu ya.

Utamakan Mengamankan Perangkat Elektronik

Pekerjaan selanjutnya yaitu mengamankan perangkat elektronik yang mungkin sudah terendam air saat bencan banjir terjadi. Namun Anda jangan bersedih dahulu. Meskipun peralatan elektronik ini sudah pernah terendam air, masih ada kemungkinan alat-alat ini dapat berfungsi normal seperti sedia kala. Silakan Anda cabut kabelnya dari stop kontak, lalu bersihkan kotoran yang menempel memakai kain yang lembab. Kemudian Anda bisa melepaskan casing bagian belakangnya. Lantas peralatan elektronik ini bisa dijemur sampai benar-benar kering. Mungkin Anda mesti menjemurnya selama 3-5 hari sebelum perangkat ini bisa dinyalakan kembali.

Berikan Perhatian Lebih Pada Kulkas dan Isinya

Khusus untuk kulkas, Anda harus memberikan perhatian tersendiri. Karena kulkas ini berisi berbagai bahan makanan yang sedianya Anda simpan untuk bekal hidup di kemudian hari, tetapi malah terendam air. Beberapa bahan makanan yang tersimpan di dalamnya mungkin masih layak makan. Lepaskan kabel powernya terlebih dahulu, lalu buka pintunya. Keluarkan semua bahan makanan dari dalam kulkas. Cek kondisinya satu per satu dengan teliti.

Makanan matang yang Anda simpan di dalam mangkuk mungkin sudah tidak dapat dimakan lagi karena telah tercemar oleh air banjir. Anda bisa mengumpulkan seluruh isinya ke dalam plastik kresek supaya lebih mudah dibuang nanti. Sedangkan mangkuknya bisa diletakkan di kithen sink terlebih dahulu. Lalu berlanjut memeriksa sayuran dan buah-buahan. Pisahkan antara bagian sayuran/buah yang masih bisa dimasak dengan bagian yang sudah membusuk. Kemudian cucilah di air bersih dan tiriskan.

Pekerjaan selanjutnya yaitu memeriksa kondisi daging-dagingan, seafood, dan makanan beku yang Anda simpan di dalam freezer. Beruntung sekali jika kondisi freezer saat terjadi banjir masih penuh sesak oleh bahan makanan dan es. Sebab bahan makanan di dalamnya mampu bertahan hingga mencapai 48 jam. Tetapi kalau freezer hanya berisi makanan kurang dari separuh volumenya, daya simpannya menjadi kurang dari 24 jam. Anda harus memisahkan antara bahan makanan yang masih layak makanan serta bahan yang sudah membusuk.

Furniture Sebaiknya Dijemur di Luar Rumah

Tidak hanya perangkat elektronik saja, furniture yang terendam air pun bisa mengalami kerusakan yang parah loh. Khususnya furniture yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti kayu, bambu, rotan, atau eceng gondok sangat tidak tahan terhadap air. Hendaknya Anda lekas membersihkan seluruh bagian furniture tersebut dari kotoran yang menempel. Anda bisa mengelapnya dengan kain yang lembut, lalu semprotkan cairan desinfektan secukupnya. Setelah itu, jemurlah furniture-furniture ini di luar rumah agar terkena pancaran sinar matahari secara langsung.

Khusus untuk sofa, biasanya bagian busanya menjadi keras, padat, dan rusak akibat terendam air terlalu lama. Menjemurnya saja mungkin tidak mampu mengatasi masalah tersebut. Anda mesti membawanya ke tukang permak sofa untuk mengganti busanya. Sementara untuk kasur dapat disesuaikan dengan bahan pengisinya. Kasur kapuk pasti akan rusak setelah terendam air. Kapuk-kapuk di dalamnya menjadi mati akibat terendam air sehingga terasa keras saat ditiduri. Sedangkan kasur springbed dan kasur busa bisa Anda jemur beberapa hari di tempat yang terbuka.

Bersihkan Dinding, Lalu Berlanjut ke Lantai

Kini keadaan interior rumah Anda sudah lapang karena sebagian besar perabotan di dalamnya telah dijemur di luar. Jadi sekarang lah waktunya untuk membersihkan interior rumah tersebut. Anda bisa memulainya dengan membersihkan bagian dindingnya terlebih dahulu. Lepaskan semua hiasan dinding yang terpasang di sini kemudian siramkan air sabun ke permukaannya. Lantas Anda bisa menyikatinya memakai sikat yang berbulu lembut untuk menghilangkan kotoran yang menempel di permukaannya. Sikatilah dengan hati-hati supaya tidak merusak lapisan cat dinding. Terakhir, Anda tinggal membilasnya memakai air bersih.

Pekerjaan selanjutnya yaitu mengepel permukaan lantai. Anda bisa mulai mengepelnya dari kamar tidur terlebih dahulu. Lakukan pengepelan lantai seperti biasanya saja. Tetapi berhubung kali ini kotorannya sangat tebal, Anda mungkin harus mengepelnya beberapa kali supaya kondisi lantai tersebut menjadi bersih. Sekadar tips nih, sebaiknya Anda mengepel lantai ini memakai kain lap yang langsung digenggam tangan karena lebih cepat menghilangkan kotoran daripada memakai alat pel. Biar aroma rumah wangi, pada pengepelan tahap terakhir, Anda bisa menggunakan cairan sabun pel yang beraroma cemara atau lemon untuk membuat rumah beraroma harum.

Peralatan Makan dan Pakaian Dibersihkan Akhir

Berhubung Anda masih tidak bisa menyalakan listrik untuk sementara waktu, Anda harus membersihkan peralatan makan dan pakaian yang kotor akibat banjir secara manual. Anda dapat meminta bantuan dari para penghuni rumah yang lainnya untuk menyelesaikan tugas ini. Mulailah dengan mencuci peralatan makan yang kotor terlebih dahulu. Setelah beres semuanya, Anda bisa melanjutkan dengan mencuci semua pakaian yang terkena air banjir. Jangan lupa dijemur ya.

Lalu untuk mengobati rasa capai Anda sekeluarga, Anda bisa mengajak seluruh penghuni rumah untuk makan-makan di luar. Pasti semuanya merasa senang dan gembira.