Cara Plester Lantai agar Rata

Anda bisa mendesain rumah yang Anda miliki dengan konsep suka-suka sendiri. Termasuk soal pemilihan lantainya pun terserah karena Anda yang menentukannya. Kalau Anda ingin tampil berbeda, cobalah menggunakan lantai semen. Beberapa orang juga kerap menyebut lantai ini sebagai lantai beton atau lantai plester. Lantai semen adalah lantai yang sangat tepat untuk menghadirkan kesan industrialis dan minimalis di dalam rumah tanpa biaya yang mahal.

Proses pembuatan lantai plester pada dasarnya sama seperti proses yang perlu Anda lakukan untuk memplester dinding. Kita di sini memakai campuran pasir dan semen yang ditambah dengan air secukupnya. Pasir yang digunakan harus diayak terlebih dahulu supaya bersih dari kerikil. Kemudian pasir ini dicampur dengan semen memakai perbandingan sesuai saran penggunaan yang tertera di wadah kemasan semen untuk pembuatan adukan plester.

Bagi tukang bangunan yang sudah terbiasa memplester dinding, pekerjaan membuat lantai plester ini sebenarnya merupakan perkara yang mudah sekali dilakukan. Namun Anda juga bisa asalkan mau belajar dengan sungguh-sungguh. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam membuat lantai plester. Salah satunya adalah tingkat kerataan permukaan lantai tersebut. Setiap lantai harus dibuat dengan permukaan yang benar-benar rata.

Di bawah ini langkah-langkah dalam membuat lantai plester agar permukaannya rata.

Alat dan bahan :

  • Semen
  • Pasir
  • Air
  • Benang nilon
  • Selang ukur
  • Waterpas
  • Penggaris kayu
  • Cetok

Langkah-langkah :

  1. Ruangan yang akan dibuat lantai plester di dalamnya harus disiapkan terlebih dahulu. Singkirkan benda-benda yang dapat mengganggu jalannya pekerjaan.
  2. Bersihkan permukaan tanah dari sampah, kotoran, dan kerikil. Lalu buatlah tanah tersebut mempunyai permukaan yang rata.
  3. Kini waktunya melakukan pengukuran tingkat kerataan tanah menggunakan selang air. Anda bisa menandai titik-titik batas ketinggian di mana lantai plester akan dibuat.
  4. Pasang benang nilon di titik pertama, kemudian tarik lagi ke titik kedua. Benang inilah yang nantinya akan membantu kita membuat lantai dengan permukaan yang rata.
  5. Campurkan semen dan pasir dengan perbandingan yang tepat. Aduk sampai tercampur rata. Tambahkan air secukupnya, lalu aduk sekali lagi.
  6. Terapkan adukan beton di permukaan tanah di bawah benang nilon. Aplikasikan adukan ini dari titik pertama ke titik kedua agar membentang segaris ke dinding yang berlawanan.
  7. Ratakan adukan beton tersebut ke depan dan belakang. Pastikan permukaannya sudah rata dengan benang nilon di atasnya.
  8. Pasang benang nilon lagi untuk membantu proses pengerjaan pembuatan lantai ini pada jarak 1 m di samping benang pertama.
  9. Aplikasikan juga adukan beton di bawah benang kedua sebagaimana langkah-langkah di atas. Pastikan permukaannya rata.
  10. Kini sudah terbentuk dua garis beton di dalam ruangan. Tuangkan adukan beton lagi di tengah-tengah kedua garis tersebut. Lalu ratakan memakai penggaris kayu.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, sekarang sudah terbentuk lantai plester selebar 1 m2 di dalam ruangan. Setelah itu, Anda tinggal meneruskan lagi pekerjaan tersebut supaya seluruh permukaan tanah di dalam ruangan tadi tertutupi oleh adukan beton secara merata. Langkah berikutnya ialah Anda tinggal menunggu sampai kondisi adukan beton ini benar-benar mengering. Barulah kemudian lakukan proses pengacian untuk menghaluskan permukaannya. Kini lantai plester buatan Anda pun sudah selesai.