Cara Membuat Kitchen Set Sendiri

Kitchen set dapat diartikan sebagai lemari khusus untuk menyimpan semua peralatan dapur. Gelas, cangkir, piring, mangkuk, baskom, wajan, panci, sendok, dan garpu semuanya diletakkan di kitchen set supaya tertata rapi, mudah ditemukan, dan suasana di dapur pun menjadi rapi. Kitchen set merupakan furniture yang wajib ada di dapur yang mengusung desain modern. Hal ini membuat dapur menjadi bersih sesuai konsep modernitas.

Setiap produk kitchen set dibanderol dengan harga yang berkisar antara Rp 20-25 juta. Harga ini tentu untuk produk dengan kualitas yang premium. Anda mungkin tertarik untuk membuka usaha pembuatan kitchen set sendiri? Prosesnya dimulai dengan pembuatan desain kitchen set menggunakan software komputer terlebih dahulu. Buatlah desain dengan memperhatikan komposisi  penempatan zona aktivitas dan desain dapur yang diusung.

Zona aktivitas mencakup fasilitas penyimpanan, fasilitas pencucian, dan fasilitas kerja. Fasilitas untuk keperluan penyimpanan meliputi kabinet dan lemari es. Fasilitas pencucian meliputi bak cuci piring (kitchen sink). Serta fasilitas kerja yang meliputi kompor, oven, microwave, island, dan top table. Setelah Anda berhasil membuat desain kitchen set, proses selanjutnya yaitu merealisasikannya ke wujud nyata sesuai spesifikasi bahan yang telah dipilih.

Bahan Dasar

Kayu paling banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan kitchen set. Saat ini ada banyak ragam kayu yang beredar di pasaran. Namun secara garis besar, ada dua jenis kayu yaitu kayu asli dan kayu buatan. Kayu asli ialah kayu solid atau kayu utuh. Sedangkan kayu buatan dibuat dari partikel-partikel kayu. Contohnya seperti tripleks, plywood, MDF, particle board, dan block board.

Kayu solid menggunakan bahan baku kayu utuh. Kayu ini lebih kuat dan kokoh daripada kayu olahan. Beberapa jenis kayu solid yang biasa digunakan antara lain kayu jati, kayu sungkai, dan kayu nyatoh. Selain strukturnya kokoh, kayu jati memiliki urat alami yang sangat indah. Tapi harga kayu jati saat ini mahal sekali. Sebagai gantinya dipilih kayu sungkai dan kayu nyatoh yang dibanderol lebih murah.

Cara menghitung harga kayu solid yaitu kubikasi/volume (m3) = panjang (p) x lebar (l) x tinggi (t)

Sedangkan untuk contoh kayu olahan antara lain :

  1. Plywood
  2. Teakblock
  3. Blockboard
  4. MDF (Medium Density Fiberboard)
  5. Particle board

Kabinet

Kabinet merupakan bagian dari kitchen set yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan. Semua barang yang ada di dapur dimasukkan ke dalam kabinet supaya dapur menjadi bersih dan rapi. Kabinet umumnya dibuat dari kayu solid atau kayu olahan. Ada dua bagian kabinet yaitu kabinet atas untuk menyimpan barang-barang kecil serta kabinet bawah untuk menyimpan peralatan dapur yang sering digunakan dan barang-barang yang ukurannya besar.

Finishing

Finishing bertujuan untuk membuat tampilan kitchen set menjadi lebih indah serta melindungi permukaannya. Berdasarkan warna yang dihasilkan, ada dua jenis bahan finishing kayu yaitu finishing transparan dan finishing non transparan. Contoh-contoh bahan finishing transparan di antaranya pelitur, NC (Nitro Cellulose), Melamic, PU (Polyurethane), dan Waterbased Lacquer. Sedangkan contoh finishing non transparan yakni cat duco, laminate, veneer, HPL (High Pressure Laminate), PVC (Poly Vinyl Carbonate), Decosheet, aluminium, dan stainless steel.

Top Table

Top table merupakan bagian dari kitchen set yang berfungsi sebagai meja kerja. Di sini kita bisa memotong bahan-bahan makanan sebelum dimasak. Beberapa material yang bisa digunakan untuk membuat top table yaitu :

  • Granit
  • Marmer
  • Solid surface/formatop
  • Keramik
  • Cor beton

Backsplash

Backsplash adalah bagian dinding yang terletak di antara kabinet atas dan kabinet bawah. Sebaiknya area ini dibuat menggunakan material yang tahan terhadap panas dan uap air. Contoh material yang cocok digunakan untuk membuat backsplash misalnya :

  • Keramik
  • Ubin mozaik
  • Kaca
  • Mika
  • Cermin
  • Batu alam
  • Stainless steel

Kitchen Sink

Tempat untuk mencuci bahan-bahan makanan serta peralatan dapur disebut kitchen sink. Kitchen sink mempunyai 1-2 lubang sebagai saluran pembuangan air. Produk kitchen sink bisa Anda dapatkan di toko bangunan terdekat. Pilihlah model dan ukuran yang sesuai dengan desain kitchen set. Anda bisa menggunakan kitchen sink yang terbuat dari chrome, stainless steel, solid surface, atau kayu. Tapi kebanyakan orang memilih bahan stainless steel karena bersifat anti air, tahan karat, dan perawatannya mudah.

Hob

Hob adalah sebutan lain untuk kompor. Inilah alat utama yang harus ada di dalam kitchen set. Kompor berguna sebagai alat pemanas untuk mematangkan bahan-bahan makanan. Ada dua jenis kompor yang tersedia di pasaran. Pertama yaitu kompor tanam (build in hob). Sedangkan kedua ialah kompor yang berdiri sendiri (free standing cooker). Rata-rata harga kompor tanam lebih mahal daripada kompor yang berdiri sendiri. Anda bisa membeli kedua jenis kompor ini di www.alatperabotan.com dengan harga yang miring.

Cooker Hood

Cooker hood dapat diartikan sebagai alat yang berfungsi untuk menghisap asap dan uap air yang muncul selama proses memasak berlangsung. Alat ini begitu penting terutama apabila Anda tinggal di apartemen dan rumah susun. Dengan adanya alat ini, udara di dalam dapur akan senantiasa bersih serta bebas dari asap dan uap air yang panas. Berdasarkan modelnya, cooker hood tersedia dalam lima jenis antara lain slim line, sliding, chimney, island, dan country.