Cara Memasang Kitchen Sink dengan Benar

Desain dapur dengan nuansa modern harus dilengkapi dengan berbagai peralatan dapur yang modern pula. Kabinet tentu menjadi furniture yang wajib ada di dapur modern. Selain itu, ada juga bak cuci piring (kitchen sink). Kitchen sink sangat penting keberadaannya. Sebenarnya bukan hanya sebagai tempat mencuci piring belaka, tapi kitchen sink juga dapat dipakai untuk mencuci bahan-bahan makanan yang akan dimasak supaya bersih.

Kitchen sink merupakan bak khusus untuk menampung air cucian di dapur. Biasanya perangkat ini dipasang menyatu dengan meja dapur. Namun posisinya harus berada pada jarak yang cukup jauh dengan kompor agar keberadaannya tidak menjadi pengganggu saat proses memasak sedang berlangsung. Berbeda dengan wastafel ada di kamar mandi, kitchen sink di dapur memiliki ukuran lebih besar dan posisinya pun dipasang lebih rendah.

Anda juga mungkin tertarik mempunyai kitchen sink sendiri di dapur? Anda bisa membuatnya dari berbagai macam material bangunan. Asalkan material tersebut bersifat kedap air, maka Anda dapat menggunakannya. Namun kebanyakan orang memilih kitchen sink yang terbuat dari bahan logam dan marmer. Tak perlu bersusah payah membuat kitchen sink sendiri. Anda tinggal membeli produk yang sudah jadi di toko bangunan, lalu memasangnya.

Berikut langkah-langkah dalam memasang kitchen sink di meja dapur yang benar!

  1. Periksa terlebih dahulu kondisi meja dapur Anda. Pastikan ukuran lubang yang tersedia benar-benar sesuai dengan ukuran kitchen yang telah Anda beli. Sebab kalau tidak sesuai akan membentuk celah yang berpotensi menimbulkan kebocoran.
  2. Umumnya digunakan bahan perekat berupa adonan semen untuk menyambung kithcen sink dengan meja dapur. Adonan ini dibuat dari campuran semen dan pasir dengan perbandingan 1:2. Namun Anda juga bisa memakai bahan perekat lainnya sesuai jenis kitchen sink yang dipilih.
  3. Tuangkan adonan semen secukupnya pada lubang tempat pemasangannya di meja dapur. Pasanglah kitchen sink pada lubang tersebut. Kemudian berikan adonan semen di sekeliling sambungan kitchen sink dan meja.
  4. Cek sekali hasil pemasangan kitchen sink. Apakah bagian pinggirannya masih bercelah atau tidak? Celah-celah yang tidak terdeteksi akan berpotensi membuat air dari kitchen sink merembes keluar.
  5. Jika Anda menemukan masih ada celah di sela-sela pemasangan kitchen sink, maka Anda harus segera menambalnya lagi menggunakan adonan semen. Tunggu beberapa saat sampai tambalan ini mengering, berikutnya Anda bisa melapisinya dengan sealant.
  6. Sealant sangat bagus untuk mencegah terjadinya rembesan akibat air yang mengalir melalui pori-pori meja dapur. Bahan ini akan menahan rembesan air. Berikan sealant agak banyak di seluruh permukaan sambungan, kemudian ratakan.
  7. Dibutuhkan waktu selama 3 x 24 jam sebelum kitchen sink ini siap untuk digunakan. Anda harus menunggu adonan semen dan sealant benar-benar kering terlebih dahulu. Sebab jika menggunakannya terlalu cepat, semen yang belum mengering sempurna akan cepat rusak akibat terus-menerus terkena air.

Pemasangan kitchen sink memang harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Sebab pemasangan yang dilakukan secara asal-asalan akan berimbas kepada fungsi kitchen sink itu sendiri yang kurang optimal. Pada mulanya Anda mungkin tidak langsung merasakan dampak buruk dari kitchen sink yang dipasang dengan cara yang salah. Namun dalam jangka waktu yang panjang, muncul berbagai macam masalah pada kitchen sink tersebut.