Bukan Karena Hantu, Ini Penyebab Kaca Pecah Sendiri

Rasanya monoton sekali apabila setiap jengkal dinding di rumah Anda dibuat menggunakan material dinding batu bata, dinding kayu, atau dinding gypsum. Anda perlu mengombinasikan material yang tidak tembus pandang ini dengan material yang bersifat transparan. Contohnya Anda bisa memakai kaca. Dengan sifat transparan yang dimilikinya, kaca mampu memberikan manfaat yang positif bagi rumah tinggal Anda.

Adapun manfaat-manfaat pemakaian kaca pada rumah di antaranya :

  1. Interior rumah lebih terang karena cahaya matahari bisa memasukinya
  2. Kondisi rumah tidak terlalu lembab sebab sinar matahari yang panas juga bisa masuk
  3. Desain rumah tampak lebih modern dan mewah berkat kilauan dari material kaca
  4. Sifatnya yang transparan membuat kaca mampu menyatukan interior dan eksterior
  5. Pemakaian kaca dapat menghemat anggaran biaya pembangunan rumah
  6. Membuat suasana rumah menjadi lebih ramah serta tidak kaku
  7. Rumah terlihat menarik dengan ornamen dari kaca yang memiliki penampilan unik

Kaca dapat diaplikasikan dalam berbagai keperluan di rumah tinggal Anda. Penggunaan yang paling umum misalnya, kaca biasa dipakai untuk membuat jendela, pintu, dan atap. Furniture, aksesori, dan perabotan rumah tangga juga banyak yang memanfaatkan material ini sebagai bahan bakunya. Kalau Anda ingin bermain menggunakan kaca dengan membuat desain yang lebih unik dan berbeda, Anda bisa memakainya untuk membuat lemari, rak, atau bahkan tangga.

Ada yang menarik dari kaca. Apakah itu? Bahan ini bisa mengalami pemuaian atau penyusutan secara drastis sehingga menyebabkan ukurannya berubah. Pemuaian akan mengakibatkan ukuran kaca bertambah panjang dan lebar. Sedangkan penyusutan akan membuat ukuran kaca tersebut semakin kecil. Terkait dengan sifatnya ini, bukan tidak mungkin kaca di rumah Anda bisa tiba-tiba pecah dengan sendirinya. Jadi kejadian tersebut sama sekali bukan disebabkan oleh hantu ya.

Kaca Memuai dan Menabrak Kusen

Kasus kaca yang tiba-tiba pecah paling banyak terjadi pada jendela. Tanpa ada angin atau hujan, kaca ini bisa pecah dengan sendirinya. Apa sih penyebabnya? Ternyata kasus tersebut dapat terjadi akibat pemuaian. Kaca yang memuai maka ukurannya akan bertambah panjang. Namun karena tertahan oleh kusen yang mengelilinginya, kaca tidak bisa memanjang sehingga bentuknya melengkung. Jika lengkungannya terlalu besar dari batas yang dapat ditoleransi, maka kaca pun akan pecah sendiri.

Kaca Pecah karena Suhu Dingin Ekstrem

Percayakah Anda kalau suhu dingin yang terlampau ekstrem juga dapat memecahkan kaca? Kenyataannya memang demikian. Suhu dingin bisa menyebabkan kaca mengalami penyusutan sehingga ukurannya pun menjadi semakin pendek. Kasus ini dapat terjadi lantaran jarak antar material penyusun kaca tersebut yang bertambah rapat. Semakin rapat susunan partikel kaca, maka semakin pendek pula ukurannya. Partikel-partikel ini bisa saling berdesakan satu sama lain jika posisinya terlalu rapat. Akibatnya kaca pun tiba-tiba menjadi pecah.

Hembusan Angin yang Terlalu Kencang

Jangan pernah meremehkan hembusan angin yang menimpa rumah Anda. Jangankan untuk sekadar memecahkan kaca, hembusan angin tersebut bahkan sanggup menerbangkan atap hingga merubuhkan bangunan. Hembusan angin yang terlalu kencang akan mendesak kaca sehingga membuat bentuknya melengkung ke dalam rumah. Semakin kencang hembusan angin yang menimpanya, semakin melengkung bentuk kaca tersebut. Apabila hembusan angin ini terlalu kencang, lengkungan kaca pun akan semakin ke dalam. Hal ini mengakibatkan kaca tersebut menjadi pecah.