Buat Pemula, Cara Mengecat Pagar Tembok agar Rapi dan Tak Mudah Mengelupas

Rumah membutuhkan pagar sebagai struktur pelindung utamanya. Adanya pagar juga membuat privasi para penghuni rumah lebih terjaga. Kita bisa beraktivitas di taman depan rumah serta halaman belakang rumah dengan nyaman kalau dilengkapi dengan pagar. Orang lain tak akan mengganggu atau mengusik kegiatan kita di sini. Selain itu, pagar juga mampu memperindah tampilan desain eksterior rumah. Pagar membuat rumah Anda tampil lebih bergaya dan bernilai tinggi.

Ada banyak material yang dapat digunakan untuk membuat pagar. Kalau mau pagar yang mempunyai struktur yang kuat dan kokoh, Anda bisa menggunakan pagar tembok. Pagar ini terbuat dari pasangan batu yang disusun membentuk sebuah pagar yang indah. Tidak lupa, pagar pun diplester dan diaci pada permukaannya supaya memiliki tekstur yang halus. Agar tampil lebih menarik lagi, Anda bisa mengecat pagar tembok tersebut menggunakan warna-warna yang sesuai selera.

Akan tetapi, mengecat pagar tembok itu ada triknya. Berhubung pagar terletak di lingkungan luar rumah maka kondisinya rawan dirusak oleh cuaca yang ekstrem. Sinar matahari dan air hujan dengan mudah dapat merusak lapisan cat yang menempel pada pagar tembok tersebut. Akibatnya cat pun gampang mengelupas. Tidak mau kan rumah Anda terkesan kumuh cuma gara-gara penampilan temboknya yang berwarna kusam dengan lapisan cat yang sudah terkelupas?

Berikut ini langkah-langkah pengecatan pagar tembok luar rumah supaya hasilnya rapi dan tidak cepat mengelupas sendiri!

Langkah 1. Pilih Waktu yang Tepat untuk Mengecat

Mengecat pagar tidak dapat dikerjakan sewaktu-waktu mengingat letak pagar tersebut yang berada di lingkungan luar rumah. Sebab kalau sampai turun hujan ketika Anda baru saja mengecat pagar, pasti cat yang baru saja diaplikasikan akan langsung menghilang akibat terbawa air hujan. Oleh sebab itu, kami sarankan lakukan pekerjaan mengecat pagar ini pada musim kemarau. Tapi kalau Anda terpaksa harus mengecat pagar saat musim penghujan, lakukan ketika kondisi cuaca sedang cerah.

Langkah 2. Memilih Warna Cat untuk Pagar Tembok

Pemilihan warna cat untuk pagar sangat penting karena erat kaitannya dengan desain eksterior rumah Anda secara keseluruhan. Sebisa mungkin pilihlah warna cat yang sesuai dengan warna dinding eksterior rumah sehingga nampak harmonis. Warna cat yang dipilih juga harus disesuaikan dengan desan rumah yang diusung, jangan sampai keluar jalur. Warna yang cerah seperti putih, kuning, dan hijau muda lebih kami sarankan karena warna-warna cerah ini tidak cepat memudar.

Langkah 3. Bersihkan Pagar Tembok Terlebih Dahulu

Sebelum pekerjaan mengecat pagar tembok dimulai, Anda wajib membersihkannya terlebih dahulu. Partikel-partikel kotoran harus dihilangkan dari permukaan pagar tersebut supaya tidak mengganggu lapisan cat yang akan menempel di sana. Pagar yang kotor akan membuat cat tidak bisa menempel kuat. Apabila ada lumut yang tumbuh di pagar tersebut, Anda bisa mengatasinya dengan menyiramkan cairan kaporit. Setelah itu, kikislah lapisan lumut yang sudah mati memakai kape sampai bersih.

Langkah 4. Hilangkan Lapisan Cat Tembok yang Lama

Apabila pagar tembok di rumah Anda sudah pernah dicat sebelumnya, maka Anda perlu menghilangkan lapisan cat yang lama terlebih dahulu sebelum mulai mengecatnya kembali. Anda tidak boleh mengecat pagar tembok tersebut secara langsung. Jika lapisan cat baru menempel di atas lapisan cat lama, maka lapisan cat baru ini akan gampang mengelupas karena pada hakekatnya lapisan cat baru tersebut tidak langsung menempel di permukaan tembok. Anda dapat menghilangkan lapisan cat lama menggunakan paint removal. Anda bisa mengaplikasikan bahan ini secara merata, lalu kikislah memakai kape.

Langkah 5. Ratakan Permukaan yang Bergelombang

Setelah kondisi pagar tembok sudah benar-benar bersih tanpa ada lapisan cat lama maupun kotoran lagi maka Anda bisa memeriksa permukaannya terlebih dahulu. Tidak jarang permukaan pagar tembok tadi ternyata bergelombang sehingga menyebabkan hasil pengecatannya tidak rapi. Anda dapat meratakan permukaan tembok tersebut menggunakan dempul. Coba terapkan dempul ini pada titik-titik di tembok yang tidak rata. Tunggulah sampai lapisan dempul ini mengering. Kemudian lakukan pengampelasan untuk meratakan permukaan sekaligus menghaluskan teksturnya.

Langkah 6. Mulai Mengaplikasikan Bahan Sealer

Ada baiknya mengaplikasikan sealer terlebih dahulu untuk menutupi pori-pori pada permukaan pagar tembok. Khususnya pada tembok yang baru dibuat mempunyai pori-pori yang ukurannya cukup besar sehingga dapat menyerap cat. Jika dibiarkan, pemakaian cat pun menjadi lebih boros. Namun jika Anda mengaplikasikan sealer terlebih dahulu, masalah ini dapat segera teratasi. Di pasaran, tersedia produk sealer yang berbasis air dan minyak. Anda bisa menerapkannya ke pagar layaknya cat tembok. Biarkan minimal selama 10-12 jam sebelum Anda mengaplikasikan cat dasar.

Langkah 7. Terapkan Cat Dasar untuk Pagar Tembok

Cat dasar juga sangat penting untuk diterapkan pada pagar tembok yang hendak dicat. Cat dasar akan membantu cat utama supaya bisa menempel dengan kuat serta memunculkan warna asli dari cat utama sehingga warnanya bisa keluar secara maksimal dan nampak cerah. Cat dasar juga sanggup mencegah serangan alkali sehingga warna cat tidak cepat memudar. Di sini Anda harus menggunakan cat dasar khusus untuk tembok. Silakan aplikasikan cat tembok tadi menggunakan kuas untuk daerah tepi serta roller pada bagian tengah-tengahnya. Lalu tunggu selama 2-3 jam sebelum menerapkan cat utama.

Langkah 8. Waktunya untuk Mengecat Pagar Tembok

Sebelum digunakan, cat tembok perlu diencerkan terlebih dahulu memakai air sebanyak 10 persen dari total cat yang digunakan. Setelah diaduk sampai tercampur rata, Anda bisa menuangkan cat secukupnya ke bak pengecatan. Mulailah mengecat bagian pagar tembok yang mudah dijangkau terlebih dulu. Anda bisa mengambil cat dengan mencelupkan roller ke bak, lalu tiriskan sebentar. Selanjutnya silakan Anda gulingkan roller tersebut ke permukaan cat tembok hingga warnanya merata dan tidak menetes. Ulangi pekerjaan ini sampai seluruh permukaan pagar telah tertutupi lapisan cat.

Khusus untuk bagian yang sulit dijangkau, Anda bisa menggunakan kuas untuk mengecat permukaan ini. Caranya masih sama saja sih. Ambil cat secukupnya memakai ujung kuas, lalu tiriskan sebentar sampai cat tidak menetas. Barulah kemudian Anda bisa mengusapkannya ke permukaan pagar. Biar penampilan pagar tembok lebih menarik, disarankan untuk menggunakan kombinasi 2-3 warna cat sekaligus. Anda bisa memanfaatkan dimensi dan bentuk pagar tersebut untuk membuat paduan warna yang atraktif. Adapun cat utama ini wajib diaplikasikan sebanyak 2-3 lapisan sehingga hasilnya bagus.