Buat Kolam Renang di Rumah? Kami Punya Kiat-kiatnya

Semua orang mempunyai rumah impian dengan konsep yang berbeda-beda. Ada orang yang menyukai rumah dengan desain alami yang dipenuhi oleh tumbuh-tumbuhan di sekelilingnya. Ada pula orang yang lebih suka kemewahan. Maka dia sengaja membuat tempat tinggal yang bergaya desain rumah mewah yang dipenuhi oleh aneka ragam barang-barang mahal. kalau Anda sendiri mungkin lebih suka rumah yang memiliki kolam renang?

Tidak sedikit memang orang yang menginginkan rumahnya mempunyai kolam renang sendiri. Alasannya sederhana saja. Dengan memiliki kolam renang pribadi, kita bisa berenang sepuas-puasnya di dalamnya. Kita dapat merasakan ketenangan di dalam kolam renang tanpa harus terganggu oleh orang lain. Tentunya privasi pun lebih terjaga dengan berenang di kolam milik sendiri. Bahkan jika mau, kita bisa berada di kolam renang sepanjang hari.

Membuat kolam renang di rumah sebenarnya tak terlalu sulit kok. Sebelum Anda benar-benar merealisasikan impian tersebut. Pelajari kiat-kiatnya terlebih dahulu yuk!

Pastikan Ada Lahan yang Memadai

Kali ini Anda ingin membuat kolam renang untuk manusia, bukan kolam air untuk memelihara ikan. Jadi Anda harus memperhatikan betul kelayakan ukurannya. Ukuran kolam renang tidak boleh terlalu sempit sebab akan menyulitkan aktivitas Anda sendiri saat berada di dalamnya. Tetapi Anda juga sebaiknya tidak membuat kolam yang terlalu luas untuk skala rumahan sebab akan menyulitkan diri sendiri dalam merawatnya. Idealnya kolam renang untuk rumah tinggal memiliki ukuran 3 x 3 m hingga 10 x 10 m.

Buatlah Dasar yang Miring

Tidak hanya kenyamanannya, kolam renang yang dibuat di rumah tinggal harus benar-benar memperhatikan tingkat keamanannya. Apalagi jika ada rumah kecil dan binatang peliharaan di dalam rumah Anda. Anda harus menimbang kemungkinan terburuk yang dapat terjadi suatu saat nanti. Contohnya kalau anak Anda tiba-tiba tercebur ke dalam kolam tapi Anda tidak lekas mengetahuinya, Anda harus bisa memastikan bila anak tersebut akan tetap aman. Bagaimana caranya? Salah satunya dengan membuat bagian dasar kolam renang yang miring. Buatlah ketinggian lantai di area pinggir lebih dangkal. Sedangkan di area tengah lebih dalam.

Bangun Pondasi yang Sangat Kokoh

Jangan menganggap air mempunyai beban yang ringan ya. Karena kenyataannya beban yang harus ditanggung oleh pondasi kolam renang itu cukup besar. Anda harus mengetahui bahwa air mempunyai sifat menekan ke segala arah. Semakin dalam posisinya, maka tekanan air yang bekerja akan semakin kuat. Bahkan tanggul yang kokoh saja bisa jebol karena terus didorong oleh tekanan air ini. Tekanan air pula yang sering menyebabkan kolam renang menjadi bocor. Anda harus mewaspadainya dengan membangun pondasi yang super kokoh untuk kolam renang. Gunakan pula tulangan besi ukuran besar untuk meningkatkan kekuatan pondasi tersebut.

Keringkan Adonan Beton secara Perlahan

Beton yang dikeringkan dengan cara yang benar akan mempunyai kekuatan yang sangat tinggi. Beton tersebut sangat kokoh sehingga sanggup menampung air dalam jumlah yang banyak. Berbeda dengan beton yang mengering terlalu cepat, efeknya justru struktur beton tadi malah menjadi retak sampai hancur. Kualitas beton tidak akan bagus kalau proses pengeringannya berlangsung secara singkat. Pengurangan air yang terlalu dini dan panas yang berlebih akan membuat pembentukan struktur beton tidak berjalan sesuai rencana. Jauh lebih baik apabila memberikan perawatan tertentu selama proses pengeringan ini sehingga beton tadi dapat mengering secara perlahan-lahan, minimal dalam waktu 30 hari.

Pilih Keramik dengan Warna Berbeda

Kebanyakan orang memilih memakai keramik yang berwarna cerah untuk kolam renangnya. Warna cerah mampu menciptakan kesan tertentu pada kolam renang sehingga terlihat seolah-olah lebih luas dari ukuran aslinya. Jenis warna yang paling banyak dipilih adalah biru beserta warna turunannya. Usahakan Anda tak menggunakan keramik yang warnanya sama di seluruh permukaan kolam renang. Pilihlah warna berbeda untuk bagian lantai dasar dan dinding. Hal ini bertujuan agar saat berenang di dalam air, Anda tetap bisa mengenali batas-batas kolam dengan jelas melalui perbedaan warnanya.

Pakai Keramik Bertekstur untuk Area Tepi

Tak jarang kasus orang yang tiba-tiba terpeleset ke kolam renang terjadi. Penyebabnya tidak lain karena permukaan lantai bagian tepi yang begitu licin. Meskipun kelihatannya bersih, lantai tersebut sebenarnya tertutupi oleh lapisan lumut yang tipis sehingga membuat tekstur permukaannya begitu licin. Anda harus rajin menggosoknya agar tidak ada lumut yang tumbuh. Sebagai langkah antisipasi supaya kejadian buruk ini tidak menimpa orang-orang di kolam renang Anda, gunakanlah keramik yang bertekstur kasar atau bergelombang untuk area tepi kolam. Ini merupakan pilihan lantai yang paling aman.

Isilah dengan Air Tawar yang Bersih

Setelah bangunan kolam renang Anda selesai dibuat, kini waktunya Anda untuk mengisinya dengan air. Gunakan air tawar yang bersih untuk mengisi kolam renang. Anda bisa mengambil dari air tanah atau membeli air isi ulang di dalam galon. Tentu mengambil air tanah jauh lebih murah karena gratis. Anda hanya perlu membayar listrik untuk tenaga mesin pompa airnya saja. Namun karena kolam renang memiliki ukuran yang cukup besar, Anda membutuhkan mesin pompa air yang mempunyai tenaga besar untuk menyedot air tanah dan mengalirkannya ke kolam renang. Kami sarankan pakailah beberapa mesin pompa air sekaligus agar tugasnya tidak terlampau berat.

Pasang Alat Pengatur Sirkulasi dan Filter Air

Kolam renang bukanlah kolam ikan. Kebersihan menjadi syarat utama yang harus dipenuhi oleh kolam renang sehingga layak digunakan untuk berenang. Jangan sampai Anda sekeluarga terkena penyakit kulit akibat berenang di kolam pribadi yang kondisinya sangat kotor dan tercemar. Maka untuk mewujudkan kolam renang dengan air yang bersih, Anda membutuhkan beberapa alat bantu pengendali kualitas air. Anda memerlukan alat pengatur sirkulasi air serta filter air. Mesin sirkulasi akan memastikan air terus bergerak. Sedangkan filter berguna untuk menyaring kotoran-kotoran yang terlarut di dalam air.

Gunakan Bahan-bahan Kimia Penjernih Air

Selain bersih, air di kolam renang pun harus jernih. Namun sayangnya sekarang sulit sekali mendapatkan air yang jernih di tengah-tengah pencemaran lingkungan yang marak terjadi. Mungkin jika Anda tinggal di daerah pegunungan, Anda bisa memperoleh air yang jernih secara mudah. Hal ini berbeda dengan kondisi air tanah di dataran rendah yang tampak keruh. Oleh sebab itu, Anda pun membutuhkan bahan-bahan kimia tertentu yang berfungsi untuk menjernihkan air. Pakailah bahan-bahan ini sesuai dengan dosis yang dianjurkan agar hasilnya pun maksimal. Terlalu banyak menggunakan bahan-bahan kimia justru akan menyebabkan timbulnya masalah baru.

Tanam Pepohonan di Sekeliling Kolam

Anda pasti bertanya-tanya mengapa kolam renang selalu dipenuhi oleh pepohonan di sekelilingnya? Apakah pohon-pohon tersebut hanya berfungsi  untuk menciptakan suasana yang asri di sekitar kolam renang saja? Faktanya ternyata tidak demikian loh. Fungsi utama menanam tumbuh-tumbuhan di sekeliling kolam renang adalah mengurangi intensitas sinar matahari langsung yang jatuh ke kolam. Pancaran sinar matahari ini harus dibuat seminimal mungkin supaya kuman, bakteri, lumut, dan alga tidak tumbuh subur di dalam air kolam. Selain itu, banyaknya pepohonan juga dapat menjaga kestabilan suhu kolam renang.