Agar Kolam Renang Tidak Berlumut, Ini Solusinya!

Anda harus merawat kolam renang yang Anda miliki sebaik-baiknya supaya tidak bermasalah. Walaupun kelihatannya mempunyai kolam renang akan terasa menyenangkan, namun di balik kesenangan ini semua, Anda harus mau merawatnya secara rutin. Kenyataannya kolam renang memang membutuhkan perawatan yang sangat rumit. Tak hanya merawat kolamnya saja, tapi Anda pun harus merawat airnya pula. Kolam renang yang tidak dirawat dengan baik cepat atau lambat pasti akan mengalami masalah.

Salah satu masalah besar yang perlu diwaspadai oleh Anda sebagai pemilik kolam renang yaitu ledakan populasi lumut. Masalah ini mengakibatkan kolam renang Anda dipenuhi oleh lumut. Lumut tumbuh di setiap sudut kolam renang. Tidak hanya di permukaan bangunannya saja tapi lumut ini tumbuh pula di air. Akibatnya kondisi kolam renang Anda menjadi sangat jorok. Tidak ada satu orang pun yang mau berenang di sana. Selain itu, kolam renang yang berlumut pun dapat menimbulkan penyakit kulit.

PENYEBAB

Faktor-faktor yang menyebabkan tumbuhnya lumut di kolam renang di antaranya :

  1. Kadar pH Air yang Terlalu Tinggi

Air tanah yang baru Anda isikan ke kolam renang memiliki pH (tingkat keasaman) yang rendah. Jarang sekali lumut bisa tumbuh di air tersebut. Namun seiring berjalannya waktu, pH air ini akan mengalami peningkatan. Sedikit demi sedikit, sebelumnya air yang bersifat asam ini akan menjadi basa. Ketika pH air sudah cukup basa, maka tak lama kemudian lumut pun akan tumbuh di sana.

  1. Ledakan Populasi Phytoplankton

Kemunculan lumut di kolam renang biasanya diawali dengan ledakan populasi phytoplankton terlebih dahulu. Ciri-cirinya yaitu air di kolam renang berubah warna menjadi kehijau-hijauan karena mengandung banyak alga/ganggang di dalamnya. Aktivitas alga dalam jumlah yang besar selanjutnya akan memicu tumbuhnya lumut. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka pertumbuhan lumut pun bakal semakin subur.

  1. Kondisi Air yang Terlampau Kotor

Adanya kotoran di dalam kolam renang menjadi masalah bagi Anda. Namun tidak demikian bagi para mikroorganisme. Kotoran yang terdapat di air seolah-olah menjadi rezeki bagi mereka. Kotoran tersebut menyediakan makanan bagi mikroorganisme seperti plankton, ganggang, dan lumut. Jadi Anda tidak perlu heran apabila melihat populasi lumut justru semakin banyak di kolam renang yang kotor.

  1. Perubahan Cuaca secara Ekstrem

Ledakan populasi lumut pada kolam renang rata-rata terjadi pada musim pancaroba, baik dari musim penghujan ke musim kemarau maupun sebaliknya. Namun kasus yang parah lebih banyak terjadi pada pergantian musim kemarau ke musim penghujan, di mana kondisi udara pada waktu tersebut cenderung lembab dan basah. Maka dengan mudahnya bibit-bibit lumut yang sudah diterbangkan angin akan tumbuh.

  1. Kolam Tidak Dirawat dengan Baik

Segala sesuatu yang tidak dirawat dengan benar pasti akan mengalami masalah di kemudian hari. Begitu pula dengan kolam renang di rumah Anda. Membuat kolam renang sendiri memang mudah. Tetapi untuk merawatnya cukup susah dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Anda harus menjaga kondisi setiap bagian kolam renang tersebut tanpa terkecuali. Jika tidak, maka lumut pun akan menyerang.

SOLUSI

Masalah lumut yang memenuhi kolam renang dapat diatasi dengan solusi-solusi di bawah ini!

  1. Rajin Membersihkan Kolam Renang

Merawat kolam renang merupakan kunci utama agar kolam tersebut tidak ditumbuhi lumut. Upaya yang paling mendasar ialah membersihkannya secara rutin. Anda dapat membersihkan kolam renang supaya tidak ada benih-benih lumut yang berkembang menjadi tanaman. Disarankan untuk membersihkannya sebanyak 2 kali per hari, yaitu pagi dan sore hari. Utamanya jangan biarkan ada kotoran yang jatuh di air.

  1. Memasang Filter Air yang Memadai

Kalau Anda mempunyai hobi memelihara ikan hias, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan alat yang bernama filter air. Alat ini berguna untuk menyaring kotoran-kotoran yang terlarut di dalam air secara otomatis sehingga kondisi air pun tetap bersih. Nah, kolam renang pun membutuhkan filter air ini untuk menjaga kondisinya. Usahakan Anda memasang filter air yang memiliki kemampuan sesuai kapasitas kolam.

  1. Memakai Bahan Kimia Pengontrol Air

Kita memang tidak bisa tidak menggunakan bahan-bahan kimia untuk menjernihkan air di kolam renang sekaligus menjaga kondisinya. Bahan-bahan inilah yang bertugas sebagai agen penjernih air, pengontrol kondisi, serta pembasmi kuman dan bakteri yang hidup di air. Tanpa pemakaian bahan-bahan ini, mustahil air di kolam renang Anda bakal jernih, kecuali bila Anda memang tinggal di daerah pegunungan.

  1. Memanfaatkan Lampu Ultraviolet

Selain memakai bahan-bahan kimia, Anda juga dapat memanfaatkan lampu ultraviolet untuk menjaga kondisi air di kolam renang supaya tetap bersih. Lampu ini dapat memancarkan sinar ultraviolet yang mampu membunuh kuman dan bakteri yang ada di dalam air. Selain itu, lampu ini juga dapat mengikat bibit-bibit lumut dan ganggang sehingga menggumpal menjadi satu. Anda pun lebih mudah dalam membersihkannya.

  1. Menanam Pohon di Lingkungan Kolam

Salah satu faktor pemicu tumbuhnya lumut di lingkungan kolam renang yaitu sinar matahari. Sinar matahari adalah sumber kehidupan selain air. Benih lumut yang jatuh di area kolam renang lama-kelamaan akan berkembang menjadi tanaman lumut berkat sinar matahari. Sinar ini pula yang membantu lumut dewasa tumbuh subur dan berkembang biak. Anda bisa menanam pohon di sekitar kolam renang untuk mengurangi intensitas sinar matahari.