Solusi : Cara Merubah Pondasi Rumah Agar Lebih Kuat dan Kokoh

Seiring dengan kemajuan ilmu di bidang arsitektur, kini semakin banyak jenis-jenis pondasi yang barhasil ditemukan. Kendati memiliki fungsi dasar yang sama yaitu menahan beban dari struktur dan konstruksi yang ada di atasnya, namun setiap pondasi tersebut mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Tidak selamanya memilih pondasi yang paling kuat merupakan pilihan yang bijaksana, terutama jikalau Anda harus mengeluarkan banyak biaya untuk membuatnya. Sementara ada model pondasi lain yang biaya pembuatannya lebih murah, tetapi dapat melaksanakan fungsinya dengan baik.

Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih pondasi bangunan, antara lain :

  1. Model bangunan yang hendak dibuat
  2. Berapa ukuran bangunan tersebut
  3. Bangunan tapak atau bangunan bertingkat
  4. Kondisi tanah di tempat pembangunan
  5. Apakah rumah tinggal atau bangunan publik

Pemilihan jenis pondasi memang perlu dilakukan dengan sebaik-baiknya. Anda perlu menyesuaikan jenis pondasi tersebut dengan bangunan yang hendak dibuat. Sebagai contoh, pondasi untuk rumah tinggal dengan satu lantai cukup menggunakan pondasi batu kali sebab beban yang ditanggungnya memang tak terlalu berat. Pada situasi-situasi tertentu, Anda bahkan bisa memakai pondasi rollag dari pasangan batu bata jika bangunan di atasnya berupa rumah kayu atau rumah bambu.

Tapi ada kalanya kita harus mengubah pondasi karena keadaan yang memaksa demikian. Misalnya jika Anda ingin mengubah ketinggian rumah sehingga menjadi bangunan bertingkat atau perubahan yang terjadi pada karakteristik tanah di sekitarnya. Mau tak mau, Anda harus mengubah pondasi dari rumah tersebut agar tetap kuat dan kokoh sehingga dapat mendukung konstruksi bangunan di atasnya dengan baik. Hasilnya rumah Anda pun tetap aman dan nyaman untuk ditinggali.

Akan tetapi, bagaimana ya cara mengubah pondasi dari bangunan rumah ini?

Rumah satu lantai memang biasanya menggunakan pondasi batu kali. Daya dukung yang dimiliki oleh pondasi ini sudah lebih dari cukup untuk menahan beban bangunan satu lantai. Berbeda dengan rumah 2 lantai atau lebih, Anda dapat menggunakan perpaduan antara pondasi batu kali dan pondasi foot-plat, terutama bila Anda sudah terlanjur membuat pondasi batu kali sebelumnya. Pondasi foot-plat ini dapat dibangun di area kolom struktur bangunan sehingga daya dukungnya pun akan meningkat.

Konsep mengubah pondasi rumah bertingkat 2 lantai atau lebih dengan menambah pondasi foot plat di samping pondasi batu kali untuk meningkatkan kekuatannya memang banyak digunakan karena terbukti dapat bekerja dengan baik. Pondasi foot plat beton bertulang ini ditambahkan pada titik-titik berdirinya struktur kolom rumah. Sesuaikan dimensi pondasi ini dengan perhitungan perencanaan pondasi terkuat. Sehingga bangunan bertingkat ini benar-benar dapat berdiri dengan tangguh.

Anda bisa memperhatikan langkah-langkah kerjanya pada gambar di bawah ini!