Cara Menggunakan Roller Saat Mengecat Dinding

Setelah pekerjaan pembuatan dinding telah selesai dan permukaannya pun sudah diaci sampai halus, pekerjaan selanjutnya yang perlu Anda lakukan yaitu mengecatnya. Mengecat dinding bertujuan untuk mewarnai permukaannya. Dinding yang baru saja diaci memiliki warna abu-abu kusam sehingga penampilannya kurang menarik. Anda bisa mengecatnya menggunakan cat dengan warna yang sesuai desain ruangan yang ingin diciptakan.

Untuk bisa mengaplikasikan cat ke permukaan dinding, Anda membutuhkan alat bantu. Roller contohnya. Roller merupakan alat untuk mengecat yang wujudnya berupa roll. Cara memakai roller yaitu Anda bisa memasukkan roller ini ke wadah yang berisi cat terlebih dulu. Setelah itu tiriskan sebentar. Barulah kemudian Anda bisa mengaplikasikan cat ke dinding memakai roller. Roller biasanya dipakai untuk mengecat bidang dinding yang luas.

Kelebihan-kelebihan memakai roller saat mengecat dinding di antaranya :

  1. Waktu pengerjaan menjadi lebih cepat
  2. Hasil pengecatan lebih rapi dan rata
  3. Pengecatan memakai roller lebih mudah
  4. Lebih hemat cat jika benar melakukannya
  5. Tidak membutuhkan peralatan tambahan

Bagi Anda yang baru pertama kali mengecat dinding menggunakan roller, Anda bisa mengikuti panduan tata caranya di bawah ini supaya benar dalam melakukannya!

Langkah I. Menyediakan Roller yang Tepat

Di pasar, ada begitu banyak produk roller yang tersedia. Anda sebaiknya memilih roller yang memiliki kualitas bagus, nyaman dipakai, dan mampu menghasilkan pengecatan yang rapi. Tetapi bagaimana cara memilih roller yang tepat? Roller yang sebaiknya dipilih untuk mengecat permukaan dinding adalah roller yang terbuat dari bulu domba pada kuasnya. Ini merupakan roller yang terbaik untuk mengecat dinding.

Pastikan pula roller tersebut juga memiliki bulu yang rata dan penuh. Hal ini akan membuat Anda dapat menggunakannya dengan mudah. Bulu roller yang rata juga akan memberikan hasil pengecatan yang bagus dan rapi. Selain itu, Anda pun sebaiknya memilih roller yang mempunyai pegangan yang panjang atau pegangan dapat diatur ukurannya. Hal ini dilakukan supaya Anda dapat menjangkau bagian dinding yang cukup tinggi tanpa harus menggunakan tangga.

Langkah II. Mengencerkan Cat Dinding

Produk cat yang baru Anda beli masih terlalu kental. Anda tidak boleh langsung memakainya, karena selain boros, hasil pengecatannya pun tidak akan rapi. Anda perlu mengencerkan cat tersebut terlebih dahulu menggunakan air atau thinner sesuai dengan jenis cat yang dibeli. Tambahkan air/thinner secukupnya sesuai dengan petunjuk pemakaian cat yang ada di bagian kemasannya. Buatlah cat ini agak encer supaya Anda lebih mudah dalam mengaplikasikannya ke permukaan tembok.

Langkah III. Mengambil Cat Menggunakan Roller

Siapkan bak khusus untuk keperluan mengecat memakai roller. Bak ini umumnya berbentuk kotak serta memiliki permukaan yang miring di bagian dalamnya. Tuangkan cat yang sudah diencerkan ke dalam bak secukupnya saja. Bersihkan bulu pada roller terlebih dahulu sebelum digunakan. Celupkan roller tersebut pada bak cat. Usahakan bagian roller yang terkena cat cukup pada permukaannya saja. Jadi roller tersebut jangan sampai direndam sepenuhnya.

Setelah sebagian permukaan roller terkena cat, Anda bisa meratakannya ke seluruh bagian roller tersebut dengan meniriskannya terlebih dahulu. Caranya yaitu roller ini diusapkan ke sisi bak cat yang ukurannya lebih tinggi dan masih kering. Gerakkan roller ini ke arah depan dan belakang pada bagian bak tersebut. Lakukan sampai cat menutupi seluruh permukaan roller serta kondisinya menjadi cukup kering dan tidak menetes lagi.

Langkah IV Mengecat Dinding Memakai Roller

Pastikan sekali lagi cairan cat yang menempel di permukaan roller tidak terlalu banyak, tipis saja, dan tidak menetes. Sebelumnya Anda perlu membersihkan dinding yang hendak dicat terlebih dulu. Setelah itu Anda bisa membagi bidang dinding tersebut per 1-2 meter sehingga menjadi beberapa area kerja. Hal ini dilakukan supaya Anda dapat mengecat dinding dengan lebih mudah dibandingkan langsung mengecat seluruh permukaan dinding. Barulah kemudian Anda bisa mengecatnya menggunakan roller.

Untuk bisa mendapatkan hasil pengecatan yang rapi dan prosesnya pun lebih cepat, gerakkan roller ini membentuk huruf M atau W. Jangan menggerakkan roller ini dengan gerakan ke atas dan bawah saja karena justru akan memboroskan cat. Lakukan pengecatan dinding dengan lapisan yang tipis saja, kemudian pindah ke area kerja di sebelahnya. Pengecatan yang baik memang harus dilakukan sebanyak 2-3 kali lapisan sehingga hasilnya rapi dan rata. Sebaliknya, pengecatan yang memakai cat terlalu banyak atau tebal akan menyebabkan warnanya menjadi tidak rata dan permukaannya pun bergelombang.