6 Faktor Penyebab Rangka Atap Baja Ringan Ambruk

Apalah artinya sebuah rumah tanpa dilengkapi dengan atap di bagian atasnya? Sudah pasti peranan atap ini begitu penting. Atap merupakan struktur bangunan yang berfungsi untuk melindungi interior dari faktor-faktor yang dapat mengganggu kenyamanan tinggal di dalam rumah. Misalnya seperti panas matahari dan air hujan. Pembangunan atap dilakukan memakai rangka yang berguna sebagai penahan atau penopang.

Jaman dulu rangka atap bangunan selalu dibuat menggunakan material yang alami. Contohnya yaitu kayu atau bambu. Kedua material ini banyak dipilih karena mempunyai kekuatan yang sangat baik dalam menahan beban atap. Bobot atap yang sangat berat sanggup ditahan oleh rangka kayu atau rangka bambu. Tapi sayangnya harga kayu dan bambu terus melambung naik sebab persediaannya di alam kini semakin menipis.

Oleh sebab itu, sekarang diciptakan material pengganti kayu atau bambu sebagai rangka atap rumah yang dapat menjadi pengganti kayu dan bambu, serta kualitasnya bisa dikontrol dengan baik. Namanya yaitu rangka atap baja ringan. Pada dasarnya rangka ini merupakan baja khusus yang mempunyai bobot yang jauh lebih ringan daripada baja biasa. Mulanya rangka atap baja ringan hanya digunakan untuk bangunan ukuran besar saja. Tapi kini rangka ini sudah banyak dipakai untuk bangunan rumah tinggal.

Namun sayangnya banyak ditemukan kasus rangka atap baja ringan yang ambruk akhir-akhir ini. Maraknya kasus yang terjadi menyebabkan banyak orang merasa waswas untuk memakai baja ringan sebagai rangka atap rumahnya. Sebenarnya apa sih penyebab utama terjadinya masalah ini?

  1. Kesalahan Perencanaan

Sebelum dilakukan pekerjaan pemasangan rangka atap baja ringan harus dilakukan perencanaan terlebih dahulu. Buatlah perencanaan secara matang. Rangka atap bisa ambruk sewaktu-waktu bila perencanaannya kurang kompeten atau gambar kerjanya kurang lengkap dan detail. Di sinilah perlu adanya perencanaan yang dibuat dengan baik dan penuh dengan tanggung jawab.

  1. Kesalahan Pelaksanaan

Kesalahan dalam pelaksanaan pembuatan rangka atap baja ringan menjadi penyebab yang paling banyak dilakukan. Biasanya pelaksanaannya dilakukan tidak sesuai dengan perencanaan. Contohnya yaitu pemasangan dudukan rangka yang miring sehingga mengakibatkan kekuatan tekannya menjadi kurang seimbang. Selain itu, pemasangan rangka yang tidak menyatu pun dapat menimbulkan masalah serupa.

  1. Aturan yang Tidak Jelas

Pengerjaan proyek pembangunan atap harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Sebelum pekerjaan dimulai, aturan-aturan yang dapat mendukung kelancaran jalannya pekerjaan ini perlu dibuat terlebih dahulu. Ketentuan proyek tersebut harus jelas. Kurangnya komunikasi antara pemilik dengan pengembang bisa menyebabkan timbulnya perbedaan ekspektasi rangka atap yang dibuat.

  1. Lokasi yang Berisiko

Lokasi yang berisiko merupakan daerah-daerah yang rawan mengalami bencana alam seperti gempa bumi, tanah longsor, dan angin kencang. Rangka atap di lokasi-lokasi ini memang bisa mengalami rubuh apabila terjadi bencana alam. Anda harus menyadari betul risiko buruk ini sehingga dapat melakukan langkah antisipasi saat melakukan perencanaan. Bila tidak tepat dalam memperkirakannya, rangka ini mudah ambruk.

  1. Material yang Tak Berkualitas

Di pasaran memang tersedia begitu banyak produk rangka baja ringan. Bukan hanya satu atau dua produsen saja yang bermain di sektor ini, tetapi ada banyak sekali. Tentu setiap produk ini memiliki kelebihan dan kelemahannya tersendiri. Tingkat kualitasnya pun berbeda-beda untuk setiap produk. Jangan pilih rangka atap baja ringan yang berkualitas murahan karena kekuatannya pasti payah.

  1. Kesalahan Pemakaian

Sama seperti rangka kayu yang terdiri dari beragam ukuran balok kayu, rangka baja ringan pun memiliki variasi ukuran dimensi. Masing-masing rangka tersebut dibuat dengan ukuran tertentu sesuai fungsinya. Tugas Anda adalah merangkai rangka baja ringan ini sesuai dengan ketentuan. Setiap bagian rangka harus memakai part khusus yang memang ditujukan untuk bagian tersebut. Sebab kalau tidak, kekuaran rangka ini tidak akan sesuai standarisasi.