Cobaik Yuk! 6 Tips Dasar Mendesain Rumah Minimalis dengan Benar

Belakangan ini desain rumah yang bergaya minimalis dalam dunia desain interior, terutama di Indonesia, begitu diminati. Selain karena banyaknya rumah mungil di sini, konsep minimalis ini juga sangat disukai sebab mampu memberikan kesan rapi dan bersih pada ruangan. Interior rumah yang mengusung desain minimalis pun memiliki kelebihan yaitu ruangannya mudah ditata serta gampang dibersihkan. Sehingga harapannya kebersihan rumah Anda pun senantiasa akan tetap terjaga.

Ada beberapa hal yang mesti Anda perhatikan dalam menciptakan konsep rumah minimalis. Salah satu faktor yang sangat penting yaitu mengenai efektivitas penggunaan ruangan interiornya secara maksimal. Artinya seluruh ruangan di dalam rumah Anda dapat berfungsi secara maksimal sebagaimana mestinya. Diperlukan tingkat kecermatan tinggi agar tercipta rumah minimalis yang sempurna. Desain rumah Anda pasti akan menarik sekali manakala konsep minimalisnya berhasil dibuat.

Tips 1. Pemilihan Furnitur untuk Rumah Minimalis

Untuk menciptakan desain rumah yang kental akan suasana minimalisnya, Anda perlu memperhatikan furnitur yang digunakan di dalam rumah tersebut. Sebaiknya pakailah benda-benda yang memiliki fungsi ganda dan berbentuk sederhana untuk interior minimalis. Sehingga Anda bisa menghemat pemakaian jumlah furnitur. Sebab bagaimana pun Anda perlu menjaga kesan minimalisnya. Hindari penggunaan barang-barang yang mempunyai banyak sudut karena akan mempersempit ruangan.

Tips 2. Pemilihan Warna yang Modern dan Menarik

Desain rumah minimalis berfokus pada penampilan yang rapi, luas, dan efektivitas penggunaan tempat. Untuk menghadirkan kesan ini, Anda bisa mewujudkannya dengan menggunakan jenis pewarnaan yang tepat pada lantai, dinding, dan langit-langit rumah. Padukan warna-warna cerah untuk menghasilkan kombinasi warna yang segar di mata. Jangan menggunakan warna gelap terlalu banyak supaya ruangan tidak terlihat sempit. Gunakan paduan warna yang nampak modern dan menarik ya.

Tips 3. Pengaturan Cahaya dan Sirkulasi Udara yang Baik

Seperti halnya pada konsep desain rumah mungil, faktor cahaya dan sirkulasi udara juga sangat penting untuk diperhatikan. Anda harus menatanya sebaik mungkin. Usahakan sinar matahari dan aliran udara bisa masuk sempurna ke dalam rumah. Di malam harinya, Anda dapat menggunakan lampu bercahaya putih sebagai penerang ruangan. Tempat lampu juga perlu dipilih yang sesuai dengan konsep minimalis. Tatakan lampu berbentuk kotak dan berwarna gelap akan terlihat begitu sempurna.

Tips 4. Hadirkan Pemanis Ruangan yang Eye-Catching

Meskipun dinamakan sebagai desain minimalis, tetapi keberadaan hiasan untuk mempercantik ruangan juga diperlukan di sini. Sebisa mungkin pilihlah aksesori yang mampu menghadirkan kesan minimalis yang kuat. Kami sarankan pakailah aksesori yang berhubungan dengan alam seperti batu-batuan dan bunga asli. Keberadaan hiasan alami ini akan menyatukan ruangan dengan lingkungan sekitarnya. Yang perlu diingat, jangan terlalu banyak meletakkan aksen hiasan ini supaya tidak menimbulkan kesan berantakan di dalam rumah.

Tips 5. Manfaatkan Cermin dan Kaca untuk Dekorasi

Penggunaan cermin dan kaca juga dinilai sangat efektif untuk memberikan kesan luas di dalam ruangan. Keduanya juga mampu menciptakan ruangan yang begitu modern. Pastikan Anda memilih bahan kaca yang berkualitas tinggi karena hal ini berhubungan langsung terhadap faktor keamanan Anda sekeluarga di rumah. Jangan lupa untuk meletakkan cermin yang berukuran besar di ruang makan guna menambah kehangatan Anda sekeluarga saat menikmati makanan di sini.

Tips 6. Ciptakan Taman yang Indah di Depan Rumah

Siapa bilang desain rumah minimalis tidak membutuhkan taman? Kenyataannya adalah rumah minimalis pun terlihat indah sekali manakala ada sebuah taman yang menarik di depannya. Taman ini seolah-olah menjadi penyempurna dari desain rumah Anda. Tapi ingat, buatlah taman yang bergaya minimalis juga ya. Untuk membuat sebuah taman minimalis, gunakan tanaman-tanaman khas tropis dan gurun agar tampilannya sederhana, begitu unik, dan pertumbuhannya pun relatif lamban. Anda bisa menggunakan bambu china, kaktus, cemara, sukulen, adenium, dan sebagainya.