6 Tips Foto Rumah untuk Dijual Menggunakan HP

Langkah awal untuk menjual rumah yaitu Anda perlu memotret foto rumah yang hendak dijual terlebih dulu. Foto ini begitu penting sebab berpengaruh besar terhadap minat calon pembeli terhadap rumah Anda. Foto ini menjadi satu-satunya objek bagi calon pembeli untuk menilai spesifikasi rumah Anda secara keseluruhan. Oleh sebab itu. Anda harus teliti dalam mengambil foto. Buatlah minat mereka bertambah dengan foto-foto tersebut.

Lantas pertanyaannya apakah memotret foto rumah yang hendak dijual itu harus dilakukan oleh seorang fotografer profesional menggunakan kamera yang mahal? Kalau Anda memiliki anggarannya, maka kami sarankan pakailah jasa fotografer profesional sebab mereka memang sudah ahli dan berpengalaman soal potret memotret suatu objek. Namun bila budget Anda terbatas, Anda tetap bisa menggunakan kamera di handphone.

Hati-hati saat mengambil foto memakai kamera di HP. Pastikan smartphone Anda dilengkapi dengan kamera berkekuatan tinggi agar hasil fotonya pun bagus dan jernih. Sebisa mungkin hindari memakai HP yang resolusi kameranya di bawah 5 megapiksel. Kami jamin hasilnya pasti tidak akan memuaskan jika Anda tetap bersikeras menggunakan HP tersebut. Setelah itu, Anda perlu mempelajari tips-tips mengambil foto rumah memakai kamera HP.

Bagaimana caranya memotret rumah menggunakan smartphone? Berikut ini kiat-kiatnya!

Tips 1. Kapan Waktu yang Paling Tepat?

Kami beri tahukan bahwa mengambil foto rumah yang paling baik dilakukan pada waktu pagi hari. Iya benar, pagi hari sekitar pukul 7-8 pagi merupakan momen yang paling tepat untuk memotret. Mengapa? Sebab di waktu tersebut, cahaya matahari begitu pas. Tidak gelap dan tidak terlalu silau. Anda bisa memotret rumah dengan sempurna tanpa bantuan lampu. Dapat dipastikan kalau hasil potret Anda akan terlihat bagus.

Tips 2. Jangan Gunakan Zoom

Haram hukumnya memotret memakai HP dengan mengaktifkan fitur zoom. Seperti kita tahu, fitur ini berguna untuk menangkap objek yang letaknya jauh agar terlihat lebih dekat tanpa kita perlu mendekati objek tersebut. Sayangnya penggunaan zoom akan mengurangi kualitas foto. Tingkat kepadatan piksel di dalam foto menjadi berkurang. Hasilnya foto pun terlihat lebih buram. Jadi jangan pernah menggunakan fitur ini.

Tips 3. Kondisi Rumah Harus Bersih

Sehari-hari suasana rumah Anda mungkin sering berantakan. Ada banyak barang-barang yang berserakan di mana-mana. Desain interior pun tampak seperti kapal pecah. Anda tidak boleh membiarkan kesan buruk ini terlihat di foto. Caranya yaitu lakukan upaya membersihkan rumah secara total beberapa hari sebelumnya. Bersihkan noda-noda membandel yang menempel di dinding dan latai. Kalau bisa ganti juga tirai dan sarung bantal sofa. Pastikan tak ada sedikit pun sampah yang mengotori.

Tips 4. Satu Ruangan Satu Foto

Calon pembeli tentu tidak mempunyai waktu yang banyak kalau harus melihat semua foto yang telah Anda berikan. Mereka biasanya hanya melihat koleksi foto sepintas saja. Apabila berminat, barulah mereka akan melihat foto-foto rumah lebih mendalam. Kami sarankan ambil satu foto terbaik untuk setiap ruangan. Anda bisa memotret sebanyak-banyaknya. Namun saat presentasi, gunakan foto yang paling baik menurut Anda.

Tips 5. Hiasi dengan Foto Keluarga

Mayoritas orang tertarik pada rumah yang nyaman. Apapun desain rumah tersebut, kalau suasananya nyaman pasti banyak yang berminat. Lantas, bagaimana kita bisa memberitahukan ke calon pembeli melalui foto bahwa rumah Anda nyaman? Salah satu triknya yaitu letakkan foto-foto keluarga di dalam sebuah bingkai yang indah. Usahakan di setiap ruangan ada hiasan berupa foto dalam pigura yang akan menggambarkan ke calon pembeli bahwa ruangan tersebut terasa nyaman.

Tips 6. Jangan Melakukan Editting Apapun

Usahakan Anda tidak mengedit foto rumah yang telah diambil menggunakan HP. Kalau untuk memotong ukuran foto, kami masih bisa memakluminya. Namun hindari mengubah tingkat kecerahan warna pada foto atau memberikan efek-efek tertentu di dalamnya. Kebanyakan calon pembeli tidak suka dengan foto yang telah diedit karena termasuk manipulasi. Usahakan Anda mengambil foto sekali jadi langsung bagus. Jika hasilnya dianggap masih kurang, ambil foto lagi. Begitu seterusnya sampai didapatkan foto yang paling sempurna.