3 Kriteria Rumah yang Sehat untuk Anak-anak

Anak-anak menjadi perhatian serius bagi kita sebagai orang tua terutama dalam menyediakan rumah tinggal yang aman dan nyaman. Bagaimana pun kita tak boleh mengabaikan anak-anak. Sebaliknya, anak-anak harus menjadi perhatian utama dalam membuat desain rumah. Rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beristirahat, melainkan juga harus mampu memberikan kontribusi yang positif bagi mereka.

Lantas, pertanyaannya adalah bagaimana cara kita membuat rumah yang bagus untuk tumbuh kembang anak-anak? Apa pula kriteria-kriteria yang harus diperhatikan dalam membangun rumah yang sehat untuk anak-anak? Pokok bahasan inilah yang akan kita pelajari kali ini. Sebab bagaimana pun tujuan kita membuat rumah salah satunya yaitu menyediakan tempat tinggal yang bermanfaat untuk istri dan anak-anak.

Apa itu sehat? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sehat adalah baik seluruh badan serta bagian-bagiannya. Kondisi sehat berarti bebas dari sakit. Rumah dikatakan sehat apabila kondisi rumah tersebut beserta ruangan-ruangannya dalam keadaan yang baik. Rumah sehat harus mampu mendukung kesehatan bagi para penghuninya. Secara otomatis, Anda sekeluarga akan merasa nyaman saat tinggal di dalam rumah.

Tahukah Anda, paling tidak ada 3 kriteria utama yang harus dipenuhi oleh suatu rumah untuk layak disebut sehat? Kriteria-kriteria yang kami maksud di antaranya :

  1. Kondisi Rumah Senantiasa Bersih

Kebersihan termasuk sebagian dari iman. Rumah yang bersih ialah rumah yang sehat. Ini merupakan kriteria yang paling dasar dari syarat-syarat rumah yang sehat. Rumah yang bersih pasti bebas dari segala macam kotoran. Kuman, bakteri, dan bibit penyakit tidak ada di dalamnya. Hal ini membuat kesehatan seluruh penghuni rumah pun akan terjaga dengan baik. Begitu pula dengan kesehatan anak-anak sebagai prioritas utama kita menjadi benar-benar terjamin.

  1. Ruangan-ruangan Bebas dari Kuman

Anak-anak biasanya memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum terlalu tinggi. Sistem imunitas di dalam tubuhnya belum terlalu kuat. Apalagi kuman dan bakteri saat ini sudah berkembang menjadi semakin kuat. Maka tidak heran kalau anak-anak menjadi gampang sakit akibat serangan kuman. Jadi Anda perlu memberi perhatian yang serius terhadap semua faktor yang dapat menjadi sarang kuman di dalam rumah. Bersihkan rumah dan lingkungan sekitarnya secara rutin agar anak-anak bebas dari kuman.

  1. Lingkungan yang Mendukung Tumbuh Kembang

Anak-anak mulai belajar dari rumahnya. Apa yang dia lihat, dengarkan, atau rasakan akan menjadi pembelajaran yang begitu berarti untuk kehidupannya. Tugas Anda sebagai orang tua yaitu menyediakan rumah yang memiliki lingkungan yang mampu mendukung tumbuh kembang buah hati. Bukan sekadar rumah mewah yang dipenuhi oleh fasilitas-fasilitas yang lengkap, tetapi lingkungan rumah tersebut harus terasa menyenangkan. Salah satu triknya yakni dengan menciptakan keluarga yang bahagia.