Cara Perawatan (Treatment) Kolam Renang

Apakah Anda mempunyai kolam renang? Kalau iya, Anda harus rajin merawatnya. Membuat kolam renang memang mudah. Tantangan terberat justru ada pada perawatannya. Faktanya kolam renang harus mendapatkan perawatan (treatment) secara terus-menerus. Tujuannya untuk menjaga kondisi kolam renang tersebut. Kebersihan menjadi kunci utamanya. Anda perlu membersihkan kolam renang sesering mungkin.

Selain itu, Anda juga perlu menjaga kondisi air di dalamnya. Air merupakan unsur utama dari kolam renang. Kualitas air akan sangat mempengaruhi tingkat kenyamanan serta kelayakan pakai kolam renang. Kolam dengan air yang bersih dan jernih membuatnya nyaman digunakan. Kita akan merasa senang ketika berenang di kolam yang dirawat dengan baik. Sebaliknya kita pun merasa enggan kalau harus berenang di kolam yang airnya kotor.

Berikut ini cara treatment kolam renang secara tepat!

Mengisi Kolam Renang dengan Air sampai Penuh

Treatment kolam renang yang paling dasar yaitu mengisi air ke dalamnya sampai penuh. Air menjadi elemen utama dari kolam renang. Kolam renang ibarat bak yang berukuran raksasa. Sehingga dibutuhkan air dalam jumlah yang banyak untuk memenuhi volumenya. Anda bisa mendapatkan air dengan membelinya di depo pengisian air bersih. Kalau mau yang lebih murah, Anda bisa menggunakan air tanah dengan menyedotnya memakai mesin pompa air. Namun agar tetap aman, mesin pompa air hanya boleh menyala maksimal selama 3 jam. Setelah itu, Anda perlu mengistirahatkannya paling tidak selama 1 jam.

Tebarkan Kaporit untuk Membunuh Kuman dan Bakteri

Setelah kolam renang sudah terisi air hingga penuh, Anda perlu memberikan treatment yang pertama memakai kaporit. Pemakaian kaporit berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri serta lumut yang ada di air. Hasilnya, air di kolam renang pun akan bebas dari mikroorganisme. Proses ini dikenal pula sebagai proses pengejutan air. Anda bisa menggunakan kaporit kurang lebih sebanyak 1 kg. Setelah didiamkan selama 24 jam, air pun akan berubah warna menjadi hijau kekuning-kuningan. Hal ini menandakan semua mikroorganisme di dalam kolam renang sudah mati.

Berikan Soda Ash dan Tawas sebagai Bahan Pembersih

Langkah berikutnya yaitu pemberian soda ash dan tawas. Perlu Anda ketahui, soda ash berguna untuk membersihkan bagian dinding kolam renang yang biasanya ditumbuhi oleh lumut dan alga. Sedangkan tawas mampu mengikat partikel-partikel kotoran sehingga kotoran tersebut akan mengendap di dasar kolam. Untuk menghilangkan kotoran yang telah ada di dasar kolam, Anda bisa menggunakan vacuum cleaner khusus air untuk menyedot partikel-partikel kotoran tersebut. Dosis soda ash yang dipakai cukup 1/2 kg, sedangkan untuk tawasnya sekitar 3-4 kg.

Tambahkan Terusi agar Air Berwarna Biru

Sebenarnya setelah air di kolam renang dibersihkan menggunakan vacuum cleaner, Anda sudah bisa langsung berenang di dalamnya. Kolam renang tersebut sudah bersih dan layak digunakan. Akan tetapi, untuk membuatnya lebih menarik, Anda bisa membuat warna airnya tampak berwarna kebiru-biruan layaknya air laut. Di sini Anda dapat memanfaatkan terusi yang berguna sebagai pemberi warna biru gelap pada air. Pemberian terusi juga berfungsi untuk membuat air terlihat berkilau-kilauan. Tambahkan terusi ini dalam jangka waktu 3-4 hari berturut-turut untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Lakukan Proses Sirkulasi untuk Menjernihkan Air

Proses sirkulasi begitu penting untuk menjernihkan air di kolam renang. Proses ini dilakukan melalui penyedotan air dari kolam renang yang dialirkan menuju ke suatu bak, kemudian air di bak kembali diteruskan lagi ke kolam renang. Walaupun tampaknya sederhana, tetapi proses ini telah terbukti mampu membuat air menjadi lebih jernih. Tak main-main, proses sirkulasi ini memerlukan waktu yang cukup lama hingga mencapai 6 jam. Setelah itu, kolam renang pun sudah benar-benar siap digunakan.