10 Kelebihan dan Kekurangan Kayu Glugu Kelapa

Pohon kelapa memiliki manfaat yang banyak sekali. Dari mulai akar kelapa untuk obat alami, bunga kelapa (manggar) bisa dimasak menjadi sayuran, air bunga kelapa sebagai bahan baku pembuatan gula, daun kelapa untuk pembungkus makanan atau bahan baku kerajinan tangan, lidi kelapa untuk sapu, daging buah kelapa untuk santan, air kelapa merupakan minuman yang menyehatkan, sabut kelapa untuk media filter air, tempurung kelapa untuk arang bakar dan kerajinan tangan, serta batang kelapa sebagai kayu untuk bangunan dan perabotan.

Kayu dari pohon kelapa disebut pula kayu glugu. Kayu glugu ini tergolong sebagai kayu yang berkualitas tinggi, terutama kayu yang terletak di bagian tengah batang pohon kelapa. Kayu ini mempunyai tingkat kekuatan yang bagus sekali. Kayu glugu ini sudah terkenal sangat kokoh. Apalagi jika kayu glugu kelapa tersebut telah diawetkan, maka kualitasnya bahkan bisa menyamai kayu jati. Karakteristik inilah yang membuat kayu glugu, khususnya kayu yang berasal dari pohon kelapa tua, mempunyai peminat yang begitu banyak. Termasuk Anda pun kini ingin menggunakannya.

KELEBIHAN

Kayu glugu mempunyai kelebihan-kelebihan yang meliputi :

Bersifat Ramah Lingkungan

Kayu glugu adalah kayu yang berasal dari pohon kelapa. Seperti kita tahu, Indonesia merupakan negara penghasil minyak kelapa terbesar di dunia. Industri pengolahan minyak kelapa sering kali menghasilkan limbah berupa batang pohon kelapa. Kini batang-batang kelapa tersebut mempunyai nila yang tinggi setelah dimanfaatkan menjadi kayu bangunan. Stock batang kelapa pun akan terus tersedia selama industri minyak kelapa berjalan. Karenanya kayu kelapa termasuk kayu yang ramah lingkungan.

Strukturnya Cukup Keras

Struktur kayu kelapa dikenal mempunyai struktur yang cukup keras. Bahkan setelah mendapakan proses pengawetan yang baik, struktur kayu ini akan menjadi semakin keras dan kuat. Karena kekuatannya ini, kayu kelapa biasa digunakan sebagai bahan baku pembuatan rangka atap. Kayu ini bekerja bagus dalam mendukung atap bangunan. Karena kekerasannya ini pula, kayu kelapa mampu bertahan dalam kurun waktu yang lama. Kayu ini memiliki daya tahan yang tinggi dan tidak mudah rusak.

Memiliki Serat yang Indah

Jika Anda perhatikan dengan baik, kayu kelapa memiliki serat kayu yang begitu indah. Serat ini sangat khas dan berbeda dari jenis-jenis kayu yang lainnya. Kayu kelapa ini nampak sangat mencolok, terlukis jelas di permukaan kayu, dan alurnya tegas. Karena keindahan seratnya ini pula kayu kelapa acap kali digunakan sebagai bahan baku pembuatan kerajinan. Cukup dengan memberikan finishing transparan, kerajinan dari kayu kelapa sudah terlihat menarik sekali.

Cukup Gampang Dirawat

Kayu glugu kelapa mempunyai struktur yang bagus. Kayu ini cukup kokoh serta memiliki kekerasan yang bagus sekali. Tidak sulit merawat kayu ini. Kayu glugu secara alami sudah mempunyai daya tahan yang tinggi sehingga tidak mudah dirusak oleh hama-hama pengganggu seperti rayap, kutu bubuk, kumbang kayu, tikus dan jamur. Perawatan yang terpenting yaitu memastikan kondisi kayu glugu ini senantiasa dalam kondisi yang kering. Sebab air merupakan musuh utamanya.

Cocok untuk Dinding dan Lantai

Selain bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan rangka atap kayu, Anda juga bisa memanfaatkan kayu glugu untuk membuat dinding bangunan. Strukturnya yang keras membuat kayu ini dapat dibuat menjadi dinding rumah yang kuat dan tahan terhadap tekanan dan guncangan. Selain itu, Anda pun bisa memakai kayu glugu menjadi lantai bangunan. Lantai dari kayu glugu ini tak hanya keras dan awet, tapi juga mempunyai motif yang indah berkat serat alami yang dimliki oleh kayu tersebut.

KEKURANGAN

Sedangkan kekurangan-kekurangan kayu glugu antara lain :

Tidak Terlalu Tahan Air

Apa yang membuat kayu glugu mudah rusak? Ternyata bukan serangan hama loh. Kayu glugu gampang rusak apabila terkena air secara terus-menerus. Kayu glugu merupakan kayu yang tidak terlalu tahan air. Kayu ini cepat mengalami kerusakan kalau terkena air dalam waktu yang cukup lama. Strukturnya akan menjadi lapuk dan hancur secara perlahan-lahan. Lantas kayu ini pun akan rusak. Untuk mencegahnya, pastikan kayu glugu terhindar dari tempat-tempat yang lembab serta genangan air.

Proses Pengeringan Lama

Pohon kelapa membutuhkan air yang cukup banyak untuk mendukung pertumbuhannya. Maka tidak heran kalau batangnya pun mengandung air yang banyak. Jika kita langsung menggunakannya sebagai kayu bangunan, maka kayu yang masih basah tersebut akan gampang rusak, berubah bentuk, atau berubah ukuran. Anda harus mengeringkannya terlebih dahulu supaya kayu ini memiliki kualitas yang tinggi. Sayangnya dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengeringkan kayu glugu.

Memiliki Risiko Melenting

Kayu glugu harus dikeringkan dengan baik agar memiliki kualitas yang tinggi. Pengeringan yang kurang maksimal akan membuat mutu kayu ini rendah. Bagaimana tidak? Sebab kayu yang masih cukup basah akan membuat strukturnya gampang rusak serta berubah bentuk dan ukuran. Namun sayangnya proses pengeringan kayu glugu yang cukup lama sering kali membuat kayu ini tidak terlalu kering. Salah satu risiko yang dapat timbul yaitu kayu glugu akan melenting sehingga berbahaya jika terus digunakan.

Seratnya Sangat Tajam

Pohon kelapa mempunyai kayu dengan karakteristik yang begitu khas. Ciri-ciri kayu ini berbeda dari kayu bangunan pada umumnya. Kebanyakan kayu mempunyai partikel-partikel yang tersusun secara kuat dan rapat. Namun berbeda dengan kayu glugu yang tersusun atas serpihan-serpihan kayu ukuran kecil. Serpihan kayu ini sangat tajam sehingga bila tidak hati-hati, kulit Anda mungkin akan tertusuk. Selain itu, tajamnya serat kayu ini juga membuatnya mesti diberi finishing secara maksimal.

Pengolahan Cukup Sulit

Pada dasarnya, kayu glugu mempunyai tekstur yang cukup kasar. Tekstur permukaan kayu ini tak terlalu halus. Dibutuhkan serangkaian proses finishing yang cukup panjang untuk menghasilkan kayu glugu yang mempunyai permukaan dengan tekstur yang halus. Tanpa mendapatkan perlakuan finishing yang tepat, kayu glugu akan memiliki permukaan yang kasar sehingga produk yang dihasilkan pun akan bermutu rendah. Anda tetap harus mengolahnya dengan baik meskipun kayu ini cukup sulit diproses.