Lifestyle
Aug11

(Rahasia) Cara Membuat Plitur Kayu Sendiri!

Bagaimana cara membuat plitur kayu sendiri? Perabotan rumah tangga yang terbuat dari kayu memiliki nilai jual yang sangat baik. Bahkan seiring dengan usia pembuatan perabotan tersebut, harganya pun ikut melambung naik secara perlahan-lahan. Furniture buatan Indonesia sangat disukai oleh pasar domestik maupun internasional. Kondisi ini lantas mendorong para pebisnis dan pengrajin kayu untuk membuat furniture sebaik-baiknya.

Bahan baku yang biasa dipakai untuk membuat furniture kayu misalnya jati, sengon, glugu, kayu kalimantan, dan sebagainya. Kayu-kayu ini dirangkai sedemikian rupa hingga membentuk suatu perabotan yang utuh seperti kursi, meja, lemari, rak, atau kitchen set. Selanjutnya tukang kayu akan mengaplikasikan plitur di atas permukaan furniture tersebut secara merata. Tujuannya untuk memberikan perlindungan terhadap furniture sekaligus membuat permukaannya tampak mengkilap.

membuat-plitur-kayu-sendiri.jpg

Produk plitur kayu kini sudah banyak dijual di toko bangunan. Mereknya pun bervariasi dengan karakteristik yang berbeda-beda. Tetapi produk plitur kayu tersebut rata-rata dijual dengan banderol harga yang lumayan mahal. Padahal kalau mau repot sedikit, kita bisa membuat plitur kayu sendiri dengan kualitas yang tak kalah bagus. Bahan-bahan pembentuk plitur kayu ini pun bisa didapatkan dengan mudah. Dengan menggunakan plitur buatan sendiri niscaya biaya produksi pembuatan furniture bisa ditekan.

Berikut merupakan panduan dalam pembuatan plitur kayu yang bisa Anda coba kerjakan sendiri!

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

  • 1/4 kg oker putih
  • 3 ons oker merah
  • 3 ons oker kuning
  • 1/2 kg lem putih (fox)
  • 1/2 kg serlak luar (naga/singa)
  • 1 ons serlak dalam (opsional)
  • 2 bungkus bahan pewarna
  • 3 liter pengencer spiritus
  • Air secukupnya

Alat-alat yang digunakan :

  • Wadah
  • Pengaduk
  • Kuas

Langkah-langkah cara membuat :

Pembuatan Bahan Dasar

Masukkan oker putih, oker merah, dan oker kuning ke dalam sebuah wadah. Kemudian tambahkan lem putih semuanya. Aduklah bahan-bahan ini sampai terbentuk adonan yang benar-benar tercampur rata. Tambahkan air secukupnya ke dalam campuran kedua bahan di atas.

Tuangkan air sedikit demi sedikit untuk mengencerkan adonan sambil terus diaduk. Buatlah sebuah adonan yang mempunyai tingkat kekentalan yang pas, tidak terlalu kental maupun tidak terlalu encer. Air hanya boleh ditambahkan apabila campuran oker dan lem putih sudah rata. Jika Anda terlalu cepat menambahkan air, maka lem dan oker pun tidak bisa tercampur dengan baik.

Pembuatan Plitur Kayu

Plitur kayu sebaiknya dibuat sebelum proses merangkai potongan-potongan hingga membentuk furniture yang mentah dilakukan. Tujuannya supaya ada waktu jeda yang cukup lama bagi plitur kayu ini untuk disimpan. Penyimpanan akan membuat kualitas plitur kayu menjadi semakin bagus. Kendati Anda juga bisa langsung menggunakan plitur yang baru dibuat, tetapi hasilnya tidak akan sebaik plitur yang telah disimpan.

Plitur kayu dapat dibuat di dalam wadah yang dilengkapi tutup rapat. Masukkan serlak luar/serlak dalam, bahan pewarna, dan cairan pengencer spiritus ke dalam wadah tersebut. Setelah itu, aduklah bahan-bahan ini agar membentuk suatu campuran yang homogen/rata. Setelah jadi, tutuplah wadah ini dengan penutup yang rapat. Biarkan wadah disimpan minimal selama 24 jam supaya terjadi reaksi di dalamnya. Keesokan harinya, plitur kayu buatan Anda pun telah siap untuk digunakan.

Pengerjaan Memplitur Furniture Kayu

Pada tutorial di atas, kita sudah membuat dua macam plitur kayu antara lain plitur yang terbuat dari serlak luar serta plitur yang terbuat dari serlak dalam. Disarankan untuk tidak menambahkan bahan pewarna saat akan membuat plitur dari serlak dalam. Adapun penerapan kedua jenis plitur kayu tersebut dapat dilakukan secara bergantian alias selang-seling.

Lapisan pertama ialah serlak luar, lapisan kedua memakai serlak dalam, lapisan ketiga dengan serlak luar, begitu seterusnya. Sedangkan untuk lapisan terakhir wajib menggunakan serlak dalam. Gunakan kuas atau kain ball untuk memplitur furniture kayu di tempat yang terbuka agar hasilnya maksimal. Teknik pemolesannya pun hanya boleh dilakukan sekali/bukan bolak-balik sehingga hasilnya bagus.