Prosedur Cara Menanam Alpukat dari Biji

Menanam alpukat dari biji tidak begitu susah kok. Apalagi kita tinggal di Indonesia yang notabene memiliki iklim dan cuaca yang ideal bagi pertumbuhan pohon alpukat. Nah, untuk lebih jelasnya silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini. Alpukat disukai banyak orang karena rasanya yang gurih dengan tekstur daging buah yang legit. Buah ini paling enak dijadikan minuman dingin dengan tambahan susu dan sirup. Perpaduan ketiganya secara otomatis akan langsung lumer di mulut. Yummy! Pada dasarnya, pohon alpukat bisa dikembangbiakkan melalui okulasi dan biji. Namun untuk kesempatan kali ini, Arafuru.com akan membahas metode budidaya melalui biji karena lebih sederhana.

Alat dan Bahan :

    1. Buah alpukat
    2. Cangkul
    3. Gelas
    4. Air
    5. Pupuk kandang
    6. Pupuk kompos

Langkah-langkah :

Langkah I : Pemilihan Buah Indukan

Buah yang digunakan sebagai induk tanaman harus sudah matang dan normal, semakin tua akan semakin bagus. Setelah didapat, buah tersebut lantas dibelah dua untuk mengeluarkan bijinya. Hati-hati, usahakan mata pisau jangan sampai melukai biji alpukat tersebut.

Setelah itu, biji yang telah didapat ini kita bersihkan dari daging buahnya. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya pembusukan biji dan serangan hama yang terjadi selama proses penyemaian.

Langkah II : Proses Penyemaian Biji

Ada dua metode untuk menyemai biji alpukat. Metode pertama adalah dengan meletakkan biji tersebut di tempat yang lembab dan terkena sinar matahari. Biasanya, kami menaruh biji ini di dalam gelas kecil yang telah diisi air sedikit saja, lalu meletakkannya di pinggir jendela.

Metode kedua adalah penyemaian di dalam tanah. Caranya yaitu dengan mengubur biji alpukat dan menyisakan bagian atasnya tetap berada di luar agar terkena sinar matahari.

Pada masa penyemaian ini, bakal benih alpukat tersebut cukup disiram sedikit saja untuk membuat lingkungan di sekitarnya tetap lembab. Pantau terus kondisi biji agar jangan sampai busuk dan terhindar dari gangguan hama/penyakit.

Langkah III : Penanaman Biji

Langkah ini ditujukan bagi anda yang menyemai pohon alpukat di atas tanah/gelas. Jadi bagi anda yang menggunakan metode penyemaian kedua, bisa langsung melewati tahap ini.

Sebelum penanaman dilakukan, tanah yang dipakai untuk media tanam harus diolah dulu agar menjadi lebih subur. Adapun caranya yaitu dengan menambahkan pupuk kompos dan pupuk kandang ke media tanam, lalu aduk rata. Buat lubang penanaman seukuran biji alpukat.

Biji yang bisa ditanam adalah biji yang sudah terdapat tunas dan akarnya. Sebelum penanaman, kulit ari/terluar sebaiknya dibuang dahulu. Penanaman cukup dengan mengubur buah tersebut dengan menyisakan tunas tetap berada di luar tanah.

Tahap IV : Perawatan Tanaman

Sama seperti merawat bayam, merawat tanaman alpukat terbilang sangat mudah karena pohonnya memiliki struktur kayu yang kuat. Bentuk perawatan meliputi penyiraman dan pemupukan tanaman secara berkala agar kondisi pohon alpukat tetap terpantau.

Biasanya, pohon alpukat akan berbuah jika usianya sudah mencapai 7 tahun ke atas. Cukup lama juga ya? Untuk mempersingkat waktu panen ini, para petani biasanya menggunakan metode okulasi. Teknik ini akan memicu tumbuhnya buah alpukat hanya sekitar 3 tahun saja.

Tips dan Peringatan :

    • Pada saat penanaman biji, tanah tidak perlu dipadatkan untuk menghindari rusaknya akar.
    • Taruh dedaunan kering di sekitar tanaman muda untuk menjaga kelembabannya.
    • Buatlah bedengan (peneduh) untuk melindungi pohon alpukat yang masih kecil dari terik matahari dan curah hujan.