Panduan Cara Merawat Sugar Glider untuk Pemula

Anda ingin merawat sugar glider di rumah? Sugar glider kini tengah digemari sebagai salah satu hewan peliharaan lantaran bentuknya yang kecil, menggemaskan, serta bisa diajak bermain. Meskipun termasuk binatang khas Indonesia, tidak banyak orang yang mengenali hewan berkantung ini.

Jika anda ingin memelihara sugar glider, ikuti panduan perawatannya dari arafuru.com berikut ini :

1. Sugar Glider itu Omnivora

Sugar glider adalah binatang omnivora. Artinya, dia biasa mengonsumsi buah, sayur, dan serangga. Beberapa contoh makanan yang disukainya antara lain mangga, ubi, apel, pisang, pir, wortel, kangkung, sawi, yoghurt, telur rebus, madu, jangkrik, ulat, dan keju. Sesekali anda pun boleh menambahkan makanan kucing/anjing ke dalam menu. Satu hal yang pasti, sugar glider mudah bosan jika makanan yang diberikan itu-itu saja. Jadi, anda wajib merancang menu yang tepat untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya.

2. Spesifikasi Kandang yang Ideal

Di habitat aslinya, sugar glider merupakan hewan yang suka memanjat dan melompat. Oleh karena itu, kandang yang dibutuhkan pun haruslah cukup besar dan tinggi. Namun jika tidak memungkinkan, anda harus sering-sering melepasnya di luar kandang.

Selain membuat kandang khusus sugar glider, kandang hamster yang terdiri dari tiga tingkat pun bisa anda gunakan. Semakin luas ukuran kandang, maka semakin bagus. Agar sugar glider tidak kabur, ukuran minimal jeruji kandang adalah 1,2 cm.

3. Tambahkan Kayu

Meskipun bukan hewan pengerat, anda tetap perlu memasukkan kayu ke dalam kandang sugar glider. Fungsinya adalah sebagai tempat mencakar/menghaluskan kuku sekaligus tempat bermainnya. Adapun batang yang paling baik berasal dari pohon asam. Hindari menggunakan batang bergetah karena akan membahayakan kesehatan si sugar glider anda.

4. Tempat Persembunyian

Sama seperti hamster, sugar glider juga membutuhkan tempat persembunyian, baik sebagai tempat berlindung maupun beristirahat. Tempat persembunyian ini bisa dibuat dari berbagai bahan bekas seperti pipa peralon, pot tanaman, kayu, bambu, dan lain-lain.

5. Ganti Air Minum Setiap Hari

Meskipun sudah mendapatkan cairan dari buah-buahan dan sayuran yang dikonsumsinya, sugar glider tetap memerlukan air minum. Minuman yang paling baik berasal dari air mineral dan jus buah. Sedangkan, tempat minum yang dipakai sama seperti untuk hamster, dengan bobot yang lebih berat agar tidak gampang tumpah saat tersenggol. Penggantian air minum dilakukan setiap pagi hari.

6. Hindari Matahari Langsung dan AC

Pada dasarnya, sugar glider merupakan hewan nokturnal (aktif di malam hari). Sehingga akan sangat berbahaya bila ia terkena cahaya matahari langsung. Bahkan bisa mengakibatkan kebutaan. Di samping itu, ruangan ber-AC juga kurang ideal sebagai habitatnya karena terlalu dingin dan berudara kering.

7. Sering Mengajak Bermain

Sugar glider termasuk hewan yang sangat lincah. Bahkan, jika sudah mengenal baik pemiliknya, hewan ini tak segan-segan memanjat tubuh anda berkali-kali. Ingat, untuk membuat sugar glider yang dipelihara menjadi jinak seperti ini, anda harus telaten dalam mengajaknya bermain setiap hari.

8. Bersihkan Kandang Secara Berkala

Untuk menjaga kondisi kesehatan di dalam kandang, sebaiknya kandang dibersihkan secara berkala. Apalagi, sugar glider jantan kerap membuat tanda wilayah dari air kecilnya yang cukup berbau. Pembersihan cukup dilakukan dengan mencuci kandang dan mengganti alasnya.