Lifestyle
Apr17

Inilah Tips Memilih Ikan Koi yang Berkualitas

Ikan koi yang berkualitas tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Ikan mempunyai paduan warna merah, hitam, dan putih yang sangat cantik serta bentuk tubuhnya terpatri sempurna. Biasanya, kualitas ikan koi akan terlihat manakala ukuran tubuhnya sudah cukup besar.

Setidaknya, ada tiga faktor yang sangat mempengaruhi kualitas suatu ikan koi, yaitu postur, warna, dan corak yang dimilikinya. Berikut ini penjelasang dari faktor-faktor tersebut selengkapnya :

A. Postur

Cara paling mudah untuk mengetahui suatu ikan koi mempunyai postur tubuh yang sempurna adalah mengamati gerakannya sewaktu berenang. Ikan koi yang berkualitas, memiliki irama berenang yang konstan dan terlihat sangat anggun karena sisi badannya yang simetris.

Meskipun begitu, anda jangan sampai salah mengartikan ikan koi yang buncit, terutama ikan betina. Besar kemungkinan, ikan tersebut sedang mengandung.

Perlu anda ketahui bahwa faktor postur ikan ini terbilang sangat penting karena akan menentukan penampilan dan kesehatan ikan secara langsung. Ketika anda menemukan ikan koi dengan postur yang ada cacatnya, meskipun mempunyai pola warna koi yang sangat bagus, maka ikan ini bisa dikatakan jelek.

Suatu ikan koi dapat dikatakan cacat apabila anggota tubuhnya tidak sempurna dan postur badannya terbilang kurus. Ikan koi yang mempunyai postur tidak sempurna sebaiknya jangan pernah anda pilih meskipun harganya murah. Hal ini karena cacat seperti sirip robek, mulut terkoyak, dan lain-lain hampir tidak mungkin disembuhkan kembali seperti sedia kala. Sebaliknya, anda masih bisa mempertimbangkan ikan koi yang kurus karena kurang makan. Namun, apabila terdapat ciri-ciri penyakit di tubuh ikan koi sebaiknya jangan pernah anda pilih sebab bisa menularkan penyakitnya ke ikan yang lain.

Berikut ini ciri-ciri postur tubuh ikan koi yang berkualitas :

  • Ikan koi mempunyai ukuran panjang, lebar, dan tinggi yang seimbang. Idealnya, perbandingan panjang dan tinggi koi yang bagus adalah 2,6:1 sampai dengan 3:1.
  • Ikan koi mempunyai postur punggung berbentuk lurus saat diam dan agak melengkung ketika berenang. Jika dilihat dari samping, keseluruhan postur ikan terlihat menyempit ke ekor. Hindari memilih ikan koi dengan postur tubuh yang melengkung cukup tajam.
  • Postur kepala ikan koi terlihat sempurna. Hal ini bisa dilihat dari ukuran kepala ikan koi yang proporsional, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
  • Bagian wajah ikan koi enak dilihat dan tidak ditemukan adanya cacat yang menyebabkan struktur wajahnya terlalu menonjol ke depan maupun tenggelam. Cacat yang paling banyak dijumpai adalah cacat di bagian rahangnya. Cacat ini disebabkan oleh gill root ketika ikan masih kecil dan menyebabkan postur kepala ikan koi terlihat lebih besar dan lebar.
  • Semua sirip ikan terlihat sempurna. Sirip, terutama sirip bagian dada, akan sangat mempengaruhi kecantikan ikan koi. Berikan perhatian yang lebih pada sirip ekor dan punggung, karena di sini merupakan bagian sirip yang rawan terkena luka. Jangan lupa untuk mencermati sirip perut dan sirip ekor juga.

B. Warna

Ikan koi yang berkualitas memiliki warna yang tegas dan jelas. Maksudnya, ketika ada bagian warna putih pada tubuh ikan, maka bagian tersebut harus murni putih tanpa campuran merah atau warna lainnya. Begitupun pada bagian corak merah harus benar-benar merah tanpa tambahan kuning, hitam, putih, dan seterusnya.

Faktor inilah yang kemudian menjadikan penghobi ikan koi cenderung memilih ikan koi impor daripada ikan produksi lokal. Di pasaran, kebanyakan ikan koi lokal masih berwarna setengah-setengah. Misalnya saja ikan koi berwarna keputih-putihan, kemerah-merahan, atau kehitam-hitaman. Sedangkan, kualitas warna ikan koi impor sudah tidak diragukan lagi.

Selain itu, susunan warna ikan koi yang bagus juga bisa dilihat melalui kebersihan warnanya yang bebas dari bercak-bercak warna lain. Sebagai contoh, pada bagian warna merah suatu ikan koi ada titik hitam di tengahnya. Maka koi seperti ini bisa dikatakan tidak bagus. Semua warna, baik itu putih, merah, hitam, atau yang lainnya harus berdiri sendiri-sendiri dan bersih dari warna apapun.

Akan tetapi, anda harus teliti apakah warna bercak-bercak tersebut merupakan warna asli atau bukan. Sebab, beberapa faktor eksternal bisa menyebabkan timbulnya suatu bercak pada ikan koi untuk sementara waktu. Sebagai contoh, saat ikan koi merasa kedinginan maka akan timbul bintik-bintik putih di beberapa tubuhnya.

C. Corak

Faktor terakhir yang mempengaruhi kualitas ikan koi adalah corak warnanya. Semakin sempurna corak yang dibentuk, maka makin bagus pula kualitasnya. Fokuslah mengamati corak bagian kepala dan ekor, karena di sini adalah penilaian utamanya.

Saat ini, sedang tren ikan koi yang memiliki corak berbentuk huruf kanji, hangeul, dan aksara lainnya di bagian kepala. Corak seperti ini mampu mendongkrak harga ikan menjadi sangat mahal. Sementara itu, ikan koi yang bercorak unik juga tengah digemari.

Lebih lanjut, ikan koi yang bagus memiliki ukuran corak kepala yang lebar. Untuk ikan koi jenis kohaku, corak berbentuk garis putih di leher adalah penentu kualitas koi sesungguhnya.

Selanjutnya pada bagian ekor, corak berwarna putih tanpa tambahkan warna hitam merupakan corak yang berkualitas tinggi. Sebaliknya, ekor yang bercorak dari warna selain putih kurang diminati.