Lifestyle
Apr15

Ini Dia Ciri-ciri Ikan Koi yang Sakit

Apakah ciri-ciri ikan koi yang sakit sama seperti ikan yang lainnya? Seperti kita ketahui, setiap makhluk hidup pasti pernah mengalami sakit, termasuk ikan koi yang anda pelihara. Berbeda dengan manusia yang bisa mengatakan apa yang sedang dideritanya, kita mengenali penyakit ikan koi melalui perilaku dan tanda-tanda di tubuhnya. Pada dasarnya, gejala ikan koi yang sakit sama seperti ikan yang lainnya. Oleh sebab itu, bagi anda yang sudah terbiasa memelihara ikan hias lain, pasti bisa langsung mengetahui kondisi ini.

Adapun ciri-ciri ikan koi yang sakit, yaitu :

1. Ikan Koi Terlihat Menyendiri

Ikan koi yang sehat bisa dilihat dari gerak-geriknya yang lincah dan gesit. Sebaliknya, jika ikan tampak diam dan cenderung menyendiri, bisa dipastikan bahwa kesehatan ikan koi tersebut sedang terganggu. Beberapa pakar menyebutkan, perilaku ini merupakan bentuk perilaku alamiah ikan yang kemungkinan tidak ingin menularkan penyakitnya kepada ikan-ikan yang lain.

Perilaku menyendiri ini belum bisa digunakan untuk mendiagnosa penyakit apa yang diderita oleh ikan. Butuh pengamatan yang lebih agar kita melihat indikasi lainnya agar penyakit ikan diketahui.

2. Ikan Koi Menutup Sirip Bagian Dada

Apabila ikan koi merasa tidak nyaman dengan lingkungan kolam, maka dia akan bereaksi dengan menutup sebelah sirip dadanya. Ikan pun terlihat tenang, tidak seagresif biasanya. Kemungkinan besar hal ini dikarenakan kadar amonia dan nitrat di kolam ikan koi yang melebihi batas normal.

ikan-koi-sakit.jpg

Untuk mengatasinya, selain membersihkan kolam, anda bisa menghentikan pemberian pakan koi selama sehari dan mengganti sepertiga air kolam. Apabila hal ini terus berlanjut, kemungkinan besar ikan tersebut mengalami masalah yang cukup serius.

3. Muncul Urat Kemerahan di Tubuh Ikan Koi

Perhatikan keseluruhan tubuh ikan koi yang anda pelihara. Apakah terdapat semacam urat nadi berwarna kemerahan di tubuh ikan tersebut? Jika iya, besar kemungkinan ikan sedang mengalami stres. Ada beberapa penyebab ikan koi merasa stres. Di antaranya adalah perubahan suhu air kolam yang drastis dan kadar amonia dalam air yang terlalu tinggi.

Untuk memastikan penyebabnya, kami menyarankan anda memberlakukan puasa pada ikan koi dengan tidak memberinya makan selama sehari penuh. Apabila keesokan harinya urat tersebut hilang, bisa dipastikan kadar amonia adalah sumber masalah ini. Solusinya dengan memperbaiki sistem filter, mengurangi pemberian pakan, dan mengeluarkan sebagian ikan karena populasinya terlalu padat. Sedangkan, jika urat pada ikan koi masih ada, maka kemungkinan besar ikan terkena penyakit.

4. Nafsu Makan Ikan Koi Menurun

Tanda-tanda ikan koi sakit selanjutnya adalah ikan tidak merespon saat kita memberikan pakan. Sama seperti makhluk hidup lainnya, ikan yang sedang sakit maka nafsu makannya pun menurun.

Adapun penyebabnya bermacam-macam, mulai dari sakit di luar tubuh seperti badan tergores/terluka, sampai penyakit yang ada di dalam seperti ikan terinfeksi virus. Penanganan yang tepat untuk gejala ini adalah dengan memisahkan koi untuk sementara waktu dan memberikan perhatian yang lebih.

5. Ikan Koi Berenang di Permukaan dan Terengah-engah

Berbeda dengan ikan koi yang sedang ingin bercengkrama dengan kita, ikan yang selalu berenang di permukaan dan bernapas dengan terengah-engah menandakan dia kekurangan oksigen. Oksigen yang larut dalam air terlalu sedikit untuk dikonsumsi oleh seluruh ikan. Akibatnya, ikan pun mencari sumber oksigen dari udara.

Adapun cara menanggulangi masalah ini adalah dengan mengganti sebagian air kolam dan memperbaiki sistem aerator. Sistem ini sangat berperan penting untuk mensuplai oksigen di air kolam.

Namun, jika ikan koi yang berenang di permukaan hanya seekor saja, sementara yang lain tetap berenang secara normal, anda perlu mencurigai ikan tersebut terkena penyakit. Sementara itu, apabila seekor ikan selalu berenang di bawah kucuran air, kemungkinannya ada masalah pada sistem pernapasan (insang) ikan tersebut.

6. Mata Ikan Koi Memutih dan Berlendir

Mata merupakan indikator bagi kesehatan binatang, termasuk ikan koi. Melalui mata, kita bisa melihat penyakit apa yang sedang dialami oleh si ikan.

Pada ikan koi, mata yang berubah menjadi putih serta terdapat selaput di sekitarnya merupakan ciri-ciri ia terkena jamur. Pengobatannya tidak lain adalah dengan menaruhnya di ember terpisah dan memberikan obat khusus untuk mengatasi jamur pada ikan hias.

7. Terdapat Bintik-bintik di Sisik Ikan Koi

Selain menyebabkan mata memutih, jamur juga menimbulkan bintik-bintik kecil pada tubuh ikan. Ada kalanya gejala ini juga disebabkan oleh kutu air.

Adapun bentuk penanganannya sama seperti ketika mata koi memutih, yakni dengan memisahkannya dan memberinya obat jamur. Selain itu, kolam ikan koi pun perlu dibersihkan secara menyeluruh agar jamur tidak menyerang ikan yang lainnya.

8. Ikan Koi Terlihat Gelisah

Sama seperti manusia, ikan koi yang sakit tidak bisa bergerak dengan lemah gemulai. Pola berenangnya cenderung tidak menentu, kadang bergerak cepat lalu secara tiba-tiba diam.

Perilaku ini menunjukkan bahwa ikan koi tidak merasa nyaman tinggal di kolamnya. Bisa jadi, di sana terdapat berbagai bakteri yang mengusiknya. Pembersihan kolam adalah langkah yang paling tepat untuk mengatasi hal ini.

9. Sirip Ikan Koi Robek

Kebiasaan menggosokkan tubuhnya ke dinding kolam, terkadang berbahaya bagi si ikan terutama jika desain kolam ikan koi yang anda buat berpermukaan kasar. Mau tidak mau, anda pun perlu menghaluskannya kembali dengan cara mengacinya atau memasang keramik di kolam tersebut.

Sirip yang robek juga bisa disebabkan karena perkelahian antar ikan. Jadi, anda perlu memisahkan ikan koi yang mempunyai postur tubuh tidak seimbang, misalnya besar dengan besar, kecil dengan kecil, dan seterusnya.

Pertolongan Pertama Pada Ikan Koi yang Sakit

Bentuk pertolongan pertama apabila anda menjumpai ikan dengan ciri-ciri seperti di atas, antara lain :

  1. Pindahkan ikan koi yang sakit ke kolam isolasi dengan segera agar tidak menularkan penyakitnya ke ikan lain.
  2. Ciptakan lingkungan yang nyaman pada kolam isolasi, termasuk menjaga suhu dan menambah mesin pembuat gelembung oksigen.
  3. Jangan memberikan pakan karena bisa dipastikan ikan koi tidak akan menyentuhnya, pakan justru bisa mengotori kolam isolasi.
  4. Berikan obat-obatan sesuai dengan penyakit yang diderita ikan koi.