Cara Mudah Menanam Ginseng di Pekarangan

Apakah anda berniat menanam ginseng di pekarangan sekitar rumah? Mendengar kata ginseng pasti anda langsung teringat dengan Negara Korea. Yap, masyarakat di sana memang gemar mengonsumsi ginseng, baik sebagai makanan maupun minuman, saat musim dingin.

Dari segi kesehatan, tanaman ginseng mempunyai banyak khasiat. Misalnya untuk menyembuhkan diabetes, meningkatkan gairah hidup, dan mengurangi nyeri saat menstruasi. Bahkan, beberapa orang menyebut ginseng sebagai rajanya tanaman herbal.

Di bawah ini panduan menanam ginseng dari Arafuru :

Alat dan Bahan :

  • Bibit ginseng
  • Pupuk kandang
  • Pupuk NPK
  • Cangkul
  • Sekop
  • Garpu tanah
  • Pestisida

Langkah-langkah :

Tahap I : Pembibitan

Untuk memperoleh bibit ginseng berkualitas baik, anda bisa mendapatkannya melalui stek batang. Adapun syaratnya, tanaman induk harus dalam kondisi sehat dan telah berusia dewasa. Bibit yang didapat lantas disimpan di tempat yang lembab selama 3 hari, kemudian potong serong pada bagian pangkal batangnya.

Tahap II : Pengolahan Tanah

Anda dapat memanfaatkan tanah kosong di sekitar rumah sebagai ladang berkebun ginseng. Sebelumnya, tanah tersebut diolah dengan mencangkul dan mencampurnya bersama pupuk kandang. Tujuannya tidak lain agar tanah menjadi subur dan teksturnya lebih gembur.

Tahap III : Penanaman

Sore hari merupakan waktu yang tepat untuk menanam bibit ginseng. Tanamlah bibit-bibit tersebut dengan jarak 50×60 cm. Jangan lupa padatkan tanah di sekitarnya agar bibit mampu berdiri tegak.

Tahap IV : Penyiraman

Penyiraman tanaman ginseng bisa dilakukan setiap hari agar tanah tidak terlalu gersang dengan kadar air secukupnya saja. Menginjak usia 3,5 bulan, penyiraman air bisa anda kurangi agar umbi gingseng tidak mudah membusuk.

Setiap 2 minggu sekali, sampai tanaman berusia 14 minggu, anda perlu memberikan pupuk tambahan yang terdiri dari campuran 1/4 kg pupuk NPK dengan 50 liter air. Berikan 250 cc campuran ini untuk masing-masing tanaman.

Yang tidak kalah penting, bersihkan gulma yang tumbuh secara liar di sekitar tanaman ginseng. Hama-hama pengganggu seperti bekicot, ulat grayak, dan ulat penggulung daun juga perlu disingkirkan dari pekarangan anda. Sedangkan, penyakit ginseng seperti busuk leher batang, busuk umbi, dan layu tanaman bisa diatasi dengan memberikan pestisida secara berkala.

Tahap V : Pemanenan

Pada umumnya, umbi ginseng siap dipanen ketika tanaman sudah berusia 4-5 bulan. Umbi yang siap dipanen adalah umbi yang berdiameter lebih dari 1 cm serta tanaman ginseng tersebut sudah pernah berbunga. Paling bagus, pemanenan dilakukan saat pagi hari menggunakan garpu tanah. Hati-hati saat mencabutnya agar umbi gingseng yang dipanen tetap dalam kondisi utuh.

Selamat menanam gingseng!