Cara Membuka Usaha Depot Air Minum

Bagaimana cara membuka usaha depot air minum isi ulang?  Mesin RO (Reverse Osmosis) adalah mesin yang berfungsi untuk menyaring air dari kontaminan, mineral, dan ion negatif.  Teknologi ini pertamakali ditemukan oleh NASA dan digunakan para astronot untuk menyaring air yang mungkin nantinya akan ditemukan di luar angkasa. Dengan mengolahnya menggunakan mesin RO terlebih dahulu, air akan menjadi lebih higienis sehingga aman dikonsumsi oleh manusia.

Pada perkembangannya, mesin RO digunakan oleh para pelaku bisnis untuk menyediakan air yang higienis, murni, dan segar dengan harga yang lebih murah daripada air mineral dalam kemasan.  Mereka memanfaatkan mesin ini sebagai mesin/filter utama pengolahan di dalam depot air minum isi ulang miliknya. Sudah pasti harga mesin reverse osmosis ini terbilang sangat mahal. Faktanya biaya instalasi mesin RO ini pun tidak kalah mahal. Padahal jika mau, Anda bisa merakit mesin RO memakai tenaga sendiri.

Langkah I. Persiapan Awal

Siapkan ruangan khusus yang akan menjadi tempat pemasangan mesin RO. Lakukan pengukuran ruangan tersebut dengan benar sehingga Anda bisa mengetahui jumlah pipa yang diperlukan untuk instalasi dan skema pemasangannya yang tepat. Kemudian tentukan sumber air yang akan dijadikan sebagai bahan baku pembuatan air minum yang higienis. Dari sini kita bisa menentukan media filter apa yang cocok digunakan untuk menyaring air tersebut.

Langkah II. Pengecekan Air

Proses pengecekan air tidak bisa Anda lakukan sendiri, melainkan harus ke instansi pemerintahan yang berwajib. Dalam hal ini, Anda bisa mengambil sampel air sebanyak 5 liter untuk diperiksa ke PDAM. Hasilnya berupa informasi kandungan mineral/logam dan kadarnya yang terdapat di air tersebut. Berbekal dengan data ini, Anda bisa memilih teknik penyaringan yang tepat untuk menghasilkan air yang layak minum dan tidak merusak mesin RO.

Langkah III. Kapasitas Produksi

merakit-mesin-reverse-osmosis.jpg

Sebelum melakukan instalasi mesin RO, Anda perlu mempertimbangkan seberapa besar kapasitas produksi yang ingin dicapai. Hal ini penting dipikirkan secara matang sebab berhubungan dengan kemampuan finansial dan kebutuhan daya listrik. Membran RO 100 gpd mampu memproduksi 20 galon/24 jam, membran RO 1000 gpd memiliki kemampuan 200 galon/24 jam menggunakan daya listrik 1300 watt, serta membran RO 2000 gpd dapat menyaring hingga 400 galon/24 jam dengan daya listrik 2000 watt.

Langkah IV. Belanja Peralatan

Alat-alat yang dibutuhkan untuk membuat depot air minum ini sebaiknya dibeli di toko grosir  yang menjualnya dengan harga paling miring untuk menekan pengeluaran modal awal. Mesin RO sebaiknya dibeli di agen resminya langsung sebab kalau sudah melalui beberapa tangan maka harganya melambung naik. Kemudian untuk pipa disarankan belilah di toko bangunan, bukan di toko listrik karena harga pipa untuk instalasi air biasanya lebih murah daripada pipa untuk instalasi listrik. Jangan lupa juga untuk membeli mesin bor tangan, mata bor besi dan tembok, gunting pipa, gergaji besi, lem kaca, lem pipa, kertas pasir, obeng, tespen, seal tape, kunci monyet, dan paku ryvet.

Langkah V. Pelaksanaan Instalasi

Di sini kami tidak akan menjelaskan step by step pemasangan mesin reverse osmosis karena sudah dijelaskan secara lengkap di buku manual yang menyertainya. Hal ini juga kami lakukan untuk menghindari kebingungan Anda mengingat saat ini sudah banyak sekali tipe mesin RO yang dijual di pasar. Namun pada prinsipnya, Anda perlu membuat partisi ruangan terlebih dahulu. Kemudian hubungkan masin RO dengan sistem pemipaannya. Setelah semuanya dipastikan sudah beres, Anda bisa mencoba menyalakan mesin RO tadi. Cek sekali lagi kualitas air yang dihasilkannya ke PDAM. Jika sudah layak pakai, Anda bisa mengurus perizinan membuka depot air minum terlebih dahulu, barulah kemudian meresmikan pembukaan usaha Anda tersebut.