Lifestyle
Sep5

Berbagai Cara Menyuburkan Tanah Pertanian

Bagaimana cara menyuburkan tanah pertanian? Para petani membudidayakan suatu tanaman dengan maksud untuk mendapatkan hasil dari tanaman tersebut, entah itu buah, bunga, daun, batang, atau umbi/akarnya. Agar dapat ditanami benih tumbuh-tumbuhan, kondisi tanah yang digarap haruslah subur. Tanaman yang tercukupi kebutuhan unsur haranya maka dapat tumbuh dengan baik.

Hal yang mutlak dilakukan untuk menyuburkan tanah ialah memberikan bahan organik berupa kompos atau bokashi. Ekosistem kehidupan di dalam tanah juga perlu dijaga dengan baik untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Tanpa Anda sadari, air dan udara dapat berperan pula sebagai agen penyubur tanah. Kedua unsur alam ini mampu bertindak sebagai pengendali kondisi fisik, kimia, dan biologi media pertanaman.

Proses penyuburan tanah hendaknya disesuaikan dengan keadaan tanah pada saat itu agar tepat guna.

TANAH LIAT

Tanah liat sebenarnya kaya akan kandungan unsur hara. Namun sayangnya unsur hara di dalam tanah liat sulit diserap oleh akar tumbuhan karena kadar oksigen di dalamnya terlalu sedikit. Jadi Anda perlu meningkatkan kandungan oksigen supaya tanaman bisa tumbuh di tanah liat. Caranya yaitu berikan kompos, bokashi pupuk kandang, atau arang. Lalu tanah tersebut diolah supaya teksturnya menjadi lebih gembur.

TANAH BERPASIR

Kekurangan tanah berpasir ialah tidak dapat menahan air dengan baik. Air yang disiramkan ke tanah ini pasti langsung masuk jauh ke dalam tanah sehingga kondisi tanah lapisan atas menjadi cepat kering. Akibatnya tumbuhan yang ditanam di tanah berpasir akan merana. Supaya tanah berpasir dapat ditanami berbagai tumbuh-tumbuhan, Anda bisa menambahkan kompos/pupuk kandang, campuran daun hijau dan kotoran ayam, tanah, dan air dengan perbandingan 1:1:1:1. Timbunlah campuran bahan-bahan ini di dalam drum tertutup selama 3 minggu sebelum dapat digunakan.

TANAH BERKAPUR

Tanah yang banyak mengandung kapur biasanya memiliki tingkat keasaman (pH) yang cukup tinggi. Tanah ini juga rawan mengalami longsor serta miskin kandungan zat mikro. Solusi untuk memperbaiki sifat pada tanah berkapur dapat dilakukan dengan menambahkan pupuk kompos  atau dedaunan hijau. Sedangkan untuk menurunkan konsentrasi pH yang terlalu tinggi bisa dengan menaburkan campuran pupuk dan belerang.

cara-menyuburkan-tanah-pertanian.jpg

TANAH YANG ASAM

Tanah yang mempunyai pH berkisar antara 3-5 disebut tanah asam. Ciri utama dari tanah seperti ini adalah kandungan air tanah di dalamnya pasti berwarna kuning karat. Selain itu, tanah asam banyak sekali ditumbuhi alang-alang di atasnya. Tanah asam yang ditanami jagung akan menyebabkan buah jagungnya cepat menguning. Sementara bila ditanami kacang tanah, hasilnya tidak ada kacang tanah yang bernas. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi tanah asam, di antaranya :

  1. Tanah tersebut dicangkul/dibajak lalu dijemur di bawah sinar matahari selama 2 minggu.
  2. Tanah ditaburi arang sekam kemudian dicangkul supaya arang sekam tercampur merata.
  3. Tanah diolah selanjutnya dibuat parit-parit untuk mencegah genangan air dan membuang  zat asamnya.
  4. Tanah ditaburi pupuk organik dari kotoran hewan sebanyak mungkin agar tingkat keasamannya naik.
  5. Tanah diberikan kapur pertanian (dolomit) lalu dicangkul sampai tercampur rata.

TANAH GAMBUT

Tanah gambut mengandung zat organik yang belum terurai dan memiliki pH rendah. Mikroorganisme juga tidak mampu bekerja dengan baik di dalam tanah ini karena sirkulasi udaranya macet.  Langkah-langkah yang bisa dikerjakan untuk mengatasi tanah gambut yakni memberikan pupuk , membuat parit, menerapkan kultur campuran mikroorganisme, dan menambahkan bakteri yang berasal dari limbah yang kaya protein.

TANAH PODSOLIK

Tanah podsolik bisa dikenali dari warnanya yang merah kekuningan. Tanah semacam ini banyak sekali dijumpai di Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera. Anda perlu menaburkan pupuk kandang atau pupuk kompos agar tanah podsolik bisa dijadikan lahan pertanian. Upaya yang lainnya ialah menambahkan bakteri yang menguntungkan serta memasang mulsa penutup tanah terutama untuk melindunginya dari air hujan.