Bagaimana Tips Memilih Lantai Rumah yang Tepat?

Selain dinding dan atap, ada satu lagi komponen utama pembentuk rumah yaitu lantai. Semakin berkembangnya dunia arsitektur bangunan membuat semakin banyak jenis lantai yang dipilih. Namun, bagi sebagian orang, banyaknya pilihan yang ada justru membuatnya semakin bingung memilih mana yang paling tepat.

Berikut ini Arafuru uraikan bagaimana tips pemilihannya :

1. Lantai yang Awet

Faktor pertama yang dapat dijadikan dasar adalah memilih lantai yang berkualitas, baik dari segi keawetan maupun kekuatannya. Misalnya saja, anda dapat memanfaatkan lantai berjenis parket dan menghindari lantai yang terbuat dari anyaman. Meskipun harga parket kayu terbilang mahal, namun sebanding dengan kualitas yang dimilikinya karena mampu bertahan hingga puluhan tahun. Sebaliknya, lantai yang terbuat dari anyaman tumbuhan harus diganti secara rutin sehingga jatuhnya malah lebih mahal.

2. Lantai yang Aman

Faktor penting selanjutnya adalah faktor keamanan, di mana lantai dapat menjamin keselamatan semua orang yang berpijak di permukaannya. Sebisa mungkin hindari memakai lantai yang bertekstur licin, terutama untuk area kamar mandi. Usahakan seluruh lantai rumah dibentuk mendatar sama, tanpa banyak permainan ketinggian yang dilakukan karena berbahaya untuk orang tua.

3. Lantai yang Mudah Dibersihkan dan Berdaya Tahan Tinggi

Faktor ketiga ini menuntut anda mengenali bagaimana aktifitas yang akan dilakukan di suatu ruangan. Untuk lantai dapur misalnya, pilihlah material yang mudah dibersihkan mengingat akan ada banyak kotoran yang tumpah dan bisa merusak tampilan lantai setiap saat. Begitu juga dengan lantai ruang tamu, sebaiknya dipilih material yang tahan terhadap segala macam goresan. Sedangkan, untuk lantai yang tahan kelembaban tinggi paling sesuai untuk digunakan pada area kamar mandi.

4. Lantai yang Nyaman

Faktor kenyamanan memang menjadi prioritas utama pengolahan desain yang kita lakukan. Ketika anda ingin menciptakan suasana ruang tamu yang natural, hindarilah menggunakan lantai batu karena tekstur permukaannya tidak rata dan tidak nyaman di kaki. Lantai batu masih bisa diaplikasikan untuk lingkungan eksterior dan area dapur berkonsep terbuka. Lantai kayu dan bambu justru menjadi rekomendasi kami untuk menciptakan desain natural ini. Bila perlu, tambahkan juga karpet agar lantai terasa nyaman di kaki.

5. Lantai yang Sesuai Anggaran

Merencanakan anggaran pembangunan memang sangat penting, terutama agar tidak terjadi pemborosan biaya. Selain biaya pembelian material, perhatikan pula biaya pemasangan dan biaya perawatan. Usahakan ketiga biaya ini tampil serasi dengan biaya perawatan paling rendah. Jika anggaran anda terbatas, sebaiknya jangan memaksakan menggunakan lantai marmer karena biaya pembelian, pemasangan, dan perawatannya cukup besar. Lantai keramik saat ini memiliki corak yang sangat variatif dan harganya pun sangat terjangkau.