Lifestyle
Jun27

Bagaimana Cara Menanam Stroberi di Dalam Pot?

Anda ingin menanam stroberi di dalam pot? Stroberi, buah berwarna merah cantik disukai oleh semua orang karena rasanya yang manis keasaman dan segar.

cara-menanam-stroberi-di-dalam-pot.jpg

Tanaman stroberi sejatinya merupakan tanaman khas dari daerah yang beriklim subtropis. Akan tetapi, kita masih bisa memeliharanya di Indonesia asalkan ditanam di dataran tinggi, dengan ketinggian antara 1.000-1.500 m dpl. Suhu udara di daerah ini biasanya berkisar antara 17-20 derajat dengan kelembaban mencapai 80%-90%. Selain itu, curah hujan di dataran tinggi juga tergolong tinggi, yaitu mencapai 600-700 mm/tahun sehingga cocok bagi pertumbuhan tanaman stroberi.

Idealnya, tanaman stroberi harus mendapatkan sinar matahari selama 8-10 jam setiap harinya. Sedangkan, pH tanah yang baik untuk budidaya stroberi di pot adalah 6.5–7,0.

Alat dan Bahan :

  • Bibit tanaman stroberi
  • Pot dengan diameter 15-20 cm
  • Tanah berhumus
  • Pasir bersih
  • Pupuk kompos
  • Pestisida alami
  • Sekop

Langkah-langkah :

Tahap I : Pemilihan Bibit

Bibit yang digunakan kali ini sudah berupa tanaman stroberi yang masih kecil. Anda bisa membelinya, baik di sekitar rumah maupun secara online dengan harga berkisar Rp 2.000/bibit tergantung jenis stroberi yang dipilih. Kualitas bibit harus benar-benar diperhatikan karena akan berpengaruh langung terhadap keberhasilan anda dalam membudidayakan tanaman stroberi.

Bibit stroberi bisa dikatakan bagus apabila terlihat segar, terdapat daun muda di pucuknya, tidak luka dan tidak berpenyakit, serta tidak ada bagian tanaman yang mengering. Jika anda kurang teliti dalam memilih bibit, besar kemungkinan tanaman tersebut akan mudah mati karena kesulitan beradaptasi.

Tahap II : Penyiapan Media Tanam

Media tanam yang baik untuk mendukung pertumbuhan tanaman stroberi adalah tanah yang gembur dan agak berpasir. Anda dapat membuatnya dengan jalan mencampurkan tanah, pasir, dan pupuk dengan perbandingan 5:2:1 atau sesuai dengan kondisi tanah yang anda gunakan. Ingat, usahakan tanah yang digunakan sudah bebas dari kerikil dan sampah plastik karena akan mengganggu pertumbuhan akar tanaman.

Selanjutnya, masukkan tanah tersebut ke dalam pot yang telah disiapkan. Oh ya, sebelumnya pot harus diisi dulu dengan beberapa pecahan genteng, agar saat disiram tanah tidak mudah keluar dari dasar pot.