Lifestyle
Jul22

Bagaimana Cara Menanam Jambu Air dari Cangkok?

Anda ingin menanam jambu air di kebun rumah? Bingung ingin memulainya dari mana? Bagaimana kalau dari cangkok saja? Selain tanaman bisa tumbuh lebih cepat, kualitasnya pun biasanya akan mirip dengan tanaman induk.

cara-menanam-jambu-air.jpg

Jambu air, siapa sih yang tidak menyukai buah ini? Rasanya yang manis, sepat, sedikit asam, dan berair sangat ampuh untuk menyegarkan dahaga. Jika anda ingin menanamnya sendiri, berikut ini kami berikan panduannya :

Alat dan Bahan :

  • Bibit jambu air
  • Pisau
  • Plastik
  • Tali
  • Cangkul
  • Garpu tanah
  • Pupuk kandang
  • Pupuk kompos
  • Pupuk urea
  • Pupuk NPK
  • Pupuk HCI

Langkah-langkah :

Tahap I : Pembuatan Bibit dengan Cangkok

Metode cangkok dipilih karena selain lebih mudah, kualitas bibit yang dihasilkan pun sama bagusnya dengan tanaman induk. Adapun caranya yaitu pilih batang yang telah berusia dewasa dan tidak terlalu tua (kering) dengan diameter minimal 3 cm. Selanjutnya, buatlah irisan secara melingkar dengan panjang mencapai 10 cm lalu kupaslah kulit bagian luar. Bersihkan getah/kambium yang terdapat pada batang tersebut agar kering. Setelah itu, lilitlah bagian kupasan tersebut memakai tanah, lantas dibungkus dengan plastik dan diikat tali supaya tidak rusak. Sebaiknya tanah yang digunakan adalah tanah yang sudah bersih dari bebatuan dan agak basah agar anda tidak perlu menyiramnya lagi. Akar tanaman akan muncul dari batang tersebut setelah berumur 2 minggu sejak pembuatan.

Tahap II : Penyemaian Bibit Tanaman

Akar cangkok yang telah tumbuh tidak bisa langsung ditanamkan ke tanah karena sistem perakarannya belum siap. Diperlukan upaya untuk merangsang pertumbuhan tanaman, terutama pada bagian tunasnya. Oleh sebab itulah, kita perlu menyemainya terlebih dahulu.

Penyemaian biasanya dilakukan di dalam polybag. Setelah bibit cangkok dipotong dari tanaman induk, pangkaslah sejumlah daun yang menempel, dan potong juga batang bagian atas sehingga menyisakan panjang 50 cm. Ini bertujuan untuk mengurangi terjadinya penguapan.

Selanjutnya tanamkan bibit tersebut pada polybag dengan media tanah gembur berhumus. Jangan lupa, letakkan bibit ini di tempat yang teduh dan mendapatkan sinar matahari secukupnya. Siram tanaman secara rutin 2 kali sehari agar tidak kekeringan. Bibit tersebut siap dipindahkan ke lahan setelah muncul daun tunas baru, sekitar 2 minggu.