Agar Tanaman Hias Tumbuh Subur Seperti yang Kau Minta

Ada keindahan tersendiri dari tanaman hias yang tumbuh di pekarangan rumah. Warna-warni, bentuknya yang unik, atau aroma wanginya menciptakan suasana yang begitu indah. Anda dan keluarga tercinta pun menjadi semakin betah berada di rumah. Pemandangannya sungguh menarik dan tidak membosankan. Selain itu, Anda sekeluarga pun mempunyai kegiatan baru yang bisa dilakukan bersama-sama. Tidak lain yaitu merawat semua tanaman hias.

Memang benar kalau ingin tanaman hias yang Anda miliki tumbuh subur, Anda harus merawat semua tanaman tersebut sebaik-baiknya. Perawatan adalah kunci utama mengapa tanaman bisa tumbuh subur. Dengan perawatan yang tepat, tanaman akan mendapatkan semua yang dibutuhkannya. Minuman, makanan, dan segala sesuatu yang dibutuhkannya tercukupi. Maka tanaman pun merasa senang sehingga pertumbuhannya menjadi subur.

tanaman-hias-tumbuh-subur.jpg

Untuk merawat tanaman hias agar tumbuh subur seperti yang Anda inginkan, ikutilah kiat-kiat di bawah ini!

  1. Menyirami Tanaman

Kebutuhan dasar bagi semua makhluk hidup adalah air. Tanpa air, tidak ada makhluk yang bisa hidup. Tanaman pun tidak sanggup bertahan hidup tanpa adanya air. Anda perlu menyirami tanaman untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari. Sesuaikanlah frekuensi penyiraman dan intensitas air yang disiramkan dengan jenis tanaman. Sebab tidak semua tanaman menyukai air yang terlalu banyak, terutama kaktus dan sukulen. Pelajarilah karakteristik tanaman yang Anda miliki.

Untuk cara menyirami tanaman, Anda bisa menggunakan selang air atau teko khusus menyiram tanaman yang biasa disebut gembor. Siramilah media tanam yang ada di sekeliling batang tanaman. Sirami dengan air sampai kondisi media tanam ini menjadi cukup basah. Usahakan jangan sampai tergenangi air. Bila perlu, Anda bisa menyirami bagian daun tanaman untuk membersihkan permukaannya. Adapun waktu menyiram yang paling baik yaitu setiap pagi hari.

  1. Memberikan Pupuk

Pupuk merupakan sumber nutrisi bagi tanaman. Di dalam pupuk terkandung zat-zat organik dan unsur hara yang diperlukan oleh tanaman sebagai makanannya. Tanaman memerlukan bahan-bahan ini dalam jumlah yang cukup besar. Ketersediaan makanan akan menjamin kehidupan setiap tanaman. Sayangnya kandungan bahan organik dan anorganik di dalam tanah semakin mengalami penurunan akibat terus diambil oleh tanaman. Tugas Anda yaitu mengisinya kembali dengan memberikan pupuk.

Ada dua jenis pupuk yang perlu Anda berikan kepada tanaman untuk mendukung pertumbuhannya yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik. Pada dasarnya, pupuk organik berguna untuk menyuburkan tanaman. Pupuk ini banyak mengandung bahan organik yang dibutuhkan tanaman untuk mendukung pertumbuhannya. Sedangkan pupuk anorganik bisa Anda gunakan untuk merangsang pertumbuhan tertentu. Misal jika Anda ingin daun berwarna lebih merah bisa memakai pupuk ini.

  1. Membersihkan Gulma

Gulma adalah tanaman yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Gulma mencakup semua tanaman yang tumbuh secara liar dan keberadaannya tidak kita inginkan. Tidak hanya rumput atau ilalang saja, tetapi seluruh tanaman yang tiba-tiba tumbuh di dekat tanaman peliharaan kita pantas disebut gulma. Gulma harus disingkirkan secepatnya agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman. Mengapa bisa demikian? Sebab gulma ini menjadi pesaing tanaman dalam mendapatkan air, unsur hara, dan sinar matahari.

Proses pembersihan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman dapat dilakukan dengan menyiangi gulma-gulma tersebut menggunakan tangan atau arit. Cara ini merupakan metode yang paling aman serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi tanaman maupun lingkungan. Tapi jika ukuran halaman Anda cukup luas, proses pembersihan gulma ini bisa dilakukan memakai bantuan herbisida.

  1. Memangkas Tanaman

Faktanya tanaman yang tumbuh terlalu rimbun justru kurang baik bagi kesehatan tanaman itu sendiri. Tingkat kelembaban udara di sekitar tanaman tersebut terlalu tinggi sehingga rawan diserang oleh jamur. Serangga-serangga yang bisa menjadi hama bagi tanaman juga senang membuat sarangnya di tanaman yang rimbun. Oleh karena itu, pemangkasan perlu dilakukan secara berkala guna mencegah kondisi tanaman agar tidak terlalu rimbun.

Manfaat lain pemangkasan yaitu merangsang pertumbuhan tanaman supaya tumbuh semakin subur lagi. Bagaimana bisa? Sebab dari bekas pemangkasan tersebut nantinya akan tumbuh cabang baru yang lebih produktif. Alhasil tanaman pun menjadi lebih sehat, subur, dan indah dipandang mata. Untuk memangkas tanaman, Anda bisa memakai gunting dan pisau pangkas khusus. Lakukan pemangkasan terhadap cabang-cabang yang terlalu tua, rusak, kering, berpenyakit, atau kurang menarik.

  1. Mengatasi Hama dan Penyakit

Sama seperti manusia, tanaman pun bisa mengalami sakit. Jika sudah sakit, maka pertumbuhannya akan terganggu. Dari mulai postur tanaman yang menjadi kerdil, batangnya kurus, terlambat dalam menghasilkan bunga dan buah, mengering, atau bahkan mati secara mendadak. Penyebabnya antara lain hama dan bibit penyakit yang menyerang tanaman hias tersebut.

Pengendalian secara cepat dan tepat sangat diperlukan di sini untuk mengatasi serangan. Sebelumnya Anda harus mampu mengidentifikasi penyebab utama serangan yang menimpa tanaman. Hal ini bisa dilakukan dengan memeriksa seluruh bagian tanaman untuk menemukan gejala-gejala awal serangan hama atau penyakit. Setelah yakin terhadap hama/penyakit tertentu, maka segera lakukan pengendaliannya.