Lifestyle
Jun19

9 Cara Membuat Pestisida Alami dari Tumbuhan

Anda ingin membuat pestisida alami dari tumbuh-tumbuhan? Adanya hama pada suatu tanaman, bisa menjadi ancaman serius bagi pertumbuhan daun, bunga, buah, batang, dan akarnya. Jika tidak segera diatasi, bukan tidak mungkin jumlah hama akan semakin bertambah. Untungnya, ada tanaman-tanaman yang bisa kita jadikan sebagai pestisida yang ampuh. Apa saja?

Cabai dan Bawang Putih

Langkah-langkah :

  1. Siapkan 1/2 gelas cabai rawit merah dan 1/2 gelas bawang putih
  2. Haluskan kedua sayuran ini dengan blender hingga berbentuk sebuah pasta/bubur
  3. Tambahkan 2 gelas air hangat ke dalam adonan pasta, lalu aduk rata
  4. Simpan cairan ini di dalam wadah tertutup selama 24 jam
  5. Kemudian, cairan yang sudah mengendap ini disaring untuk memisahkan ampasnya
  6. Masukkan air sari cabai dan bawang putih ini ke dalam botol spray agar bisa digunakan untuk menyemprot tanaman

membuat-pestisida-alami.jpg

Minyak Goreng dan Sabun Cuci Piring

Langkah-langkah :

  1. Siapkan sabun cuci piring yang tidak terlalu wangi agar tidak beracun bagi tanaman
  2. Campurkan 1 sendok makan sabun cuci piring dengan 1 gelas minyak goreng, aduk rata
  3. Ambil 2½ sendok teh dari adonan pertama ini, kemudian campurkan dengan 1 gelas air, aduk rata
  4. Masukkan cairan ini ke dalam botol spray. Kocok perlahan agar cairan di dalamnya benar-benar tercampur rata.
  5. Sebelum menggunakannya secara massal, anda perlu mengujicoba apakah sabun yang digunakan berbahaya bagi tanaman atau tidak
  6. Sabun dikatakan berbahaya jika daun tanaman menguning dan layu ketika terkena cairan sabun

Deterjen Pakaian

Langkah-langkah :

  1. Siapkan deterjen yang bersifat ringan dan tidak terlalu wangi
  2. Campur 2-3 sendok teh deterjen dengan 1 gelas air, aduk rata
  3. Tuangkan cairan ini ke dalam botol spray
  4. Sama seperti pemakaian sabun cuci piring, anda harus menguji keamanan deterjen terlebih dahulu

Jeruk Nipis dan Daun Mint

Langkah-langkah :

  1. Siapkan 2 buah jeruk nipis dan 10 lembar daun mint
  2. Belah jeruk nipis menjadi dua bagian lalu ambil sarinya
  3. Tumbuk daun mint, campur dengan sedikit air, lalu saring untuk mengambil sarinya
  4. Campurkan sari jeruk nipis dan sari daun mint dengan 1 gelas air, lalu aduk rata
  5. Masukkan cairan ini ke dalam botol spray
  6. Cairan ini sangat bagus untuk membasmi hama semut dan kecoa

Bunga Krisan

Bunga krisan mengandung pyrethrum yang mampu melumpuhkan berbagai serangga.

Langkah-langkah :

  1. Siapkan ½ gelas bunga krisan dan 4 gelas air
  2. Rebus kedua bahan ini sampai mendidih, kurang lebih selama 20 menit
  3. Saring air rebusan ini untuk mendapatkan sari patinya
  4. Tuangkan ke dalam botol spray
  5. Pestisida berbahan bunga krisan ini bisa digunakan sampai dua bulan ke depan

Minyak Neem

Banyak orang yang percaya jika minyak neem, yang dibuat dari daun Pohon Neem, merupakan pestisida alami yang paling efektif.

Langkah-langkah :

  1. Siapkan 3 sendok teh minyak neem dan ½ sendok teh deterjen
  2. Masukkan minyak neem dan deterjen ke dalam 6 gelas air hangat
  3. Masukkan campuran ini ke dalam botol spray untuk digunakan sebagai pembasmi hama tanaman

Daun Sirsak

Langkah-langkah :

  1. Siapkan 20 lembar daun sirsak, ½ sendok makan sabun cuci piring, dan 1 gelas air
  2. Rebus daun sirsak dan air sampai mendidih
  3. Saring untuk mendapatkan air sari daun sirsak
  4. Tambahkan sabun cuci piring lalu aduk rata
  5. Masukkan ke dalam botol spray dan siap digunakan

Daun Pepaya

Langkah-langkah :

  1. Siapkan 10 lembar daun pepaya, 4 gelas air, 1 sendok makan minyak tanah, dan ½ sendok makan deterjen
  2. Tumbuk daun pepaya sampai halus kemudian tambahkan air, minyak tanah, dan deterjen
  3. Simpan campuran bahan-bahan ini semalaman agar terpisah antara sari dan ampasnya
  4. Terakhir, masukkan air daun pepaya ini ke botol spray

Umbi Gadung

Umbi gadung akan menjadi tanaman beracun jika tidak diolah dengan benar. Racun inilah yang dikenal efektif untuk memberantas hama tikus pada tanaman padi.

Langkah-langkah :

  1. Siapkan 3 buah umbi gadung ukuran sedang, 5 kg dedak padi, 50 gram tepung ikan, 6 biji kemiri, dan air secukupnya
  2. Kupaslah kulit umbi gadung kemudian tumbuk bersama kemiri sampai halus
  3. Tambahkan dedak padi, tepung ikan, dan air. Aduk rata hingga membentuk adonan.
  4. Adonan tersebut selanjutnya kita buat menjadi butiran-butiran kecil
  5. Penggunaannya cukup dengan menyebarkan butiran-butiran umbi gadung ini di sekitar area sawah

Keterangan :

1 gelas = 250 ml