Lifestyle
Dec8

8 Tips Menghemat Pemakaian Energi Listrik AC di Rumah

Apakah anda ingin menghemat pemakaian energi listrik AC di rumah? Karena daya yang dibutuhkannya cukup besar, AC merupakan salah satu perangkat elektronik yang paling menguras energi listrik. Belum lagi, intensitas AC tersebut menyala juga biasanya tetap dibiarkan selama berjam-jam. Maka tak heran, ketika anda mengoptimalkan pemakaian listrik di rumah yang dibutuhkan AC, hasilnya bisa sangat terlihat.

menghemat-listrik-ac.jpg

Ingin mencobanya? Berikut ini tips-tips dari Arafuru.com :

1. Pilih AC Hemat Energi

Meskipun kebanyakan produk AC saat ini sudah dilengkapi dengan kemampuan penghematan energi, namun anda mesti jeli dalam memilih mana yang paling hemat. Anda bisa melihatnya dari angka EER (Efficiency Energy Ratio) yang dimiliki AC tersebut. Semakin tinggi nilai EER, maka otomatis kinerja AC akan semakin efisien dan semakin hemat listrik. Sesuaikan juga kebutuhan daya AC dengan daya listrik di rumah.

2. Pilih AC dengan PK (Paard Kracht/Tenaga Kuda) Sesuai Ruangan

Banyak di antara kita yang menyepelekan kesesuaian tingkat kebutuhan AC dengan luas ruangan. Padahal, jika anda memastikannya dengan tepat, anda bisa menghemat listrik yang cukup banyak. Umumnya, untuk kamar tidur berukuran 3×3 meter, anda memerlukan AC dengan tenaga ½ PK. Sedangkan pada ruang tamu yang lebih luas, tenaga AC yang dibutuhkan pun bertambah banyak, mulai dari 1 PK sampai 2 PK. Untuk rumus perhitungan kebutuhan daya AC ini, kami akan membahas di artikel selanjutnya.

3. Matikan AC Bila Tidak Diperlukan

Meskipun mematikan AC terlihat sepele, nyatanya masih banyak orang yang meninggalkan ruangan dalam waktu lama, sementara AC tetap menyala. Tentu saja hal ini termasuk pemborosan yang sangat besar karena manfaat AC tidak dimanfaatkan sama sekali dan dibuang sia-sia. Oleh karena itu, biasakanlah mengecek AC di rumah anda. Pastikan anda telah mematika AC ruangan jika ingin meninggalkan ruangan.

4. Menyetel Suhu AC Secukupnya

Kebutuhan listrik AC juga ditentukan oleh suhu yang anda setel. Semakin dingin suhu ruangan yang harus diciptakan oleh AC, maka semakin banyak pula energi yang diperlukan. Akhirnya, kebutuhan listrik pun melonjak tajam. Alih-alih menyetel AC terlalu dingin yang bisa mengganggu kesehatan anda, aturlah suhu AC tersebut secukupnya sampai ruangan berudara segar dan tidak terlalu dingin.

5. Menutup Ventilasi Udara

Pada ruangan yang ingin dilengkapi AC, sebaiknya anda merancang ruangan tersebut agar tertutup sebelumnya. Hal ini dimaksudkan agar udara yang dihasilkan AC tidak dapat keluar, pun udara panas dari luar tidak bisa masuk ke ruangan. Jangan lupa juga untuk segera menutup pintu ketika anda keluar-masuk ruangan.

6. Hindarkan Perangkat AC dari Sinar Matahari Langsung

Selain dari udara, sumber panas juga dipengaruhi langsung oleh terpaan sinar matahari. Sinar matahari yang masuk ruangan akan membuat suhunya menghangat, sehingga memaksa AC bekerja keras untuk mendinginkannya kembali. Jadi, pastikan ruangan tersebut tidak terkena pancaran sinar matahari langsung. Selain itu, usahakan perangkat AC indoor dan outdoor juga tidak terkena panas matahari langsung.

7. Penempatan Perangkat AC yang Benar

Selain anda harus memastikan letak AC jauh dari sumber panas, penempatannya juga harus tepat. Sebaiknya AC indoor tidak dipasang terlalu tinggi dan dekat dengan plafon. Hal ini dikarenakan pemasangan yang demikian akan mengganggu aliran udara yang masuk tidak maksimal. Perlu diketahui, prinsip kerja AC ini mengambil udara dari arah atas dan dialirkan menuju ke bawah. Peletakan AC juga jangan digantungkan di atas pintu dan jendela, karena udara yang dihasilkan AC akan rentan keluar ruangan.

8. Bersihkan AC Secara Rutin

Poin ini juga jangan sampai terlupakan. Kadangkala kita merasa malas membersihkan dan mencuci AC karena melihat permukaan luarnya tampak bersih. Padahal jika komponennya kotor, hal ini akan memaksanya bekerja lebih keras. Sebaliknya, kinerja AC yang bersih lebih ringan. Pastikan anda mencuci evaparator minimal 3 bulan sekali. Sementara untuk pencucian filter AC harus lebih rutin yaitu minimal sebulan sekali. Untuk prosedur kerjanya, bisa dilihat di sini.